Logo BeritaSatu

Ribuan Pelamar CPNS Banten Terancam Gagal Ikut Tes

Jumat, 10 Oktober 2014 | 06:33 WIB
Oleh : B1

Serang - Ribuan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terancam gagal mengikuti seleksi atau tes karena belum memasukkan berkas ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten.

"Jumlah pelamar melalui online sampai hari ini sekitar 5.000-an pelamar. Namun berkas yang masuk sekitar 950, kami juga kaget kenapa banyak berkas lamaran yang belum masuk," kata Kepala BKD Banten, Kurdi Matin, di Serang, Kamis (9/10).

Advertisement

Padahal, kata Kurdi, waktu penutupan pendaftaran melalui online tanggal 13 Oktober 2014, sama juga dengan batas akhir berkas pendaftaran masuk ke BKD. Mengingat nantinya BKD Banten juga harus melakukan verifikasi syarat pendaftaran memenuhi ketentuan atau tidak.

"Kami menduga ada ketidakpahaman para pelamar atau tidak membaca ketentuan, terkait batas waktu pendaftaran dengan masa penyerahan berkas administrasi. Jika lewat dari batas masa pendaftaran yakni 13 Oktober 2014, ribuan pelamar tersebut terancam gagal ikut tes," kata Kurdi Matin.

Kurdi mengaku belum mengecek secara teliti terkait penyebab minimnya pengiriman berkas CPNS dari para pelamar yang telah mendaftar online.

Menurutnya, berdasarkan hasil verifikasi sementara terhadap berkas yang masuk, sedikitnya 300 berkas pelamar CPNS Pemprov yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau ditolak. Karena, dalam verifikasi dicocokkan antara hasil cetak daftar via online dengan berkas yang disyaratkan.

"Setelah dinyatakan tidak memenuhi syarat, pelamar tidak bisa memperbaiki dan berkasnya akan dikembalikan melalui amplop balasan yang telah dilampirkan. Seharusnya pelamar berpegang pada persyaratan yang telah tercantum," kata Kurdi.

Selain itu, Kurdi juga mensinyalir bahwa ditolaknya berkas CPNS tersebut disebabkan karena kekurangcermatan para pelamar dalam membaca ketentuan dan persyaratan yang telah dicantumkan melalui website resmi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) maupun pengumuman di media massa.

"Ada juga pelamar yang sebenarnya IPK-nya kurang, malah tetap maksa mendaftar. Berarti kan dia tidak mencermati persyaratan yang ada," katanya.

Hal lain, kata Kurdi, dari penerimaan CPNS untuk formasi dokter spesialis, belum ada satupun pendaftar. Sehingga, dengan terpaksa, pihaknya mengirimkan informasi ke Bandung untuk menarik para pendaftar formasi dokter spesialis.

Padahal kebutuhan untuk dokter spesialis di Pemprov Banten cukup banyak.

"Saya juga nggak paham, kenapa tidak ada satupun yang mendaftar. Padahal kebutuhan kita sekitar enam formasi dokter spesialis," kata Kurdi.

Sementara itu, terkait pelakasanaan penerimaan CPNS di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga saat ini belum dapat diakses. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Pemerintah Kota Tangsel, penerimaan baru bisa dilakukan setelah melihat porsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2014 memungkinkan untuk menerima pegawai.

"Kendalanya masalah anggaran. Saya sih menyarankan, daripada nanti jadi persoalan, lebih baik formasinya untuk tahun depan saja," katanya.

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Antara

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Berhasil Kembalikan Aset Kerugian Negara Rp 575,74 Miliar Tahun 2022

Ketua KPK Firli Bahuri melaporkan, pada 2022 lalu nilai aset hasil tindak pidana korupsi (TPK) yang berhasil dikembalikan ke kas negara oleh KPK sebesar Rp 575,74 miliar.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Jokowi: Pemberitaan yang Bertanggungjawab Jadi Tantangan Insan Pers

Jokowi menyebut tantangan utama insan pers saat ini adalah membuat pemberitaan bertanggung jawab.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Jokowi Sebut Sistem AI dan Algoritma Dorong Konten Recehan dan Korbankan Jurnalisme

Presiden Jokowi mengatakan sistem IA dan algoritma mendorong konten-konten recehan, sensasional lebih banyak muncul, mengorbankan visi jurnalisme

NASIONAL | 9 Februari 2023

Silaturahmi Elit Politik Ciptakan Iklim Kompetisi Pemilu 2024 yang Sehat

Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Firman Manan menilai pertemuan elite politik belakangan ini bisa berdampak positif pada iklim kompetisi Pemilu 2024.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Pidato di HPN 2023, Jokowi Minta Perpres Publisher Right Tuntas dalam Sebulan

Jokowi meminta pihak terkait agar segera bertemu untuk menuntaskan klausul-klausul yang akan dimasukkan dalam Perpres tentang Publisher Right.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Dampingi Jokowi, Menkominfo Johnny Plate Mangkir Pemeriksaan Kejagung soal Korupsi BTS

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate urung diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tower base transceiver station (BTS)

NASIONAL | 9 Februari 2023

Hadiri HPN 2023, Jokowi: Media Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Presiden RI Joko Widodo mengingatkan seluruh insan pers bahwa kondisi media pers saat ini tidak dalam kondisi yang baik.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Cari Jalan Tengah, Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Turunkan Biaya Haji 2023

Komisi VIII akan mendorong jalan tengah agar biaya haji tidak memberatkan para jemaah tahun ini.

NASIONAL | 9 Februari 2023

HPN 2023, Ganjar Ingatkan Insan Pers Cover Both Sides dan Netral

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 mengingatkan insan pers untuk cover both side dan netral.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Tekan Biaya Haji, DPR Minta Pemerintah Potong Biaya Mubazir

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang meminta pemerintah memotong biaya mubazir agar bisa menekan biaya pelaksanaan haji tahun ini.

NASIONAL | 9 Februari 2023


TAG POPULER

# Sugeng Guruh Gautama


# Disney PHK Karyawan


# Gempa Turki


# Ferdy Sambo


# Capres PDIP


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
30% dari 57 Juta Pelaku Mikro Ditargetkan Raih Akses Perbankan

30% dari 57 Juta Pelaku Mikro Ditargetkan Raih Akses Perbankan

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE