Minggu, 7 Mei 2023

Senior JI Beberkan Jamaah Anshar Khilafah, Pendukung ISIS di Indonesia

Farouk Arnaz / CAH
Senin, 4 Januari 2016 | 13:55 WIB

Jakarta - Abu Tholut alias Imron Baehaqi yang merupakan mantan anggota markaziah Jamaah Islamiah (JI) dan juga mantan ketua Mantiqi III JI menolak bergabung dengan ISIS.

Menurut Abu Tholut, yang sejak 20 Oktober lalu telah keluar dari Lapas Kedung Pane, Semarang, dengan status pembebasan bersyarat ini, ISIS adalah organisasi bathil.

Abu Tholut, yang di pidana 8 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Oktober 2011 lalu setelah terbukti terlibat dalam latihan para militer di Aceh pada 2010 silam, blak-blakan soal siapa saja penyokong jaringan ISIS di Indonesia.

"Di Indonesia para ISISer (pendukung ISIS) itu memang telah bergabung dalam Jamaah Anshar Daulah Khilafah Nusantara (JAKDN). Ketuanya Amman Abdurrahman dan penasehatnya Ustad Abu (Abu Bakar Basyir)," kata Abu Tholut pada Beritasatu.com, Senin (4/1).

Advertisement

Pendukung ISIS di tanah air, masih kata Abu Tholut, adalah kelompok Amman Abdurrahman, kelompok Jamaah Ansharu Tauhid (JAT), kelompok Santoso-Mujahidin Indonesia Timur (MIT), kelompok eks NII dan eks wilayah konflik, dan sebagian anggota JI.

Lalu yang kontra ISIS, masih katanya, adalah Jamaah Anshoru Sunnah, Majelis Mujahidin Indonesia, lalu mantan napi kasus-kasus terorisme di Sumut seperti Toni Togar, eks JI seperti Abu Dujana dan Zarkasih, serta sebagian eks Konflik Poso.

"Rata-rata yang bergabung dengan ISIS itu adalah orang yang dangkal ilmu agamanya dan tidak mengerti," lanjut Abu Tholut yang pada Mei 2004 lalu juga di pidana Pengadilan Jakarta Timur karena kepemilikan senjata api dan bom di Sri Rejeki, Semarang Barat itu.

Seperti diberitakan, JAKDN sebelumnya disebut polisi terbentuk sekitar Maret lalu. Isinya adalah mereka yang mendukung ISIS dan merupakan pemasok milisi ISIS asal Nusantara untuk berangkat ke Suriah.

Dari catat polisi isi dari JAKDN macam-macam. Ada MIT, MIB, Jamaah Islamiyah, JAT, dan tim Hisbah Solo.

Tokoh tim Hisbah sudah ditangkap polisi seperti Ibadurahman alias Ali Robani alias Ibad, Yus Karman, dan Giyanto alias Gento, pada Agustus lalu di Solo.

Sumber: BeritaSatu.com

Saksikan live streaming program-program BTV di sini


Bagikan

BERITA TERKINI

Jelang Pilpres 2024, JK Sarankan Jokowi Tak Terlibat Terlalu Jauh dalam Politik

BERSATU KAWAL PEMILU 11 menit yang lalu
1042726

Soal Jadi Cawapres, Erick: Saya Tegak Lurus dengan Jokowi

BERSATU KAWAL PEMILU 1 jam yang lalu
1042725

BNPT Apresiasi Pemkot Surakarta atas Dukungan kepada Mitra Deradikalisasi

NUSANTARA 2 jam yang lalu
1042723

Gelar IFSC Climbing World Cup, Indonesia Turunkan 22 Atlet

SPORT 2 jam yang lalu
1042722

Ning dan Santri di Surabaya Doakan Ganjar Pranowo Jadi Pemimpin yang Merakyat

BERSATU KAWAL PEMILU 2 jam yang lalu
1042721

Pengendara Motor Tewas Terpental Ditabrak Mobil dan Truk di Sambas

NUSANTARA 2 jam yang lalu
1042719

AC Milan Hantam Lazio 2-0 di San Siro

SPORT 2 jam yang lalu
1042717

Karyawati Cikarang Korban Ajakan Staycation Atasannya Tidak Bekerja Usai Buka Suara ke Publik

MEGAPOLITAN 2 jam yang lalu
1042716

Penyeludupan 2300 Pil Ekstasi dari Malaysia Berhasil Digagalkan

NUSANTARA 3 jam yang lalu
1042715

Akhirnya Lampard Raih Kemenangan Pertama di Chelsea

SPORT 3 jam yang lalu
1042712
Loading..
TAG TERPOPULER

ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
B-FILES

Perlu Terobosan Hukum Bongkar Transaksi Rp 189 T di Kemenkeu

Opini Text