Bupati Mamuju Tolak Pembangunan PLTA

Bupati Mamuju Tolak Pembangunan PLTA
Ilustrasi. ( Foto: Antara )
Selasa, 27 Desember 2011 | 04:34 WIB
Rencana pembangunan PLTA di sungai Karama ditolak karena bakal masyarakat tak ingin direlokasi ke tempat baru.

Bupati Mamuju, Sulawesi Barat,  Suhardi Duka  ikut menandatangai kesepakatan penolakan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Karama. Hal ini diutarakan Kepala Humas dan Protokoler Pemerintah Kabupaten Mamuju, Zain Iba.

Menurutnya, setelah pemerintah kabupaten Mamuju melakukan dialog dengan masyarakat adat Kecamatan Kalumpang dan Bonehau beberapa waktu lalu telah melahirkan kesepakatan menolak pembangunan PLTA Karama dengan alasan warga menolak direlokasi ke tempat pemukiman baru.

"Pak bupati ikut serta bertandatangan menolak rencana investor China untuk membangun PLTA. Banyak hal yang menjadi pertimbangan salah satunya adalah relokasi pemukiman yang akan menghapus situs budaya adat di daerah Kalumpang dan Bonehau," terangnya.

Bupati Mamuju tak bisa menghindari aspirasi yang disampaikan masyarakat untuk membiarkan rencana pembangunan PLTA ini dilaksanakan.
 
Berdasarkan hasil kajian perencanaan untuk merealisasikan ketinggian waduk PLTA Karama yang mencapai 100 meter yang akan dikerjakan investor dari China ini, sebagian besar penduduk akan direlokasi.

Hal senada dikatakan Kalvin Kalambo, salah seorang tokoh masyarakat adat Karama, yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, menilai rencana pembangunan PLTA tersebut keliru dan tergesa-gesa.

"Kita bisa bayangkan jika pembangunan PLTA ini dilaksanakan maka berapa puluh kepala keluarga yang akan direlokasi. Begitupun dengan situs budaya juga akan hilang begitu saja," ungkap dia. 

Menurut Kalvin, memindahkan ternak saja cukup repot, apalagi menyangkut nyawa manusia, dengan jumlah begitu banyak. 

Padahal di wilayah Karama terdapat ciri khas masyarakat yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan mereka yang sudah dijalani turun temurun.
 
Dampak rencana pembangunan PLTA ini akan merelokasi beberapa desa di Kecamatan Kalumpang diantaranya desa Desa Kalumpang, Desa Tumonga, Desa Karama dan Desa Limbong. 

Sedangkan di Kecamatan Bonehau meliputi Desa Mappu, Desa Lumika, Desa Talondo, Desa Bonehau, Desa Saludurian, Desa Pelusian, Desa Banua, dan Desa Salubatu.