Gugurkan Kandungan, Dukun Bayi di Surabaya Jadi Tersangka
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gugurkan Kandungan, Dukun Bayi di Surabaya Jadi Tersangka

Sabtu, 12 Desember 2015 | 08:31 WIB
Oleh : Aries Sudiono / CAH

Surabaya - Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya langsung menetapkan dukun bayi, Nyonya Adimah (66), warga Jalan Tenggumung Wetan Gang Randu, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, sebagai tersangka kasus aborsi ilegal, Jumat (11/12). Hal itu dilakukan setelah penyidik juga menetapkan status saksi dan tersangka kepada remaja putri berinisial A (15) yang menggugurkan kandungannya dan pemuda berinisial F (16) yang menghamili A, serta ibunya Erny (45) di Mapolsek Bubutan, Surabaya.

“Adimah kita tetapkan sebagai tersangka setelah kita lakukan pemeriksaan sekitar 15 jam di Polsek Bubutan, menyusul tiga tersangka lainnya,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete kepada wartawan, Jumat tadi malam.

Lebih lanjut AKBP Takdir Mattanete menjelaskan, bahwa proses aborsi remaja putri A itu dilakukan di rumah praktik Ny. Adimah di Jalan Tenggumung Wetan Gang Randu.

Dari empat tersangka ini, hanya Erny dan Adimah yang mendekam di sel. Sedangkan A dan F hanya dalam pengawasan. Takdir berharap A dan F masih bisa melanjutkan sekolah meskipun masih menjalani pemeriksaan. Namun demikian, nasib kedua siswa-siswi yang kebablasan itu tergantung dari kebijakan sekolahnya.

Menurut Tadkir, keempat orang itu disangka membunuh bayi yang menurut hasil pemeriksaan tim dokter RSUD Dr Sutomo dan RS Bhayangkara yang baru berumur enam bulan.

Orok bayi itu masih hidup saat dilahirkan secara paksa. Pihaknya belum mengetahui kematian bayi berjenis kelamin perempuan itu akibat bekapan, cekikan, atau dibiarkan meninggal dunia. Hasil otopsi ini menepis pernyataan tersangka saat baru menjalani pemeriksaan. Saat itu para tersangka menyebutkan bayi malang itu sudah meninggal dunia dalam kandungan.

“Alasan pertamanya aborsi dilakukan agar tidak menganggu kesehatan ibunya. Namun ibu kandung dari remaja putri A sendiri tidak tahu-menahu kalau putrinya hamil. Hanya ibu F yang tahu,” tandas AKBP Takdir.

Kasus itu sendiri diungkapan Tadir ketika warga memergoki F dan kakaknya Doni baru menguburkan sesuatu di makam Asemjajar, Surabaya, Selasa (8/12) malam. Mulanya F mengaku baru mengubur ari-ari di pemakaman umum, namun karena janggal warga menampiknya dengan meminta F membongkar kembali makam itu.

Setelah mengetahui penguburan bayi secara diam-diam, warga lapor ke Mapolsek Bubutan.

Berdasar penelusuran petugas, bayi malang itu dipaksa lahir dengan bantuan Adimah. Banyak warga yang sudah mengetahui profesi Adimah sebagai dukun bayi sejak 20 tahun lalu. Warga menduga, Adimah sudah melakukan aborsi dengan cara pemberian ramuan tradisional dan pijatan terhadap beberapa ibu hamil.

Menurut tetangga, hampir setiap hari ada pasien yang datang ke rumah Adimah. Sebagaian pasien datang untuk persalinan, dan sebagaian lainnya hanya untuk memijatkan anaknya. Namun demikian walau Adimah dikenal sebagai dukun bayi, warga sekitar hampir bisa dikatakan tidak pernah menggunakan jasanya.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

TAG: 
BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kunjungi Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Nadiem Ucapkan Selamat Hari Santri

Nadiem Anwar Makarim bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur pada hari ini, Jumat (22/10/2021)

NASIONAL | 22 Oktober 2021

Soal 12 Tuntutan Mahasiswa ke Jokowi, Jubir: Jawaban Sedang Diolah

Jubir Presiden Fadjroel Rachman mengatakan pihak Istana Kepresidenan sedang mengolah jawaban dari 12 tuntutan mahasiswa yang diberikan kepada KSP, Moedoko.

NASIONAL | 22 Oktober 2021

BNN Wakili Asia Pasifik Jadi Panelis di Pertemuan Internasional

Badan Narkotika Nasional (BNN) mewakili kawasan Asia Pasifik menjadi panelis dalam pertemuan internasional yang digelar Commission on Narcotic Drugs (CND).

NASIONAL | 22 Oktober 2021

Belajar Pendidikan Karakter, Nadiem Berkunjung ke Pesantren NU di Jawa Timur

Nadiem mengunjungi Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Pondok Pesantren Lirboyo, dan Pondok Pesantren Al Falah di Kediri

NASIONAL | 22 Oktober 2021

Menteri LHK: Indonesia Berhasil Cegah Bebas Asap Karhutla 2 Tahun Berturut-turut

Selama dua tahun berturut-turut Indonesia berhasil mencegah bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

NASIONAL | 22 Oktober 2021

Umrah untuk RI Dibuka Lagi, DPR Minta Pemerintah Jamin Prokes Calon Jemaah

Komisi VIII DPR RI menyambut baik rencana Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang siap membuka pintu bagi jemaah Indonesia yang hendak menjalani ibadah umrah.

NASIONAL | 22 Oktober 2021

Museum Sumpah Pemuda Gelar Pameran Tokoh Pers Indonesia

Museum Sumpah Pemuda menggelar pameran tentang Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda dengan tema “Lawan!” di M Bloc Space, Jakarta Selatan.

NASIONAL | 22 Oktober 2021

BMKG Ungkap Gempa Bali yang Timbulkan Kerusakan Parah

Gempa yang mengguncang Bali tergolong bukanlah gempa yang besar namun menimbulkan kerusakan yang cukup banyak.

NASIONAL | 22 Oktober 2021

PON Papua Lancar, Kapolri Apresiasi Kinerja Personel TNI-Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi kinerja para personel TNI dan Polri yang telah mengamankan PON XX Papua yang berjalan sukses.

NASIONAL | 22 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Bursa Eropa Menguat karena Kekhawatiran Krisis Properti Tiongkok Mereda

Bursa Eropa Menguat karena Kekhawatiran Krisis Properti Tiongkok Mereda

EKONOMI | 29 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings