Atasi Bencana Asap, Indonesia Perlu Terima Bantuan Negara Lain
Jakarta - Ilmuwan dari Center for International Forestry Research (Cifor) Herry Purnomo mengatakan Pemerintah Indonesia seharusnya menerima bantuan untuk mengatasi bencana asap yang ditawarkan negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura. Kedua negara itu ingin membantu Indonesia karena berada dalam satu regional dan juga terkena dampaknya.
“Seharusnya kita terima saja (bantuan untuk mengatasi bencana asap, Red), tetapi melalui koordinasi," kata Herry kepada SP di Jakarta, Selasa (6/10).
Herry menduga pemerintah menolak tawaran bantuan dari Malaysia dan Singapura karena berada dalam posisi yang "kurang enak". Sebab, sebelum menawarkan bantuan, kedua negara tersebut menyalahkan Indonesia. "Awalnya memang sudah tidak bagus," katanya.
Hal berbeda ketika Indonesia diterpa bencana tsunami. Saat itu Indonesia tidak dipersalahkan dan saat ada bantuan, langsung diterima. Sedangkan ketika terjadi bencana asap, respons pertama yang didapat dari Malaysia dan Singapura menyalahkan Indonesia, baru kemudian menawarkan bantuan.
Herry mengaku pihaknya telah menanyakan langsung kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya tentang bantuan yang ditolak. Menurut Menteri Siti, bantuan ditolak karena mereka hanya menawarkan satu buah pesawat.
“Hanya sebuah pesawat, untuk apa ngomong sedunia?” kata Herry menirukan Menteri Siti.
Saksikan live streaming program-program BTV di sini
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI
Berencana Tawuran pada Hari Pertama Sekolah, 69 Pelajar Menangis Saat Ditangkap Polisi
Korea Open 2023: Leo/Daniel Bertemu Ganda Taiwan, Fikri/Bagas Ditantang Pasangan Korea
10 Tahun Menderita Obesitas, Dokter di Buleleng Dievakuasi Lewat Atap Rumah
B-FILES
Jokowi Apa Kehendakmu?
Guntur Soekarno
Momentum Moderasi Beragama
Yanto Bashri
Masyarakat Ekonomi Digital ASEAN 2045
Yessi Vadila
Jemaah Hilang Tersisa 1, Penelusuran Kembali Dilakukan




