Mayoritas Pemilih Ingin Gunakan Haknya di Pilkada Serentak 2015
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pilkada Serentak 2015

Mayoritas Pemilih Ingin Gunakan Haknya di Pilkada Serentak 2015

Selasa, 8 Desember 2015 | 00:35 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FER

Jakarta - Jelang pemungutan suara 9 Desember 2015, Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) melakukan survei tentang "Kualitas Persiapan Pemilukada 2015" di enam kota besar, yaitu Medan, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, Manado dan Denpasar.

"Tujuan survei ini adalah untuk mengetahui kesiapan menghadapi Pemilukada baik dari penyelenggara maupun dari pemilih," ujar peneliti LP3ES, Ervan Maryono, di Kantor LP3ES, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (7/12).

Survei ini menggunakan metode telepolling dengan jumlah sample 600 responden yang dipilih secara acak melalui nomor teleponresidensial tahun 2015. Margin of Error survei ini 4 % pada tingkat kepercayaan 95%. Pengumpulan data berlangsung dari tanggal 1 sampai 3 Desember 2015.

"Temuan survei ini menunjukan bahwa ditengah merosotnya pandangan publik terhadap partai politik, kemauan pemilih untuk menggunakan hak pilihnya masih sangat tinggi sekitar 86,8%. Sementara 9,5% belum menentukan sikap dan 3,7% tidak akan menggunakan hak pilik," papar Ervan.

Menurut Ervan hal ini selaras dengan pengetahuan respoden bahwa pemungutan suara dalam Pilkada serentak 2015 berlangsung 9 Desember mendatang. Sebanyak 90,8% responden yang mengetahui pemungutan suara dalam Pilkada serentak pada 9 Desember, sementara sisanya tidak mengetahui hari pemungutan suara.

"Meskipun demikian, sebagian diantaranya belum terdaftar serta tidak mengetahui siapa pasangan calon yang hendak dipilih. Tetapi, kita bersyukur bahwa angka ini, bahkan lebih tinggi dari target partisipasi pemilih yang ditetapkan KPU sebesar 77,5%," jelas dia.

Sementara, peneliti LP3ES yang lain Abdul Hamid mengungkapkan tingginya kemauan pemilih untuk menggunakan hak pilihnya ini tidak diimbangi oleh kualitas kerja KPU dalam melakukan pendaftaran pemilih. Hal ini terlihat dari masih banyaknya (22.7%) pemilih yang belum terdaftar dalam DPT.

"Padahal pelaksanaan hari pemungutan suara sudah tinggal beberapa hari lagi. Bahkan, lebih separuh (58.8%) dari yang belum terdaftar ini tidak mengetahui bahwa mereka bisa menggunakan identitas kependudukan untuk memilih," tutur Abdul.

Selain itu, kata dia pengetahuan para pemilih tentang siapa pasangan calon yang akan dipilihnya juga tidak menggembirakan. Hanya 47,8% mengenal semua paslon. Sementara 27,2% hanya mengenal sebagian paslon dan 25% pemilih tidak mengetahui sama sekali siapa calon pasangan yang akan dipilihnya.

"Kondisi persiapan Pilkada seperti ini dikhawatirkan dapat mengakibatkan penyelenggaraan pemilukada tahun 2015 ini tidak berkualitas," pungkas Abdul.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penegak Hukum Diminta Tangkap Mafia Pupuk Bersubsidi

Aparat penegak hukum diminta menangkap para mafia pupuk bersubsidi yang merugikan para petani. 

NASIONAL | 28 Januari 2022

Jokowi: Perubahan Budaya Korpri Jangan Mengawang

Dalam Munas IX Korpri, Presiden Jokowi menyatakan, perubahan budaya Korpri jangan mengawang

NASIONAL | 28 Januari 2022

Menko Polhukam: Pendekatan Baru TNI di Papua Jaga Keselamatan Sipil

Mahfud MD mengatakan pendekatan baru TNI di Papua untuk menjaga keselamatan warga sipil dari ancaman gerakan separatis dan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

NASIONAL | 28 Januari 2022

Aset Tommy Soeharto 2,4 T Tak Laku Dilelang, Ini Langkah Pemerintah

Aset Tommy Soeharto senilai Rp 2,4 triliun yang disita Tim Satgas BLBI hingga kini belum juga laku dilelang.

NASIONAL | 28 Januari 2022

18 Pegawai KPK Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 18 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan tes polymerase chain reaction (PCR).

NASIONAL | 28 Januari 2022

Pernyataan ST Burhanuddin Tuai Kontroversi, Kejagung Beri Klarifikasi

Kejagung memberi klarifikasi terkait pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin soal korupsi di bawag Rp 50 juta cukup mengembalikan kerugian negara

NASIONAL | 28 Januari 2022

Ketua Umum GMBI Jadi Tersangka Terkait Kericuhan di Depan Mapolda Jabar

Polda Jabar menetapkan Ketua Umum Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) sebagai tersangka terkait kericuhan di depan Mapolda Jabar. 

NASIONAL | 28 Januari 2022

Peruri Bangun Water Treatment Plant untuk Warga Karawang

Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) membantu penyediaan air bersih bagi warga Kabupaten Karawang.

NASIONAL | 28 Januari 2022

Pernyataan Jaksa Agung, KPK Ingatkan Indonesia Negara Hukum

Soal oruptor yang merugikan negara di bawah Rp 50 juta cukup mengembalikannya, KPK menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum.

NASIONAL | 28 Januari 2022

Korvet Hibah dari Korsel Dinilai Bakal Merugikan

Korvet hibah dari Korea Selatan yang sudah berusia 40 tahun dianggap bakal merugikan Indonesia.

NASIONAL | 28 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Pertarungan Sengit, BNI Tundukkan Sukun Badak di Proliga

Pertarungan Sengit, BNI Tundukkan Sukun Badak di Proliga

OLAHRAGA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings