‎Elektabilitas Prabowo Lewati Titik Temu Jokowi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

‎Elektabilitas Prabowo Lewati Titik Temu Jokowi

Senin, 16 Juni 2014 | 18:32 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / FAB

Jakarta - Elektabilitas Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dinilai semakin sulit terbendung. Pasangan tersebut telah melewati titik persimpangan dan melampaui elektabilitas Joko Widodo-Jusuf Kalla.

“Tren Prabowo memang kuat dan terus menguat, itu susah berubah lagi dalam jangka pendek," kata Peneliti Pusat Data Bersatu (PDB) Didik J Rachbini, Jakarta, Senin (16/6).

Pernyataan tersebut menanggapi hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis). Elektabilitas Prabowo-Hatta mencapai 44,64 persen, sedang Jokowi-JK sebesar 42,79 persen. Selain itu swing voter sebesar 12,57 persen.

Menurutnya, elektabilitas Jokowi telah mencapai puncaknya dan kemudian masuk dalam tren turun sejak bulan Oktober 2013.

"Mula-mula selisih mereka nyaris 30 persen, dimana Jokowi lebih tinggi,"lanjut Didik.

Kemudian dikatakan, pada Desember selisih itu mencapai 20 persen, Januari Februari 15 persen dan Maret 10 persen. Selanjutnya pada Mei 2014 mencapai 5 persen dan saat ini, elektabilitas Prabowo lampaui Jokowi.

Dijelaskan, tren itu tak hanya di Jakarta, namun juga berlangsung di beberapa provinsi lain. " Sebelum Oktober tahun lalu, provinsi seperti Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat dan di Jatim, elektabilitas Prabowo lebih rendah, tapi sekarang Prabowo lebih tinggi," ucapnya.

Survei adalah cerminan dari penilaian masyarakat terhadap Jokowi. "Mana ada program-program Jokowi yang benar-benar berhasil, misalnya kemacetan. Lalu masalah monorel," katanya.

Namun demikian, dikatakan ada juga program berhasil, namun skalanya tidak menunjukan sebuah perubahan besar.

"Soal penertiban Tanah Abang dan Blok G, kan solusi kecil diantara masalah negara Indonesia yang besar dan tidak bisa jadi tolok ukur keberhasilan. Ini salah satu sebab, tren Jokowi menurun dan Prabowo terus meningkat," kata Didik.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hesyam Al Waraq, Rafat Ali Risvi, Robert Tantular Dituntut Bayar Uang Pengganti

JPU KPK menghukum Hesyam Al Waraq, Rafat Ali Risvi, Robert Tantular untuk bayar uang pengganti.

NASIONAL | 16 Juni 2014

Politikus Gerindra Anggap Jokowi Belum Pantas Jadi Presiden

“Dari 240 juta rakyat, masa kelas capres masih seperti itu.”

NASIONAL | 16 Juni 2014

Soal Kebocoran Anggaran Rp 1.000 T, Prabowo Harusnya Tak Serang Hatta

"Katanya dwitunggal, tapi ternyata bukan dwitunggal."

NASIONAL | 16 Juni 2014

Tokoh Lintas Agama Tolak Politisasi SARA untuk Pilpres

Pernyataan itu, dikeluarkan setelah mereka menggelar Temu Nasional Bhinneka Tunggal Ika, di Jakarta.

NASIONAL | 16 Juni 2014

Akil Dituntut Seumur Hidup

Terdakwa tidak kooperatif, tidak mengakui dan tidak menyesali perbuatannya.

NASIONAL | 16 Juni 2014

Budi Mulya Dituntut Pidana Pengganti Sebesar Rp 1 Miliar

Uang Rp 1 miliar kubu Budi Mulya berulangkali mengatakan itu adalah pinjaman dan tidak ada kaitannya dengan pemberian FPJP.

NASIONAL | 16 Juni 2014

‎Klaim UU Desa Prabowo Cederai Perjuangan Puluhan Ribu Kepala Desa

"Klaim Prabowo itu mengecilkan perjuangan 40 ribu kepala desa, yang berjuang sejak 2010 untuk mengegolkan UU Desa."

NASIONAL | 16 Juni 2014

Pengamat: Istana Harus Bersikap Terkait Tabloid Obor Rakyat

Istana Kepresidenan harus mendorong Polisi menginvestigasi kasus itu dan temukan otak proyek Tabloid Obor Rakyat itu.

NASIONAL | 16 Juni 2014

Wali Kota Palembang Terancam 15 Tahun Penjara

Selain pidana penjara, Romi dan Masyito juga terancam dikenakan denda paling sedikit Rp 150 juta dan maksimal Rp 750 juta.

NASIONAL | 16 Juni 2014

Wapres: Kehadiran Negara Harus Bisa DIrasakan Masyarakat

“Bila masyarakat merasa terlayani, maka dapat dipastikan rakyat akan merasa negara hadir dalam kehidupan mereka.”

NASIONAL | 16 Juni 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS