Formappi: Ahok Inspirasi Pemimpin yang Berintegritas
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Formappi: Ahok Inspirasi Pemimpin yang Berintegritas

Kamis, 11 September 2014 | 23:06 WIB
Oleh : Yus / B1

Jakarta – Forum Masyarakat Pemantau Parlemen mengapresiasi sikap dan tindakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang mengundurkan diri sebagai kader Partai Gerindra lantaran partainya mendukung sistem Pilkada tidak langsung dalam RUU Pilkada.

“Terlepas dari proses administratif yang akan dilalui Ahok pasca permohonan pengunduran dirinya, sikap tegas Ahok sebagai politisi pantas untuk diapresiasi,”ujar peneliti senior Formappi Lucius Karus di Jakarta pada Kamis (11/9).

Lucius menilai bahwa dalam jagad politik masa kini yang condong pragmatis, keputusan Ahok keluar dari partai besutan Prabowo ini patut dicontoh. Dengan sikap yang tegas itu, Ahok menunjukkan integritas personalnya yang genuine.

“Sikap Ahok ini melawan arus umum politisi kita saat ini. Banyak politisi yang bertindak Asal Bapak Senang (ABS). Dan untuk itu, politisi tak peduli dengan integritas dan martabat pribadinya,”katanya dengan tegas. Menurutnya, banyak pemimpin sekarang terjebak dalam pragmatisme politik. Pragmatisme ini tidak memberi ruang bagi pribadi-pribadi yang berani bersikap, sekalipun sikap itu melawan kekuasaan yang menaunginya.

“Pragmatisme politik hanya percaya pada peluang untuk meraih kekuasaan dan kenikmatan. Orang berani melakukan apa saja agar partai senang dan karenanya bisa diberi kekuasaan dikemudian hari,”jelasnya.

Keteguhan sikap Ahok dihadapan partainya, lanjutnya memperlihatkan kualitas pemimpin yang berkelas. Ahok bahkan tak takut jika sikap kerasnya itu kemudian berakibat pada hilangnya jabatan.

Dia juga mengatakan bahwa sistem politik kita saat ini menempatkan parpol sebagai kekuatan utama yang menentukan nasib bangsa. Pada saat yang sama, wajah parpol masih jauh dari harapan. Alih-alih menjadi kekuatan penggerak perubahan, parpol-parpol lebih sering menjadi kelompok penyandera perubahan. Bukan rahasia lagi kalau parpol menjadi biang kerok sejumlah masalah seperti korupsi.

“Kegagalan utama parpol justru karena agak alergi pada mereka yang tulus dan jujur bersikap tegas dan melawan arus. Parpol lebih sering menjadi ruang penampung orang-orang yang bisa dimobilisasi untuk meraih kekuasaan,”tandas Lucius.

Perbedaan pandangan di internal parpol selama ini, menurutnya bukan karena sebuah prinsip, tetapi lebih karena pembagian jatah kekuasaan yang tidak adil. Jarang ada yang begitu reaktif mengambil sikap tegas berhadapan dengan parpol yang dianggap memonopoli tafsir kebenaran palsu.

“Jarang juga ada kader yang mempertaruhkan nikmat jabatan demi membela apa yang diyakininya sebagai kebenaran”tuturnya.

Lucius memuji sikap Ahok karena memberi inspirasi baru tentang pemimpin yang melawan arus dan rela berkorban jika taruhannya adalah keyakinannya pada nilai tertentu.

“Integritas, komitmen pada nilai-nilai moral kepemimpinan yang tidak mau dijajah oleh parai, berani menantang kekuasaan untuk membela keyakinan pribadi merupakan nilai yang diperlhatkan Ahok di balik keputusannya mundur dari Gerindra,”pungkasnya.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polisi Tembak Perampok Penembak Wartawan

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sepeda motor Yamaha Mio warna hitam BK 3991 AEL, helm, kemeja batik.

NASIONAL | 11 September 2014

Jokowi: Indonesia Punya Cara Sendiri Atasi Isis

"Kita punya cara sendiri. Kita kan punya cara yang bisa kita ambil dari pengalaman 30-40 tahun memberantas teroris."

NASIONAL | 11 September 2014

PAN Kota Palu Ajak Nasdem Gabung Satu Fraksi

Jika Nasdem bergabung dengan PAN maka polarisasi distribusi anggota fraksi lebih strategis.

NASIONAL | 11 September 2014

Seorang Calon Haji dari Kalsel Berusia 104 Tahun

Kakek berusia satu abad lebih itu menjadi salah satu jamaah calon haji tertua di Indonesia tahun ini.

NASIONAL | 11 September 2014

Jokowi Disarankan Gunakan Kabinet yang Ramping

Menurut IKA Undip, Pemerintahan Jokowi-JK bisa menggunakan 27 unit kementerian saja.

NASIONAL | 11 September 2014

Petani Lombok Utara Terbelit Sistem Ijon

Para petani terpaksa menjual hasil mereka sebelum masa panen untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

NASIONAL | 11 September 2014

Kelebihan Muatan, Polisi dan Jasa Marga Tilang 320 Kendaraan

Sebagian besar dari kendaraan yang dikenai sanksi tilang adalah kendaraan yang termasuk dalam golongan 4, yakni truk dengan empat gandar dan sejenisnya.

NASIONAL | 11 September 2014

Anas Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp 94 Miliar dan US$ 5 Juta

Jika harta yang disita dan dilelang tidak mencukupi uang pengganti, Anas akan dikenakan pidana penjara empat tahun.

NASIONAL | 11 September 2014

Kejagung Sisakan Satu Tersangka Kemag

Sebab satu orang tersangka yakni, Direktur CV Pudak Zainal Arief statusnya tidak jelas.

NASIONAL | 11 September 2014

Diduga TPPU, Jaksa Minta Aset dan Harta Anas Dirampas

Salah satu harta yang diminta dirampas tersebut adalah rumah Anas di Duren Sawit, Jakarta Timur.

NASIONAL | 11 September 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS