DAM Luncurkan Program Bersih Berdaya di Bandung

DAM Luncurkan Program Bersih Berdaya di Bandung
Marketing Communication PT DAM Aris Djatmiko (kiri) memberikan buku kepada Panti Asuhan Muhammadiyah Bayi Sehat, Minggu, 17 Mei 2015. (Foto: Istimewa)
Iman Rahman Cahyadi / CAH Minggu, 17 Mei 2015 | 16:54 WIB

Bandung - PT Daya Adicipta Mustika (DAM) sebagai distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat meluncurkan program bersih berdaya. Program bersih-bersih sampah di kota Bandung tepatnya dilakukan di kawasan Car Free Day di Jl Merdeka– Kota Bandung pada Minggu, 17 Mei 2015.

“Peluncurkan program bersih berdaya merupakan wujud cinta kepada Kota Bandung dan aksi nyata DAM bersama relawan dan pelajar untuk membersihkan sampah-sampah di kawasan Bandung khususnya di car free day,“ Lerri Gunawan, General Manager Motorcycle Sales, Marketing & Logistic PT DAM

Dilanjutkan Lerri, DAM merangkul masyarakat untuk terlibat bersama untuk membersihkan sampah. Sebanyak 50 orang ikut serta dalam aksi nyata ini. Sebelumnya mereka yang ikut serta mendaftar terlebih dahulu untuk menjadi bagian dalam program ini, namun juga tetap mengajak masyarakat yang hadir di car free day untuk bergabung bersama membersihkan sampah. Kegiatan ini rencananya dilakukan satu bulan sekali.

Program ini merupakan bagian dari program corporate social responsibility DAM bertajuk Jabar berdaya yang telah diluncurkan tahun lalu. Jabar berdaya sendiri merupakan upaya aktif DAM untuk bekerjasama dengan berbagai lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mewujudkan Jawa Barat yang lebih baik.

Program Jabar Berdaya yang sudah dilakukan adalah program Mitra Berkah berdaya, pelatihan mekanik untuk difabel, donasi sepeda Motor Honda untuk Difabel, servis gratis korban banjir, pengembangan SMK Kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda dan pemberian beasiswa untuk pelajar berprestasi.

Disela-sela kegiatan Bersih berdaya, DAM mengajak karyawan dan konsumen merayakan Hari Buku Nasional yang jatuh pada 17 Mei. Program bertajuk berdaya untuk Pendidikan Indonesia ini mengambil tema #1hati1buku dengan mengajak karyawan dan konsumen untuk mendonasikan buku. Buku yang didonasikan adalah buku baru atau masih layak baca berupa buku pengetahuan, pelajaran, atau cerita.

“Kami ingin menjadi bagian untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat terutama anak-anak. Kami berharap Hari Buku Nasional dapat dijadikan momentum untuk berbagi bersama dan menumbuhkan minat baca. Buku yang didonasikan merupakan hasil sumbangan konsumen di 521 AHASS yang tersebar di Jawa Barat. Donasi #1hati1buku diserahkan kepada Panti Asuhan Muhammadiyah Bayi Sehat.”ungkap Lerri.

Pengumpulan donasi #1hati1buku merupakan program digelar sepanjang 1-17 Mei di jaringan bengkel resmi Honda atau AHASS di Jawa Barat. Hari Buku Nasional sendiri dicanangkan di Jakarta pada 17 Mei 1980 saat peresmian Perpustakaan Nasional.

Sumber: PR