KPK Jebloskan Mantan Anggota DPRD Riau ke Rutan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-0.19)   |   COMPOSITE 6338.51 (20.69)   |   DBX 1329.17 (13.03)   |   I-GRADE 184.48 (-0.19)   |   IDX30 515.715 (0.41)   |   IDX80 138.838 (-0.03)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.08)   |   IDXESGL 142.422 (-0.38)   |   IDXG30 145.816 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.64)   |   IDXQ30 147.765 (0.09)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.51)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.93)   |   IDXV30 136.758 (-0.11)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.36)   |   Investor33 444.53 (0.07)   |   ISSI 183.756 (1.09)   |   JII 631.17 (2.63)   |   JII70 223.177 (0.26)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.04)   |   LQ45 967.718 (-0.06)   |   MBX 1724.61 (3.72)   |   MNC36 328.799 (0.24)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.79)   |   SMInfra18 313.342 (1.77)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.22)   |  

KPK Jebloskan Mantan Anggota DPRD Riau ke Rutan

Rabu, 16 September 2015 | 20:18 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan anggota DPRD Riau, A Kirjuhari yang menjadi tersangka kasus dugaan suap Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Riau 2014 dan atau RAPBD Riau 2015, Rabu (16/9). Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu ditahan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung KPK, Jakarta.

Keluar Gedung KPK sekitar pukul 20.00 WIB, Kirjuhari bungkam mengenai kasus yang menjeratnya. Anggota DPRD Riau periode 2009-2014 itu memilih bergegas masuk ke mobil tahanan yang membawanya ke Rutan.

Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andrianti menyatakan, Kirjuhari ditahan di Rutan KPK untuk 20 hari ke depan. Penahanan ini dilakukan untuk kepentingan penyidikan.

"Penahanan tersangka dilakukan di Rutan KPK," kata Yuyuk.

Sebelumnya, Kirjuhari ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dari mantan Gubernur Riau, Annas Maamun terkait pembahasan RAPBD Perubahan Riau 2014 dan atau RAPBD Riau 2015. Atas tindak pidana yang dilakukannya, Kirjuhari dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu Annas yang juga menjadi tersangka kasus ini diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Selain kasus ini, Annas juga terjerat kasus dugaan suap pengurusan revisi alih fungsi hutan Provinsi Riau di Kementerian Kehutanan.

Dia ditetapkan sebagai tersangka setelah tertangkap tangan oleh Satgas KPK pada 25 September 2014. Dalam kasus suap pengurusan revisi alih fungsi lahan, Annas telah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tipikor Bandung dan divonis pidana 6 tahun penjara.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kampanye Calon Dibiayai Negara, Bukti Parpol Ingin Enaknya Saja

Publik hampir pasti tidak akan merasakan manfaat dari negara membiayai kampanye calon kepala daerah.

NASIONAL | 16 September 2015

Tiga Srikandi Jadi Motor Rebut Kedaulatan Udara

Selama ini ketinggian di atas 24.500 kaki dikelola Singapura, sedangkan ketinggian di bawah itu dikelola Malaysia.

NASIONAL | 16 September 2015

MUI Yakini Kondisi Tolikara Aman Saat Idul Adha

"Saya yakin dan optimis peristiwa seperti saat Idul Fitri tidak terjadi lagi di Tolikara."

NASIONAL | 16 September 2015

Asyik "Dugem", Dua Oknum TNI Terjaring Razia

Razia gabungan dilakukan TNI-Polri di Kota Banjarmasin.

NASIONAL | 16 September 2015

Komisi VI DPR Desak Lino Tunjukkan Bukti Dokumen Perpanjangan Konsesi JICT

Komisi VI DPR mempertanyakan dokumen perpanjangan kontrak Pelindo II dengan perusahan asal Hong Kong Hutchison Port Holdings terkait konsesi JICT.

NASIONAL | 16 September 2015

Agus Tay, Saksi Kunci Kasus Engline Babak Belur Dihajar Napi LP Kerobokan

Hal itu baru terungkap Selasa (15/9) kemarin saat Agus dijenguk oleh kuasa hukumnya, Haposan Sihombing.

NASIONAL | 16 September 2015

Status Penyelidikan Interpelasi Gubernur Sumut Ditentukan Pekan Depan

"Kita tunggu hasilnya (penyelidikan), kemungkinan sampai akhir pekan ini."

NASIONAL | 16 September 2015

Kapolri Umumkan 7 Perusahaan Tersangka Pembakar Hutan

Perintah presiden sudah jelas bahwa penegakan hukum harus tegas agar tahun depan tidak terjadi lagi.

NASIONAL | 16 September 2015

IIFPG Minta Pemerintah Perhatikan Anak-anak Tunagrahita

Pengasuhan terbaik bagi anak-anak tuna grahita ada di dalam keluarga bukan di panti sosial.

NASIONAL | 16 September 2015

Kasus Pembakaran Hutan yang Ditangani Polisi Jadi 131 Buah

Di Bareskim ada empat kasus, Sumsel 33 kasus, Riau 37 kasus, Jambi 11 kasus, Kalteng 30 kasus, Kalbar 11 kasus, dan Kalsel lima kasus.

NASIONAL | 16 September 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS