Reeskpor 113 Kontainer Limbah B3 April Nanti
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Reeskpor 113 Kontainer Limbah B3 April Nanti

Sabtu, 11 Februari 2012 | 10:00 WIB
Oleh : B1

Perusahaan dan perorangan yang terlibat dalam pengirimkan limbah B3 ini akan dipidanakan oleh KLH.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengatakan penyidikan terhadap pelanggaran impor sebanyak 113 kontainer berisi potongan besi [scrap metal] yang diduga kuat terkontaminasi oleh limbah bahan berbahaya dan beracun (limbah B3) akan selesai sebelum April mendatang.

Hal tersebut berkaitan dengan jangka waktu yang ditetapkan oleh Konvensi Basel untuk bisa melakukan re-ekspor terhadap limbah tersebut ke negara pengirimnya.

Ke-113 kontainer tersebut berasal dari pelabuhan Felixstowe di Inggris dan Rotterdam di Belanda yang dikirimkan kepada PT HHS yang memiliki pabrik di Banten, dan dikirimkan melalui Pelabuhan Tanjung Priok pada akhir Januari lalu.

"Saat ini sudah dilakukan legal sampling atau pemeriksaan bahan atas lima dari 20 kontainer yang sudah dibuka. Untuk pemeriksaan laboratorium memerlukan waktu setidaknya dua minggu. Kita lakukan itu pertama kali tanggal 3 Februari lalu dengan disaksikan oleh bea cukai, KLH, jaksa, dan pemilik perusahaan yang harus menandatangani surat Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Jadi, saya yakin kita bisa selesaikan penyidikan terhadap semua kontainer tersebut sebelum April," kata Sudariyono, Deputi Kementerian Lingkungan Hidup bidang Penaatan Lingkungan, di Jakarta, Jumat (10/2).

Sudariyono menambahkan pengembalian kontainer tersebut ke negara pengirimnya bisa dilakukan tanpa harus menunggu sidang selesai.

"Kita hanya perlu legal sampling sebagai alat bukti, tidak perlu sampai tunggu selesai ada putusan. Makanya, kita sangat berhati-hati karena kita tidak ingin lemah dalam penuntutannya. Kita ingin ini bisa lolos," jelasnya.

Kesulitan yang dialami, katanya, adalah kendala fisik lapangan.

"Susahnya karena kan tidak bisa dibuka langsung, nanti isinya keluar semua dan tambah bahaya. Sementara, itu [kontainer] ditumpuk empat, jadi harus diturunkan satu-satu. Tadinya saya pikir penyidik bisa turun pakai forklift tapi tidak berani, ya mungkin karena takut tumpah," kata Sudariyono.

Dipidanakan
Tuntutan yang sedang disiapkan oleh KLH adalah tuntutan pidana perorangan dan korporasi yang didasarkan kepada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Untuk perorangan, setiap orang yang memasukkan limbah B3 ke dalam wilayah Negara Kesatuan RI dipidana paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun, dan denda paling sedikit Rp 5 miliar dan paling banyak Rp 15 miliar.

Sementara, untuk korporasi, akan dikenakan pidana tambahan antara lain berupa perampasan keuntungan yang diperoleh dari tindak pidana, penutupan seluruh atau sebagian tempat usaha, serta perbaikan akibat tindak pidana.

"Ini sudah bukan sanksi administrasi lagi karena limbah B3. Tidak ada pembinaan lagi, langsung pidana. Kalau melebih baku mutu bisa dilakukan pembinaan, tapi ini langsung pidana dan besar, ini kan bukan menumpahkan oli sekaleng," kata Sudariyono.

Sementara, Upik Sitti Aslia Kamil, kepala bidang notifikasi dan rekomendasi limbah lintas batas, menyatakan KLH sudah menghentikan rekomendasi impor potongan besi dari PT HHS tersebut.

"Mereka kan seharusnya perpanjang rekomendasi untuk mendapatkan ijin impor limbah B3 dari departemen perdagangan untuk 2012, tetapi tidak kita lanjutkan sampai proses hukum diselesaikan," kata Upik.

"Mereka perlu juga rekomendasi dari departemen perindustrian, tetapi kalau rekomendasi dari KLH tidak ada, ya tidak bisa ada ijin karena untuk mengolah bahan baku kan ada limbahnya. Itu harus sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku di Indonesia," kata Upik.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Biaya Reekspor Harus Ditanggung Negara Pengirim

Pemerintah Sudah Surati Inggris, Belanda, dan Sekertariat Konvensi Basel di Genewa, Swiss soal kiriman limbah B3 Januari lalu.

NASIONAL | 11 Februari 2012

46 Kontainer Lagi Diduga Limbah B3

Dikirim lewat Surabaya.

NASIONAL | 11 Februari 2012

Media Populerkan Bahasa Gaul

bahasa gaul merupakan sarana komunikasi di kalangan remaja untuk menyampaikan hal-hal yang dianggap tertutup bagi kelompok atau pihak lain.

NASIONAL | 11 Februari 2012

MPR-DPR Tanam Pohon Harmoni NKRI

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan berterima kasih kepada para tokoh lintas agama yang telah mendukung program penanaman pohon.

NASIONAL | 11 Februari 2012

Boediono Berkantor Dekat SBY Tengah Tahun Ini

Saat ini kantor di bekas gedung DPA itu sedang pada tahap finalisasi.

NASIONAL | 11 Februari 2012

KPK Akan Ambil Sikap Soal Pertemuan Nazaruddin dan Nasir

"Intinya kita akan ambil sikap ya terkait pertemuàn itu, tapi saat ini kita masih Rapim-kan dengan yang lain."

NASIONAL | 10 Februari 2012

Kejagung Akan lelang Asset BLBI

"Yang dilelang berupa tanah dan bangunan. Semua hasil lelang akan masuk ke kas negara."

NASIONAL | 10 Februari 2012

Anggota Komisi III kesal pada Nasir

“Kedepan harus diatur agar kunjungan anggota komisi III DPR betul-betul untuk kepentingan tugas pengawasan dan bukan untuk kepentingan pribadi anggota. Jangan sampai gara-gara noda setitik rusak susu sebelanga,” kata Martin.

NASIONAL | 10 Februari 2012

Malam ini, KPK Gelar Perkara Century

Terutama terkait 13 temuan penting BPK.

NASIONAL | 10 Februari 2012

Kader Demokrat yang Banyak Bicara Dipanggil Komisi Pengawas

Salah satu kader yang dipanggil adalah Ruhut Sitompul, sementara lainnya, Silalahi tak mau mengatakan.

NASIONAL | 10 Februari 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS