Trenggalek Tolak Berikan Dana Pilkada Rp 16,511 Miliar
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Trenggalek Tolak Berikan Dana Pilkada Rp 16,511 Miliar

Minggu, 17 Mei 2015 | 16:25 WIB
Oleh : JAS

Trenggalek - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur bersikeras menolak memenuhi permintaan KPU setempat yang menghendaki klausul dana hibah untuk penyelenggaraan pemilu kepala daerah (pilkada) setempat sebesar Rp 16,511 miliar, sebagaimana tercantum dalam APBD 2015.

"Masalahnya masih ada kekurangpahaman terkait berapa nilai dana hibah yang boleh disalurkan daerah untuk penyelenggaraan pilkada serentak tersebut, sehingga terjadi perbedaan persepsi antara pemkab dengan KPU," ungkap Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Trenggalek, Said Maksum di Trenggalek, Minggu (17/5).

Ia mengakui, dalam dokumen APBD Trenggalek 2015 sudah dialokasikan anggaran untuk dana hibah penyelenggaraan pilkada sebesar Rp 16,511 miliar.

Namun, asumsi anggaran itu untuk dua putaran penyelenggaraan pilkada, apabila pasangan calon bupati/wakil bupati lebih dari dua dan masing-masing tidak mendapat suara mayoritas.

Rincian alokasi anggaran hibah itu, lanjut Said, sebesar Rp 11,293,5 miliar untuk penyelenggaraan pilkada putaran pertama.

Sementara sisanya sebesar Rp 5,217 miliar diproyeksikan untuk putaran kedua.

"Masalahnya aturan yang ada saat ini kan tidak menyebut putaran satu dan putaran dua, sehingga kami mengasumsikan kebutuhan anggarannya adalah sesuai plafon penyelenggaraan pilkada putaran pertama," jelasnya.

Said menambahkan, aturan pencairan dana hibah harus sesuai prosedur pengajuan dan pencairan anggaran.

Jika aturannya tidak spesifik menyebut alokasi dana hibah untuk dua putaran, maka dasar pencairan anggaran yang bisa mereka setujui adalah asumsi penyelenggaraan pilkada satu putaran, yakni sebesar Rp 11,293,5 miliar.

"Kami tidak bisa sembarangan dalam mengalokasikan anggaran, karena ini adalah dana hibah, semuanya harus jelas. Makanya kami serahkan yang Rp11,2 miliar itu," kata Said Maksum.

Kendati begitu, Said menjamin pemerintah daerah akan tetap memberikan tambahan dana apabila KPU mengalami kekurangan dalam pelaksanaan pemilihan bupati.

Proses penambahan anggaran itu, kata dia, bahkan bisa dilakukan mendahuli Perubahan APBD 2015 atau perubahan anggaran keuangan (PAK) yang biasanya mulai dibahas pada pertengahan tahun anggaran berjalan.

Menurut dia, keputusan tersebut telah melalui kajian yang panjang dan sudah dikonsultasikan dengan Kementerian Dalam Negeri.

"Kami siap memberikan tambahan itu, ketika hibah Rp11,2 miliar itu sudah kami sampaikan, KPU bisa mengajukan lagi tambahan untuk beberapa kegiatan yang belum dianggarkan sebelumnya," tutur Said Maksum.

Akibat belum ada kesepakatan terkait anggaran tersebut, naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk pembiayaan penyelenggaraan pilkada Trenggalek sampai saat ini belum ditandatangai.

Kondisi deadlock ini memantik spekulasi penyelenggaraan Pilkada Trenggalek bakal ditunda.

Dalam pernyataan sebelumnya, Ketua KPU Trenggalek Suripto mengisyaratkan pengunduran pesta demokrasi pemilihan pasangan bupati/wakil bupati yang sedianya digelar serentak pada 9 Desember 2015 sangat mungkin.

Apabila hingga batas akhir pembentukan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) 18 Mei, kepastian anggaran hibah daerah atau NPHD belum ditandatangani (disetujui).

"Sesuai dengan amanat pasal 2 peraturan KPU nomor 2/2015 tentang tahapan program dan jadwal pemilihan kepala daerah, apabila ketersediaan anggaran itu tidak ada sampai proses pembentukan PPK/PPS, maka KPU diberi kewenangan untuk menunda pelaksanaan pilkada," tukas Suripto.

Sumber: Antara


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Said Aqil Siradj Siap Kembali Pimpin NU

Menurut Said Aqil, periode kepemimpinannya telah banyak menghasilkan program yang memajukan NU sebagai salah satu organisasi keagamaan di Indonesia.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Ketua Umum PBNU Akui Kinerja Beberapa Menteri Lemah

"Ada beberapa menteri yang lemah, terutama tim ekonomi," kata Said Aqil Siradj.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Aktivis 98: Jokowi Perwujudan Cita-Cita Reformasi

Bagi siapapun pihak yang ingin menjatuhkan Jokowi meskipun pemerintah baru berjalan enam bulan, bisa disebut sebagai pihak yang anti reformasi.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Segera Audit Internal Polri

Reposisi Polri menjadi di bawah kementerian/lembaga atau pemerintah daerah.

NASIONAL | 17 Mei 2015

‎4 WNI Lolos dari Hukuman Mati di Malaysia

Empat warga Lampung itu dituduh melakukan pembunuhan terhadap pencuri yang masuk rumah majikan mereka pada 23 Juni 2010.

NASIONAL | 17 Mei 2015

SAR Masih Cari Mahasiswa Atmajaya Jatuh ke Kawah Gunung Merapi

Tim SAR melakukan pencarian harus ekstra hati-hati mengingat medan di puncak sangat berat dan berbahaya.

NASIONAL | 17 Mei 2015

26 Organisasi Akan Gelar Peringatan 17 Tahun Reformasi

"Kami masih tetap percaya Jokowi menjalankan agenda reformasi yang tertuang lewat Nawacita," kata Hendrik.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Kodim 1713/Kaimana Bersama Warga Perbaiki Jalan di Papua Barat

"Diharapkan dengan adanya jalan ini masyarakat dapat tetap beraktivitas ketika hujan datang."

NASIONAL | 17 Mei 2015

AS-RI Ingin Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan

Peningkatan kerja sama di antaranya fokus soal pertukaran informasi dan intelijen.

NASIONAL | 17 Mei 2015

11 Sipir Lapas di Kalsel Dilaporkan Positif Pakai Narkoba

Hal ini membuat yakin masyarakat bahwa lapas menjadi salah satu pusat perdagangan narkoba.

NASIONAL | 17 Mei 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS