Logo BeritaSatu

Apresiasi Surpres Revisi KUHP, Komisi III Desak Draf RUU Segera Diserahkan

Selasa, 9 Juni 2015 | 19:01 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / B1

Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Risa Mariska, mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo menyerahkan Surat Presiden (Surpres) tentang Rancangan Undang-undang Kitab Undang Hukum Pidana (RUU KUHP).

Dengan demikian, dipastikan proses pembahasan RUU itu bisa segera dilaksanakan.

Advertisement

Menurut Risa, RUU KUHP adalah pintu masuk bagi Pemerintah dan DPR membahas RUU KUHAP.

“Meskipun RUU KUHAP belum menjadi prioritas Prolegnas, revisi KUHP itu yang akan menjadi pintu masuk dalam pembahasan revisi KUHAP,” kata Risa, Selasa (9/6).

Pihaknya mendesak agar aparat Pemerintahan segera menindaklanjuti surat presiden itu, dengan segera mengirimkan draf kedua RUU ke DPR RI.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Adies Kadir, menambahkan pihaknya siap menerima draft RUU KUHP sebagaimana hasil pleno Komisi III.

“Tinggal menunggu penugasan dari Bamus ke Komisi III. Prinsipnya, kawan-kawan di Komisi III DPR ingin segera pembahasannya dimulai,” tandasnya.

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jawab Arahan Presiden Jokowi, Ini Hasil Rapim TNI-Polri

Presiden Jokowi memberikan arahan kepada TNI-Polri untuk bersinergi menjaga kondusivitas tahun politik hingga tidak terlibat politik praktis.

NASIONAL | 8 Februari 2023

Kapolri Harap Operasi Daerah Otonomi Baru Mampu Atasi KKB

Kapolri meyakini pengembangan daerah operasi di Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua mampu mengatasi gangguan keamanan yang ditimbulkan KKB.

NASIONAL | 8 Februari 2023

Penyelamatan Pilot Susi Air, Kapolri Koordinasi ke Pemerintah Selandia Baru

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah Selandia Baru terkait dengan penyelamatan Pilot Susi Air, Philips Marthen dengan nomor registrasi PK-BVY yang terbakar

NASIONAL | 8 Februari 2023

Ada Kasus Baru Gagal Ginjal Akut, BPOM Tepis Isu Obat Palsu

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menepis isu peredaran obat palsu terkait munculnya kasus baru gagal ginjal akut pada awal Februari ini.

NASIONAL | 8 Februari 2023

Panglima TNI Ungkap Posisi Pilot Susi Air Berhasil Terdeteksi

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengungkapkan, pilot Susi Air Philips Marthen yang sempat hilang, saat ini berhasil terdeteksi keberadaannya.

NASIONAL | 8 Februari 2023

Penyakit LSD Merebak, 80 Ekor Sapi di Pati Terinfeksi

Penyakit LSD atau Lumpy Skin Disease mulai merebak di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dan telah menyerang puluhan ekor sapi.

NASIONAL | 8 Februari 2023

Deolipa: Ferdy Sambo Pantas Dihukum Maksimal Ditambah Sepertiga

Mantan pengacara Eliezer atau Bhara E, Deolipa Yumara menyatakan Ferdy Sambo pantas dihukum mati atau hukuman maksimal ditambah sepertiga. 

NASIONAL | 8 Februari 2023

Mendag Zulhas Pastikan Indonesia Siap Bantu Penanganan Gempa Turki

Zulhas didampingi Bara Krishna Hasibuan menemui Duta Besar Republik Turki untuk Indonesia Ahmet Cemil Miroglu.

NASIONAL | 8 Februari 2023

Presiden Jokowi Warning Pangdam dan Kapolda soal Karhutla

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kembali akan mencopot pangdam dan kapolda yang gagal mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

NASIONAL | 8 Februari 2023

Densus 88 Bekuk Terduga Teroris Jaringan JI dari Jakarta Sampai Palembang

Densus 88 mengamankan 6 terduga teroris di berbagai wilayah mulai dari kota Palembang, Lampung, Cirebon, dan Jakarta pada 7-8 Februari 2023

NASIONAL | 8 Februari 2023


TAG POPULER

# Lee Da In


# 1 Abad NU


# Christine Hakim


# Susi Air


# Praxion


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Benahi Nilai Aset Perusahaan, Jiwasraya Lakukan Efisiensi

Benahi Nilai Aset Perusahaan, Jiwasraya Lakukan Efisiensi

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE