2015, Pertumbuhan Ekonomi Banyuwangi Diproyeksi Meningkat
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

2015, Pertumbuhan Ekonomi Banyuwangi Diproyeksi Meningkat

Rabu, 22 Oktober 2014 | 05:59 WIB
Oleh : FER

Banyuwangi - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada tahun 2015 diproyeksikan meningkat pada kisaran 6,8 hingga 7,24 persen atau di atas rata-rata pertumbuhan nasional.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengemukakan, target pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu bisa dicapai, asalkan kondusivitas wilayah tetap terjaga dengan baik seperti beberapa tahun terakhir.

"Kondusivitas wilayah yang meningkat itu, antara lain stabilitas sosial, politik dan keamanan dalam pengembangan usaha, ketersediaan SDM berkualitas, infrastruktur transportasi barang, jasa, kapital, dan aksesibilitas komunikasi dan informasi," katanya di Banyuwangi, Selasa (21/10).

Abdullah Azwar Anas mengemukakan hal itu saat penyampaian substansi Rancangan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2015 di gedung DPRD Banyuwangi.

Ia menyebutkan pertumbuhan ekonomi Banyuwangi pada 2011 dan 2012 mampu mencapai angka di atas 7 persen. Namun, mengalami fluktuasi pada 2013 sehingga sedikit turun menjadi 6,76 persen.

"Meskipun turun, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi masih di atas rata-rata nasional yang hanya 5,8 persen. Untuk tahun 2015, pertumbuhan diproyeksikan bisa kembali meningkat," ujarnya.

Dalam paparan di hadapan anggota dewan, bupati mengatakan pendapatan daerah pada RAPBD 2015 diproyeksikan naik sebesar 5,65 persen, dari Rp2,07 triliun menjadi Rp2,19 triliun.

Peningkatan pendapatan daerah tersebut ditunjang dari pendapatan asli daerah (PAD) yang diproyeksikan meningkat 15,21 persen dari target yang ditetapkan pada APBD 2014, yakni dari Rp208,9 miliar menjadi Rp240,6 miliar.

Selain itu, hasil pajak daerah juga ditargetkan meningkat dari Rp11,4 miliar menjadi Rp75,6 miliar.

"Untuk dana perimbangan, terjadi peningkatan sebesar Rp21,9 miliar atau naik 1,59 persen dari target yang ditetapkan dalam APBD 2014 atau menjadi Rp1,40 triliun," tambahnya.

Sementara pendapatan lain-lain yang sah, diproyeksikan mencapai Rp544,1 miliar atau meningkat 13,18 persen dibanding target yang ditetapkan dalam APBD 2014 sebesar Rp480,8 miliar.

Sedangkan untuk belanja daerah, bupati mengatakan dalam RAPBD 2015 direncanakan mencapai Rp2,32 triliun atau naik Rp102,2 miliar dibanding sebelumnya.

"Peningkatan belanja tidak langsung, salah satunya untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat kurang mampu, selain juga sebagai dukungan Pemkab Banyuwangi dalam penyelenggaraan perkuliahan di kampus Universitas Airlangga di Banyuwangi yang dimulai tahun ini," ujar bupati.

Sumber: Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK: Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PDAM Makassar Belum Bisa Ditahan

"Kita belum tahan tersangka karena penyidikannya belum 50 persen," jelas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad.

NASIONAL | 22 Oktober 2014

3.624 Pendaftar CPNS Banten Lolos Verifikasi Persyaratan

Mereka bersaing memperebutkan 180 kuota CPNS yang diperoleh Pemprov Banten pada 2014.

NASIONAL | 22 Oktober 2014

Danrem Tadulako Curigai Ada Oknum TNI Timbun BBM

"Kalau ketahuan saya sikat," kata Kolonel Inf Ilyas Alamsyah Harahap.

NASIONAL | 22 Oktober 2014

Turis Asal Inggris Ditemukan Tewas di Sawah di Bali

Polisi berhasil mengidentifikasi mayat tersebut atas nama of Robert Kelvin Ellis, 60, yang tinggal di kawasan Sanur.

NASIONAL | 22 Oktober 2014

Pembangunan Waduk Karian Masih Terkendala Persoalan Pembebasan Lahan

Pembangunan Waduk Karian selain untuk mengatasi masalah banjir di wilayah Provinsi Banten tetapi juga untuk memasok air bersih ke wilayah Serang dan Cilegon.

NASIONAL | 22 Oktober 2014

Jika Memuja Matematika Politik, Jokowi Dinilai Jadi SBY Kedua

Dominasi terbukti tidak menjamin bahwa kebijakan dan program-program pemerintah akan didukung parlemen.

NASIONAL | 22 Oktober 2014

Pelantikan Pimpinan DPRD Banten Dihadiri Pendekar Bawa Golok

Pengamanan senjata tajam itu dilakukan ketika sekelompok orang yang berpakaian hitam-hitam hendak masuk ke Gedung DPRD Banten dan hendak melalui pintu detektor.

NASIONAL | 22 Oktober 2014

Soal Calon Menteri Bermasalah, Jokowi Disarankan Ikuti Rekomendasi KPK

Jokowi mempunyai otoritas penuh dalam menentukan siapa saja yang bakal ditunjuk sebagai pembantunya.

NASIONAL | 21 Oktober 2014

Hendardi: Jokowi Harus Memilih Jaksa Agung yang Bersih dan Berintegritas

Lembaga Polri, sudah mulai berubah ke arah lebih baik. Kejaksaan yang masih perlu dibenahi.

NASIONAL | 21 Oktober 2014

Kejati Papua Fokus Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Rp 280 M

Uang negara yang diselamatkan Rp 6 miliar.

NASIONAL | 21 Oktober 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS