Menko Polhukam Diminta Tegur Habib Rizieq
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menko Polhukam Diminta Tegur Habib Rizieq

Sabtu, 28 November 2015 | 20:30 WIB
Oleh : YUD

Bandung - Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Muda Padjadjaran menyarankan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Hak Azasi Manusia Luhut Binsar Panjaitan menegur Habib Rizieq terkait kasus plesetan salam sunda "Sampurasun" menjadi "Campur Racun".

"Perilaku pimpinan Front Pembela Islam (FPI) tersebut kami nilai bisa menimbulkan potensi perpecahan antar anak bangsa. Sehingga kami rasa Menkopulhukam harus menegur yang bersangkutan," kata Ketua Laskar Muda Padjadjaran Tedy Subarkah, di Bandung, Sabtu (28/11).

Ia menuturkan perkataan Habib Rizieq yang memplesetkan "Sampurasun" menjadi "Campur Racun" dalam sebuah ceramah di Kabupaten Purwakarta, Jabar, harus dibuktikan sengaja atau tidak saat disampaikan kepada forum.

"Namun tetap saja esensi ucapan tersebut menimbulkan potensi perpecahan. Sehingga itu tadi, kami menyarankan Pak Luhut Binsar Panjaitan, sangat berhak menegur saudara Habib Rizieq atas perilaku tersebut karena menimbulkan potensi perpecahan anak bangsa yang selama ini kita bina bersama kawan-kawan Pemuda Pancasila dan masyarakat kabuyutan," kata Tedi.

Pihaknya berharap semoga perpecahan tidak timbul akibat pengaruh ucapan Habib Rizieq. Dalam kewajiban warga negara, setiap orang memiliki kewajiban menjaga kerukunan.

"Kami menilai sikap Habib Rizieq sangat tidak elok mengatakan sampurasun jadi campur racun dalam forum terbuka. Apalagi yang menyatakan adalah orang yang mengaku paling Islam. Semoga Habib Rizieq segera sadar dan meminta maaf kepada seluruh rakyat Jabar," ujarnya.

Menurut dia, masalah adat bukan masalah komunitas atau kelompok namun masalah adat adalah masalah akhlak, manusia harus memiliki kepribadian seperti yang sudah ditetapkan menjadi ideologi dan cita-cita bangsa.

"Sebagai bagian NKRI kami sangat meghargai yang diyakini siapapun oleh masyarakat karena tertuang dalam UUD 45 dan digarisbawahi oleh butir-butir Pancasila," kata dia.

Sementara itu, desakan agar Habib Rizieq meminta maaf kepada masyarakat sunda terkait plesetan "Sampurasun" menjadi "Campur Racun" terus berdatangan, kali ini adalah dari MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Bandung.

Ketua MPC PP Kota Bandung Yayan Suherlan menyatakan, seluruh elemen masyarakat adat akan menolak Habib Rizieq di Jawa Barat.

"Atas kasus plesetan 'Sampurasun' menjadi 'Campur Racun' ini maka kami meminta Habib Rizieq datang dan berdiskusi dengan kami. Sampurasun itu identitas budaya Sunda yang sangat tinggi. Cukup minta maaf, tidak lebih," kata Yayan.

Pihaknya merasa wajib membela adat dari pelecehan yang dilakukan Habib Rizieq dan menyesalkan sikap mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) tersebut yang tidak mencerminkan manusia berakhlak mulia.

"Dan sebelum meminta maaf, kami menimbau dan mengajak masyarakat untuk menolak Habib Rizieq. Sebagai orang yang memposisikan sebagai orang Islam, dia tidak pantas berada di bumi pertiwi," katanya.

Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kampanye Pilkada Karawang Diwarnai Aksi Bagi-bagi Uang

Massa yang berada di dekat panggung saling berebut uang pecahan Rp50.0000 dan Rp100.000 yang dilempar oleh beberapa tim kampanye.

NASIONAL | 28 November 2015

KPPU Awasi Kartel Beras di Makassar

Sejumlah pedagang besar di Sulawesi Selatan diawasi KPPU terkait dugaan adanya persekongkolan atau kartel beras.

NASIONAL | 28 November 2015

Jokowi Tantang IPB Gelar Festival Buah dan Bunga Skala Internasional

Adanya event internasional, membuat buah dan bunga Indonesia lebih dikenal dunia.

NASIONAL | 28 November 2015

Tunda "Fit and Proper Test" Capim KPK, DPR Dinilai Membangkang

DPR dinilai melakukan pembangkangan terhadap hukum karena menunda fit and proper test calon pimpinan KPK tanpa alasan yang jelas.

NASIONAL | 28 November 2015

92 Rumah Tertimbun Lumpur di Aceh Selatan

Sedikitnya 92 unit rumah di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, tertimbun lumpur setelah diterjang banjir bandang pada Jumat (27/11) malam.

NASIONAL | 28 November 2015

Kecamatan di Sukabumi Rawan Pergerakan Tanah

35 dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi rawan pergerakan tanah.

NASIONAL | 28 November 2015

Panglima TNI: Sebuah Kerajaan Pasti Hancur Jika Diserang dari Dalam

Kami tidak terlalu memedulikan serangan dari luar karena seluruh pasukan sudah siap siaga

NASIONAL | 28 November 2015

Anas-Yusuf Janji Lanjutkan Program Unggulan Banyuwangi

Pasangan petahana itu menyebut ada delapan program unggulan yang selama lima tahun terakhir telah dijalankan.

NASIONAL | 28 November 2015

Saatnya Kesejahteraan Jadi Pendekatan di Perbatasan Bukan Lagi Keamanan

Sudah saatnya Indonesia melakukan pendekatan kesejahtraan di perbatasan bukan lagi keamanan.

NASIONAL | 28 November 2015

Kibarkan Bendera Bintang Kejora, 17 Orang Diamankan

Pengamanan tersebut dilakukan aparat kepolisian setelah ke-17 orang tersebut mengibarkan bendera Papua Merdeka, Bintang Kejora.

NASIONAL | 28 November 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS