Jimly: Pertimbangkan Putusan MK soal Empat Pilar
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jimly: Pertimbangkan Putusan MK soal Empat Pilar

Minggu, 17 Mei 2015 | 16:36 WIB
Oleh : JAS

Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara Jimly Asshiddiqie mengatakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan Frasa "Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara" harus dipertimbangkan dan dijadikan pegangan.

"Intinya jangan ada perdebatan lagi, dan Pancasila jangan lagi ditempatkan sebagai salah satu pilar kehidupan berbangsa bernegara. Karena Pancasila adalah filosofi berbangsa, dasar negara," kata Jimly yang pernah menjabat sebagai ketua Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Minggu (17/5).

Pernyataan tersebut disampaikan karena kata dia, MPR kembali menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dia menambahkan, dengan penyebutan sebagai pilar, seolah-olah dianggap setara dengan yang lain, dan pada akhirnya menimbulkan salah faham di masyarakat.

Seharusnya, kata dia, MPR menghormati putusan MK dalam Amar Putusan Nomor 100/PUU-XI/2014 yang membatalkan Frasa "Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara" dalam Pasal 34 ayat (3b) huruf a Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik terkait Pancasila pilar kebangsaan.

Sebelumnya, pada acara "Membumikan Kembali Pancasila sebagai Dasar Negara; Pasca-Putusan MK", yang diselenggarakan Lembaga Pelatihan dan Kajian Ulul Albab Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Jimly mengatakan program sosialisasi empat pilar yang dilakukan oleh MPR harus mempertimbangkan putusan MK dan sebaiknya tidak diteruskan.

"Saran saya kegiatan sosialisasi diganti saja dengan kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat dan pengkajian. Karena sosialisasi itu kegiatan eksekutif atau pemerintah," ujarnya.

Kalaupun mau menyebut Empat Pilar, tambah Jimly, sebaiknya dibentuk yang baru yang terdiri dari UUD 45, NKRI, Wawasan Nusantara, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Keempatnya menjabarkan Pancasila, ini cara pandang baru Empat Pilar yang benar," tukasnya.

Sementara itu, Guru Besar Filsafat Universitas Gajah Mada Prof Dr H. Kaelan MS mengatakan, program pemasyarakatan Pancasila yang diprakarsai MPR melalui pimpinannya, merupakan suatu prakarsa yang sangat mulia dan layak diapresiasi secara positif.

Namun menurut dia, terminologi "Pancasila sebagai Pilar Berbangsa dan Bernegara" dalam program sosialisasi tersebut akan menimbulkan kekacauan pengetahuan tentang Pancasila atau (epistemological mistake) serta meresahkan rakyat.

Dia menambahkan, program MPR tentang pemasyarakatan dan pembudayaan Pancasila, tambah dia, sangat baik namun istilah "Empat Pilar" yang meletakkan Pancasila sebagai salah satu "Pilar Berbangsa dan Bernegara" sudah saatnya untuk diluruskan, karena justru akan memunculkan suatu permasalahan baru bagi bangsa Indonesia.

Sumber: Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Simalungun Longsor

Longsor itu menurunkan air dalam jumlah yang relatif banyak sehingga mengikis sebagian ruas jalan.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Trenggalek Tolak Berikan Dana Pilkada Rp 16,511 Miliar

Asumsi anggaran itu untuk dua putaran pilkada, apabila pasangan calon bupati/wakil bupati lebih dari dua dan masing-masing tidak mendapat suara mayoritas.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Said Aqil Siradj Siap Kembali Pimpin NU

Menurut Said Aqil, periode kepemimpinannya telah banyak menghasilkan program yang memajukan NU sebagai salah satu organisasi keagamaan di Indonesia.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Ketua Umum PBNU Akui Kinerja Beberapa Menteri Lemah

"Ada beberapa menteri yang lemah, terutama tim ekonomi," kata Said Aqil Siradj.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Aktivis 98: Jokowi Perwujudan Cita-Cita Reformasi

Bagi siapapun pihak yang ingin menjatuhkan Jokowi meskipun pemerintah baru berjalan enam bulan, bisa disebut sebagai pihak yang anti reformasi.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Segera Audit Internal Polri

Reposisi Polri menjadi di bawah kementerian/lembaga atau pemerintah daerah.

NASIONAL | 17 Mei 2015

‎4 WNI Lolos dari Hukuman Mati di Malaysia

Empat warga Lampung itu dituduh melakukan pembunuhan terhadap pencuri yang masuk rumah majikan mereka pada 23 Juni 2010.

NASIONAL | 17 Mei 2015

SAR Masih Cari Mahasiswa Atmajaya Jatuh ke Kawah Gunung Merapi

Tim SAR melakukan pencarian harus ekstra hati-hati mengingat medan di puncak sangat berat dan berbahaya.

NASIONAL | 17 Mei 2015

26 Organisasi Akan Gelar Peringatan 17 Tahun Reformasi

"Kami masih tetap percaya Jokowi menjalankan agenda reformasi yang tertuang lewat Nawacita," kata Hendrik.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Kodim 1713/Kaimana Bersama Warga Perbaiki Jalan di Papua Barat

"Diharapkan dengan adanya jalan ini masyarakat dapat tetap beraktivitas ketika hujan datang."

NASIONAL | 17 Mei 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS