Fadli Zon: Yang Tentukan Menteri Itu Presiden atau KPK?
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Fadli Zon: Yang Tentukan Menteri Itu Presiden atau KPK?

Senin, 20 Oktober 2014 | 16:33 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / JAS

Jakarta - Proses penentuan nama menteri kabinet Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla (Jokowi-JK), dikritik. Apalagi terkait pelibatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Pada prinsipnya, hak untuk memilih menteri itu, hak prerogatif presiden. Presiden harus punya mekanisme untuk tentukan tim impiannya," kata Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.

Hal itu disampaikan Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/10).

"Sah saja minta rekomendasi KPK. Tapi jangan KPK yang tentukan lolos tidaknya calon menteri. Apalagi jika ada menteri yang diberi tanda merah oleh KPK, ini jadi mereduksi hak presiden. Jadi yang tentukan menteri itu sebenarnya presiden atau KPK?," tukas Wakil Ketua Umum DPP Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.

"Seharusnya kalau mau, sekalian saja tranparan jangan setengah-setengah. Masukan dari KPK boleh saja, cuma jangan disuruh KPK yang tentukan," pungkasnya.

Sekadar informasi, KPK memberikan tanda merah dan kuning kepada nama-nama calon menteri yang diberikan Jokowi.

"Kami tidak pakai istilah lolos atau tidak lolos, tapi memberikan masukan sesuai yang diminta, yang berisiko tinggi kami anggap merah, yang kami anggap kurang kami beri warna kuning," kata Wakil Ketua KPK Zulkarnain.

Pada Minggu (19/10), Jokowi dan empat orang pimpinan KPK bertemu di gedung KPK untuk menerima hasil penelusuran nama-nama calon menteri yang sudah diserahkan oleh tim transisi pada Jumat (17/10).

Warna merah menandakan nama calon menteri tersebut dapat menjadi "potential suspect". "Kalau ada 'potensial suspect' ya masuk. Kalau ada calon menteri yang begitu, dikasih warna merah," jelas Zulkarnain.

Dia menambahkan, hasil penelusuran itu dengan melihat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), gratifikasi dan pengaduan masyarakat.

"Semua yang terkait yang bisa membuat profil, orang-orang yang tentu terkait dengan perkara korupsi, atau potensi korupsi, juga ketaatan terhadap ketentuan yang menyangkut pencegahan korupsi. Dari laporan masyarakat juga, perkara yang ditangani selama ini dari LHKPN dan gratifikasi," ucapnya.

Meski begitu, dia enggan mengungkapkan nama-nama menteri yang ditelusuri KPK.

"Ini masih tertutup, saya tidak mau fokus kepada orang per orang, kami harapkan orang yang menurut kami bermasalah dan berpotensi bermasalah, kami harapkan tidak dipilih," tegas Zulkarnain.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

SBY Meninggalkan Istana Diiringi Lagu "Pantang Mundur"

"Pak SBY pak SBY terima kasih."

NASIONAL | 20 Oktober 2014

Thamrin: Jokowi Serukan Persatuan, Itu Wajar

KMP harus bisa menjadi Counter Partner yang kritis bagi Jokowi-JK, bukan menjadi pihak-pihak menjegal pemerintahan.

NASIONAL | 20 Oktober 2014

Telekonferensi dengan Anak Panti Asuhan di Sentani, Jokowi Hadiahi Sepeda

Saya senang bisa berbicara dengan anak-anak sekalian. Apa kabar? Semoga sehat-sehat.

NASIONAL | 20 Oktober 2014

Selamat Berpisah, Pak SBY...

SBY dan Ibu Ani Yudhoyono dilepas Presiden Joko Widodo (Jokowi) di halaman Istana Merdeka.

NASIONAL | 20 Oktober 2014

Antusiasme Rakyat Sambut Jokowi, Semangat untuk Perubahan

Harapan rakyat muncul jika Presiden dan Wakil Presiden baru adalah tipe pekerja keras, bukan pencitraan.

NASIONAL | 20 Oktober 2014

Sambut Jokowi, Masyarakat Cenderung Tak Tertib, Tapi Mengharukan

Masyarakat meneriakkan nama Jokowi berulang-ulang.

NASIONAL | 20 Oktober 2014

Hatta: Syukuran Rakyat Baik Dijadikan Tradisi

Esensinya syukuran rakyat menurut Hatta, rakyat bisa melihatnya sebagai suatu transisi kepemimpinan yang menyejukkan dan damai.

NASIONAL | 20 Oktober 2014

Di Istana Merdeka Jokowi Hanya Beri Sambutan Singkat

Menurut Jokowi penghargaan tertinggi layak diberikan atas kiprah mantan presiden dan wakil presiden tersebut selama ini.

NASIONAL | 20 Oktober 2014

Basuki Doakan Jokowi Jadi Presiden Dua Periode

"Kalau lima tahun mana bisa, SBY saja jadi presiden 10 tahun masih banyak yang protes-protes,".

NASIONAL | 20 Oktober 2014

Jokowi Sampaikan Terima Kasih kepada SBY

"Saya atas nama pribadi dan seluruh rakyat Indonesia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas pengabdian Bapak dan Ibu," kata Jokowi.

NASIONAL | 20 Oktober 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS