Merah Putih Berkibar di Kompleks Eks Pengungsi Timor Timur

Merah Putih Berkibar di Kompleks Eks Pengungsi Timor Timur
Minggu, 17 Agustus 2014 | 12:43 WIB

Kupang - Bendera Merah Putih berkibar pada perayaan HUT Kemerdekaan ke-69 RI di Desa Oebelo dan Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang dikenal sebagai kompleks eks pengungsian Timor-Timur pasca-eksodus 1999.

Seperti terpantau di pusat pengungsian itu Minggu (17/8) pagi, kompleks perumahan warga, bahkan kantor-kantor dan unit kerja pemerintah seperti kantor desa dan camat, semuanya memasang bendera merah putih dan umbul-umbul sebagai simbol merayakan hari kemerdekaan.

"Kami melakukan itu atas kesadaran tanpa diimbau dan disuruh. Sebagai warga negara Indonesia dan bukti cinta serta hormat kami akan perjuangan para pahlawan pada zaman itu," kata Zicu Zoares, salah satu penghuni kompleks.

Meskipun tidak sempat mengikuti upacara bendera, namun ia menyadari benar apa yang sedang berlangsung, yakni sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan syukur atas kemerdekaan yang diraih.

Warga eks Timtim lain, Joze (30) mengaku mengikuti upacara kemerdekaan yang berlangsung penuh khidmat, sehingga semakin menimbulkan rasa nasionalisme. Apalagi, ketika lagu Indonesia Raya berkumandang mengiringi penaikan Sang Merah Putih.

"Kebangsaan Indonesia bukanlah kebangsaan Maluku, Flores, Papua, Bali, Jawa, Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, dan lainnya, tetapi kebangsaan yang utuh dan satu, yakni kebangsaan Indonesia," ujar Joze yang juga pegawai di Pemerintah Kabupaten Kupang.

Menurut dia, nasionalisme adalah rasa cinta, penghargaan, dan rasa bangga yang dimiliki oleh masyarakat terhadap negaranya. Untuk itu, semakin tinggi kecintaan masyarakat terhadap bangsanya, maka hal tersebut menandai tumbuhnya nasionalisme.

"Jadi, mari kita isi kemerdekaan ini dengan bekerja keras demi kesejahteraan bersama," katanya.

Sumber: Antara