Ahli Geologi: Telaga Warna Tulungagung Mengandung Arsenik
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ahli Geologi: Telaga Warna Tulungagung Mengandung Arsenik

Minggu, 17 Mei 2015 | 17:15 WIB
Oleh : JAS

Tulungagung - Ahli geologi Dinas PU ESDM Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, memperingatkan wisatawan yang berkunjung ke telaga warna Desa Panggunguni, Kecamatan Pucanglaban untuk tidak berenang apalagi mengonsumsi air telaga tersebut karena diduga mengandung arsenik.

"Lokasi bekas tambang di kawasan tersebut tak hanya mengandung tembaga, tetapi juga hasil tambang lain seperti emas, timbal serta arsenik," kata Tenaga Ahli Geologi Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (PUESDM) Tulungagung, Sofyan Hadi di Tulungagung, Minggu (17/5).

Zat kimia yang disebut terakhir, dalam dunia keilmuan dikenal sebagai bahan metaloid yang terkenal beracun dan memiliki tiga bentuk alotropik yakni kuning, hitam, dan abu-abu.

Menurut Sofyan Hadi, Arsenik biasanya digunakan sebagai pestisida, herbisida, dan insektisida.

Dalam tabel unsur kimia, lanjut dia, arsenik memiliki lambang As dengan nomor atom 33.

Oleh karena mengandung zat kimia berbahaya itulah, PU ESDM mengimbau agar masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke telaga warna agar berhati-hati.

"Arsenik ini beracun. Makanya, penambang sering kena penyakit seperti gatal. Jika sampai air telaga ini mengenai kulit, biasanya dampak klinis yang dirasakan adalah gatal-gatal atau bahkan lecet," urainya.

Berdasar data Dinas PU-ESDM, lokasi tambang di Bukit Puthuk Krebet, Desa Panggunguni, Kecamatan Pucanglaban itu merupakan lahan perorangan yang dikelola bekerja sama dengan swasta (CV).

Ia mengungkapkan, izin tambang sejauh ini masih aktif namun kegiatan penambangan tembaga ataupun emas sementara berhenti sejak medio 2013 karena perubahan regulasi bahan pertambangan yang dibuat pemerintah.

Masalahnya, sejak areal pertambangan ini ditinggal oleh investor, empat titik galian yang memiliki luasan dan kedalaman berbeda berubah menjadi telaga dengan warna berbeda-beda, sehingga menarik perhatian warga dari berbagai daerah.

Timbulnya efek warna berbeda pada keempat telaga itu, menurut keterangan tokoh warga sekaligus salah satu pemilik lahan pertambangan di Desa Panggunguni, Karyono, disebabkan struktur batuan di dasar telaga yang juga berbeda warna.

Dua telaga memiliki efek warna hijau tua, satu telaga berwarna coklat tua kehitaman, dan satu lainnya berwarna biru.

"Makanya banyak yang berburu batu akik di sana. Selain berburu juga menikmati pemandangan karena air di bekas tambang bisa berubah warna. Ini yang justru bisa berisiko karena masyarakat yang tidak mengerti bisa jadi korban," kata Sofyan.

Sebenarnya, lanjut dia, perubahan warna di lokasi tambang atau biasa dikenal dengan Telaga Tiga Warna atau Telaga Pirus Lazuli (nama sesuai jenis batuan yang menjadi bahan batu akik) karena mengandung asam.

Hijau, disebabkan proses korosi tembaga atau mineral (cu) bernama crisocola.

Sementara air berubah hitam atau pekat karena pengaruh unsur logam, besi, dan timbal.

Kondisi air masih bisa berubah ubah bergantung proses korosi dan tingkat keasaman air.

"Sebenarnya bisa untuk wisata tapi harus dipasang pagar dan papan imbauan karena air mengandung arsenik," jelasnya.

Sumber: Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DAM Luncurkan Program Bersih Berdaya di Bandung

DAM merangkul masyarakat untuk terlibat bersama untuk membersihkan sampah.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Jimly: Pertimbangkan Putusan MK soal Empat Pilar

"Intinya jangan ada perdebatan lagi, dan Pancasila jangan lagi ditempatkan sebagai salah satu pilar kehidupan berbangsa bernegara."

NASIONAL | 17 Mei 2015

Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Simalungun Longsor

Longsor itu menurunkan air dalam jumlah yang relatif banyak sehingga mengikis sebagian ruas jalan.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Trenggalek Tolak Berikan Dana Pilkada Rp 16,511 Miliar

Asumsi anggaran itu untuk dua putaran pilkada, apabila pasangan calon bupati/wakil bupati lebih dari dua dan masing-masing tidak mendapat suara mayoritas.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Said Aqil Siradj Siap Kembali Pimpin NU

Menurut Said Aqil, periode kepemimpinannya telah banyak menghasilkan program yang memajukan NU sebagai salah satu organisasi keagamaan di Indonesia.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Ketua Umum PBNU Akui Kinerja Beberapa Menteri Lemah

"Ada beberapa menteri yang lemah, terutama tim ekonomi," kata Said Aqil Siradj.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Aktivis 98: Jokowi Perwujudan Cita-Cita Reformasi

Bagi siapapun pihak yang ingin menjatuhkan Jokowi meskipun pemerintah baru berjalan enam bulan, bisa disebut sebagai pihak yang anti reformasi.

NASIONAL | 17 Mei 2015

Segera Audit Internal Polri

Reposisi Polri menjadi di bawah kementerian/lembaga atau pemerintah daerah.

NASIONAL | 17 Mei 2015

‎4 WNI Lolos dari Hukuman Mati di Malaysia

Empat warga Lampung itu dituduh melakukan pembunuhan terhadap pencuri yang masuk rumah majikan mereka pada 23 Juni 2010.

NASIONAL | 17 Mei 2015

SAR Masih Cari Mahasiswa Atmajaya Jatuh ke Kawah Gunung Merapi

Tim SAR melakukan pencarian harus ekstra hati-hati mengingat medan di puncak sangat berat dan berbahaya.

NASIONAL | 17 Mei 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS