Anas Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp 94 Miliar dan US$ 5 Juta
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Anas Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp 94 Miliar dan US$ 5 Juta

Kamis, 11 September 2014 | 21:31 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / B1

Jakarta - Anas urbaningrum kena pidana tambahan dalam perkara dugaan gartifikasi dan tindak pidana pencucian uang terkait proyek Hambalang. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu juga didenda membayar uang pengganti.

"Menghukum terdakwa Anas Urbaningrum membayar pengganti kerugian negara yang jumlahnya sebesar-besarnya dengan harta benda yang diperoleh dari Tindak Pidana Korupsi sebesar Rp 94.180.050.000 dan US$ 5.261.070," kata Jaksa Yudi Kristiana saat membacakan tuntutan dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/9).

Dengan ketentuan, lanjut Yudi, jika tidak dibayar dalam waktu satu bulan sesudah keputusan berkekuatan hukum tetap maka harta bendanya akan disita dan dapat dilelang untukk menutupi uang pengganti.

Tetapi, lanjut Yudi, jika tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka dipidana dengan pidana penjara selama empat tahun.

Sebelumnya, jaksa juga menuntut Anas dengan pidana tambahan, berupa pencabutan hak politik. Serta, pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) atas nama PT Arina Kotajaya seluas kurang lebih 5.000 hektar sampai 10.000 hektar yang berada di dua kecamatan, Bengalon dan Kongbeng, Kutai Timur.

Seperti diketahui, Anas Urbaningrum dengan pidana penjara selama 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider lima bulan kurungan.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kejagung Sisakan Satu Tersangka Kemag

Sebab satu orang tersangka yakni, Direktur CV Pudak Zainal Arief statusnya tidak jelas.

NASIONAL | 11 September 2014

Diduga TPPU, Jaksa Minta Aset dan Harta Anas Dirampas

Salah satu harta yang diminta dirampas tersebut adalah rumah Anas di Duren Sawit, Jakarta Timur.

NASIONAL | 11 September 2014

Jokowi Berguru Soal Pemerintahan ke Tony Blair

"Dia cerita banyak, mulai menyiapkan proses pemerintahan hingga empat strategi dalam menjalankan pemerintahan baru."

NASIONAL | 11 September 2014

Tersangka Transjakarta Kembalikan Uang Rp 6 M

Uang tersebut diserahkan tersangka Budi Susanto kepada Kejaksaan Agung.

NASIONAL | 11 September 2014

Golkar Setuju Pemilihan melalui DPRD Kurangi Politik Uang

Anggota DPRD lebih mudah dipantau dan mudahkan pengawasan praktek politik uang.

NASIONAL | 11 September 2014

SBY Perintahkan Menteri KIB II Kembalikan Seluruh Fasilitas Negara

Menteri KIB II wajib meninggalkan rumah dinasnya, paling lambat tanggal 20 Oktober.

NASIONAL | 11 September 2014

PDI-P Tolak Pembahasan Tatib DPR

Sebelum ada keputusan dari MK mengenai UU MD3, Fraksi PDI-P menolak rancangan tatib DPR dibahas ke tingkat paripurna.

NASIONAL | 11 September 2014

Jaksa KPK Tuntut Cabut Hak Politik Anas

Hak dipilih dalam jabatan publik Anas Urbaningrum pun dituntut untuk dicabut.

NASIONAL | 11 September 2014

Menkumham Harus Tindak Tegas WNA Ilegal

WNA Illegal timbulkan implikasi sosial di tengah masyarakat.

NASIONAL | 11 September 2014

Gadaikan Profesi, Hakim Gunawan Dipecat

Gunawan mengaku meninggalkan jubah dan palu keadilannya karena terbelit utang sebesar Rp 80 juta.

NASIONAL | 11 September 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS