Sistem LAPOR Dipakai Pantau Dana Desa

Sistem LAPOR Dipakai Pantau Dana Desa
Ilustrasi dana desa. ( Foto: Beritasatu.com )
Robertus Wardi / HS Selasa, 29 September 2015 | 20:24 WIB

Jakarta - Kantor Staf Presiden (KSP) akan memantau distribusi dan pemanfaatan dana desa melalui sistem layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat (LAPOR). Dengan sistem LAPOR masyarakat bisa berpartisipasi memberitahukan ihwal peruntukan dana desa di daerahnya masing-masing.

"Sistem Lapor adalah upaya pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama membangun bangsa," kata Deputi KSP bidang Pengendalian Pembangunan Program Prioritas Darmawan Prasodjo di Jakarta, Selasa (29/9).

Sebagaimana diketahui, pagu dana desa dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2015 mencapai Rp 20,7 triliun. Hingga September ini, baru 80 persen atau sekitar 16,57 triliun yang telah disalurkan ke rekening pemerintah kabupaten/kota.

Darmawan menjelaskan pemanfaatan dana desa untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Masyarakat bisa melaporkan pemanfaatan dana desa di daerah mereka melalui mobile apps, twitter, SMS ke 1708.

Di tempat terpisah, Asisten Deputi bidang Koordinasi Kebijakan, Penyusunan, dan Evaluasi Program Pelayanan Publik, Kementerian PAN-RB, Dwiyoga Prabowo Soediarto, mengajak seluruh kementerian dan lembaga untuk membuka aspirasi publik melalui sistem pengaduan. Ia mengajak seluruh kementerian dan lembaga agar tak membangun sistem pengaduan yang baru. "Bergabung saja dengan LAPOR. Uang untuk pembangunan program pengaduan bisa dialokasikan ke hal lainnya," tuturnya.

 

Sumber: Suara Pembaruan