Din Syamsuddin Minta Muhammadiyah Netal Tapi Tidak Golput
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Din Syamsuddin Minta Muhammadiyah Netal Tapi Tidak Golput

Sabtu, 5 Juli 2014 | 14:56 WIB
Oleh : B1

Malang - Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menegaskan, Muhammadiyah jangan mau dicabik-cabik untuk kepentingan para elit politik atau politisi, terutama menjelang Pemilihan Presiden 2014.

"Dengan kejernihan kalbu, kita orang-orang Muhammadiyah maupun organisasinya jangan mau dicabik-cabik oleh kepentingan politisi. Muhammadiyah harus punya daya tahan, jangan sampai terseret arus," tegas Din ketika membuka Kajian Ramadhan "Rekonsatruksi Masa Depan Berbasis Kejernihan Qalb" di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (5/7).

Din menegaskan, Muhammadiyah harus bisa menjadi "wasit" moral, jangan sampai ada gontok-gontokan. Namun, fakta di lapangan apa yang terjadi, dalam tiga hari terakhir ini tidak hanya organisasi saja yang terbelah, negeri ini dan Islam pun juga terbelah hanya karena "syahwat" politik.

Ia menilai kondisi negeri ini menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 terutama dalam tiga hari terakhir, sudah berlebihan, banyak komponen masyarakat hingga organisasi pun ikut terbelah.

Bahkan, kata Din, dirinya diyakinkan banyak pihak jika dalam proses Pilpres nanti secara teoritis hasilnya hanya selisih tipis, akan berpotensi rusuh. "Kalau hal itu sampai terjadi, negeri ini dihadapkan pada jurang kehancuran, apalagi kekuatan asing sudah menunggu dengan caranya sendiri," tandasnya.

Pada kesempatan itu Din juga mengajak seluruh anggota Muhammadiyah untuk ikut menyukseskan Pilpres dan berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara (TPS) 9 Juli nanti. Anggota dan kader Muhammadiyah tidak boleh golput.

Hanya saja, ketika memilih seorang calon pemimpin harus mengedepankan rasionalitas, integritas, moral, dan apakah calon tersebut agamis. Kalau memilih pemimpin hanya karena intriknya, apalagi hanya karena imbalan materiil, itu namanya jahat sekali dan orang bersangkutan tidak cerdas sama sekali.

Selain itu, kanya, jika masih kurang yakin dengan pilihannya, maka berdoalah dan lakukan shalat istikharah terlebih dahulu sebelum datang ke tempat pemunggutan suara (TPS) karena ini untuk menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan.

"Saya juga tidak setuju kalau Pilpres ini dipersepsikan sebagai perang, apalagi sampai perang badar, sebab di sini tidak ada perang fisik dan tidak ada kaitannya dengan perang agama," tegasnya.

Menyinggung kedua calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres), Din mengaku keduanya ada sisi baiknya dan ada sisi kurang baiknya. "Saya juga mengenal semua calon dan Muhammadiyah kita dorong saja sebagai wasit moral yang tidak memihak capres siapapun," tegas Din.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Antara


BERITA LAINNYA

Nakes Korban Penyerangan KKB di Papua Bantah Dokter Restu Pegang Senjata

Saat insiden pembakaran dan perusakan terjadi mereka berempat melarikan diri dengan melompat ke dalam jurang yang ada di dekat puskesmas.

NASIONAL | 20 September 2021

Komisi VIII DPR Setujui Anggaran BNPB Tahun 2022 Sebesar Rp 1,127 Triliun

Kegiatan prioritas nasional tersebut di antaranya pendampingan pengelola infrastruktur darurat, penyaluran DSP atau dana siap pakai, distribusi logistik.

NASIONAL | 20 September 2021

Dipanggil KPK Besok, Anies: Insyaallah, Saya Hadir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) besok, Selasa (21/9/2021)

NASIONAL | 20 September 2021

Siti Nurbaya: Masyarakat Berkesadaran Hukum Bagian Solusi Permanen Kendalikan Karhutla

Siti menjelaskan sejak tahun 2020 sudah mulai disempurnakan langkah-langkah penanganan karhutla menuju solusi permanen.

NASIONAL | 20 September 2021

Jokowi Beri Bantuan Rp 100 Juta untuk Mantan Ratu Bulutangkis Indonesia yang Sakit Kanker

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan kepada Verawati Fajrin, legenda bulutangkis Indonesia yang sedang sakit kanker.

NASIONAL | 20 September 2021

Wagub Riza Yakin Anies dan Prasetio Tidak Terlibat Kasus Korupsi Tanah di Munjul

Wagub DKI, Ahmad Riza Patria meyakini Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi tidak terlibat kasus dugaan korupsi tanah di Munjul.

NASIONAL | 20 September 2021

Anies dan Prasetio Dipanggil KPK Soal Korupsi Tanah Munjul, Wagub Riza: Mereka Taat Hukum

Wagub DKI, Ahmad Riza Patria meyakini Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi taat hukum terkait pemanggilan KPK soal korupsi tanah.

NASIONAL | 20 September 2021

Ketua DPRD DKI Siap Penuhi Panggilan KPK Soal Kasus Korupsi Tanah Munjul

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi siap memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi tanah di Munjul, Selasa (21/9/2021) besok.

NASIONAL | 20 September 2021

Asosiasi Biometrik Dorong RUU Perlindungan Data Pribadi Disahkan

Aosiasi Industri Teknologi Biometrik Indonesia berpandangan bahwa RUU PDP yang saat ini tengah dibahas di DPR dan pemerintah sebagai landasan hukum

NASIONAL | 20 September 2021

Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi: Diduga Kuat Korsleting Listrik

Polda Metro Jaya belum memastikan penyebab kebakaran Lapas Kelas I Tangerang yang menewaskan 49 warga binaan.

NASIONAL | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Lanjutkan Rekor Selalu Menang, Napoli Kembali ke Puncak Klasemen Serie A

Lanjutkan Rekor Selalu Menang, Napoli Kembali ke Puncak Klasemen Serie A

BOLA | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings