Sekjen PKB: Kami Banyak Rekrut Anak-anak Muda

Sekjen PKB: Kami Banyak Rekrut Anak-anak Muda
Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding. ( Foto: Antara/Anis Efizudin / Anis Efizudin )
Carlos KY Paath Kamis, 18 Juni 2015 | 18:31 WIB

‎Jakarta - Sekretaris Jenderal (sekjen) DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menyatakan, partainya berkomitmen merekrut generasi muda. Pengkaderan dilakukan di perguruan tinggi.

"Kami lebih banyak rekrut anak-anak muda. Pengkaderan dimulai baik di basis kampus serta ormas," katanya, di Jakarta, Kamis (18/6).

Menurutnya, pengurus PKB mayoritas berusia muda. "Ketum dan sekjennya saja usianya 40-an. Kita fokus memberdayakan generasi muda. Apalagi potensi pemilih pemula jadi target PKB pada Pemilu 2019. Selain sebagai target, mereka adalah keniscayaan," ucap anggota Komisi III DPR ini.

Generasi muda perlu diberi ruang untuk berkreasi dalam kancah politik. Sebab, peranan generasi muda sangat positif bagi kemajuan bangsa.

Demikian dikemukakan Ketua Umum (ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Sutiyoso saat berpidato pada pelantikan pengurus DPN PKPI periode 2015-2020, di Jakarta, Rabu (17/6).

“Pembinaan generasi muda jadi tugas dan tanggung jawab PKPI. PKPI harus mampu menarik simpati, merekrut generasi muda,” kata Sutiyoso yang akrab dipanggil Bang Yos.

“Saya perlu tambahkan di sini, agar semua bidang di pengurus, dapat melibatkan generasi muda dalam perencanaan kegiatan. Kita perlu generasi muda kreatif spontan dan terbuka,” imbuh Bang Yos.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut lantas mengutip kata-kata bijak Presiden pertama Soekarno. “Bung Karno pernah berujar 'beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia,” tegas Bang Yos menirukan pernyataan Bung Karno.

Kepada wartawan usai pelantikan, Bang Yos menyatakan, dalam kepengurusan yang baru, partainya banyak merekrut generasi muda. “Pengurus sekarang campuran, banyak anak-anak mudanya,” katanya.

“PKPI ingin mengubah pandangan masyarakat yang menyebut politik itu kotor. Padahal politik itu mulia. PKPI ingin melatih generasi muda agar bisa jadi politisi yang baik,” pungkasnya.

Sumber: Suara Pembaruan