Satgas Netralitas Terus Pantau ASN Tak Netral
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 512.005 (-6.84)   |   COMPOSITE 6248.46 (-48.82)   |   DBX 1360.69 (9.25)   |   I-GRADE 178.558 (-2.77)   |   IDX30 501.18 (-6.46)   |   IDX80 134.891 (-1.5)   |   IDXBUMN20 391.494 (-5.94)   |   IDXESGL 138.797 (-1.34)   |   IDXG30 140.594 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 444.842 (-5.97)   |   IDXQ30 144.61 (-1.81)   |   IDXSMC-COM 297.035 (-1.97)   |   IDXSMC-LIQ 354.776 (-3.84)   |   IDXV30 134.17 (-1.02)   |   INFOBANK15 1041.89 (-18.93)   |   Investor33 432.33 (-5.63)   |   ISSI 179.471 (-1.28)   |   JII 609.439 (-6.78)   |   JII70 215.337 (-2.24)   |   KOMPAS100 1204.27 (-15.92)   |   LQ45 940.235 (-12.38)   |   MBX 1689.01 (-17.61)   |   MNC36 320.772 (-4.37)   |   PEFINDO25 321.867 (-5.36)   |   SMInfra18 307.883 (-4.4)   |   SRI-KEHATI 367.45 (-5.83)   |  

Satgas Netralitas Terus Pantau ASN Tak Netral

Sabtu, 21 November 2015 | 18:22 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / WBP

Bogor – Satgas Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) terus memantau ASN yang tidak netral selama pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2015. Meski begitu, satgas tidak dapat menjatuhkan sanksi bagi ASN.

“Yang jatuhkan sanksi adalah pejabat pembina kepegawaian. Satgas hanya memantau dan berikan rekomendasi,” kata Koordinator Satgas Netralitas ASN, Yuswandi A Temenggung. Hal itu disampaikan Yuswandi dalam rangka Lokakarya Pers Wartawan Pokja Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), di Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/11) malam.

Dia mengemukakan, terdapat sekitar 30 laporan yang perlu diklarifikasi terlebih dahulu oleh satgas. Satgas akan memilih, dugaan pelanggaran dilakukan pejabat negara atau kah ASN.

“Kalau penjabat gubernur, bupati, wali kota itu ASN. Tapi kalau plt gubernur misalnya, itu adalah wakil gubernur. Itu pejabat negara di luar ASN. Kita petakan ada 30 laporan yang pelru diklarifikasi lebih dulu,” ujarnya.

Dia menambahkan, satgas ini diberikan waktu satu tahun. Sebab, implikasi hasil pilkada dapat menjadikan ASN tidak netral. “Bisa saja ASN demo karena pasangan unggulannya kalah, contohnya,” imbuhnya.

Dia menuturkan, mutasi masih menjadi permasalahan dugaan ketidaknetralan ASN. “Ada yang laporkan yang memutasi berpotensi tidak netral. Tapi yang dimutasikan justru sebut penjabat kepala daerah yang memutasi tidak netral. Kita sedang cek,” tuturnya.

Dia menegaskan, mutasi memang dapat dilakukan penjabat kepala daerah. “Untuk gubernur, harus seizin tertulis Menteri Dalam Negeri. Kalau kabupaten/ kota melalui gubernur,” tegasnya.

Sumber: Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pulau Jawa dan Bali Tidak Mungkin Jadi 14 Provinsi

Jawa Barat berpeluang dimekarkan satu provinsi lagi, termasuk Jawa Tengah.

NASIONAL | 21 November 2015

2016, Pemkot Cimahi Revitalisasi Pengelolaan Sampah Organik

Volume sampah di Kota Cimahi setiap harinya mencapai 1.400 meter kubik.

NASIONAL | 21 November 2015

Paku Alam IX Mangkat

Paku Alam IX diangkat menjadi wakil gubernur Yogyakarta pada 2003.

NASIONAL | 21 November 2015

Jokowi Tegaskan India sebagai Mitra Maritim ASEAN

Kerja sama ASEAN-India di bidang maritim akan memberikan kontribusi terhadap keamanan kawasan.

NASIONAL | 21 November 2015

PDIP Yakini Dimas-Babai Bisa Ubah Wajah Kota Depok

Peluang bagi Dimas-Babai untuk memenangkan Pilkada Kota Depok sangatlah besar.

NASIONAL | 21 November 2015

Megawati Hadiri Kampanye Bakal Calon Gubernur Jambi

Megawati sendiri tidak melakukan orasi.

NASIONAL | 21 November 2015

Kanwil BRI Manado Gelar Operasi Bibir Sumbing

Kegiatan baksos ini merupakan kepedulian BRI kepada masyarakat yang kurang beruntung.

NASIONAL | 21 November 2015

BPBD Kupang Pasang Rambu Antisipasi Bahaya Tsunami

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang memasang rambu bahaya tsunami, sebagai peringatan dini bagi warga untuk menghindari diri.

NASIONAL | 21 November 2015

Ternate Kembali Diguncang Gempa

Wilayah ini 11 kali diguncang gempa sejak Kamis (19/11) lalu dengan kekuatan berbeda-beda.

NASIONAL | 21 November 2015

Polda NTT Siaga Antisipasi Kericuhan Pilkada Serentak

Polda NTT menyiapkan personel pasukannya untuk menjaga dan mengawal pelaksanaan pilkada serentak dari kemungkinan kericuhan.

NASIONAL | 21 November 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS