Kasus Menghilangnya dr Rica, Mabes Polri Kirim Tim ke Yogya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Menghilangnya dr Rica, Mabes Polri Kirim Tim ke Yogya

Selasa, 12 Januari 2016 | 12:33 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / PCN

Jakarta- Polisi masih kesulitan mengorek keterangan dari dokter Rica Tri Handayani yang sempat menghilang bersama anaknya dan akhirnya ditemukan oleh penyidik Polda DIY di Pangkalan Bun, Kalteng.

"Sekarang dokter Rica sudah di Yogya setelah ditemukan di Pangkalan bun, Kalteng. Sampai saat ini yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan dan masih dibawa suaminya. Nanti kami hadirkan psikolog," kata Kadiv Humas Polri
Irjen Pol Anton Charliyan di Mabes Polri Selasa (12/1).

Sedangkan untuk dua sepupu Rica, yang membawa pergi Rica, menurut Anton, masih diperiksa intensif oleh penyidik Polda DIY. Keterangan mereka masih berubah-ubah sehingga penyidik akan mendatangkan tim dari Mabes Polri.

"Banyak keterangan yang diragukan. Tim Mabes Polri akan diluncurkan, ada kemungkinan menggunakan alat lie detector. Keterangan itu bertolak belakang dengan fakta di lapangan," lanjutnya.

Seperti diberitakan dokter Rica dan anaknya yang berusia enam bulan dinyatakan hilang sejak 30 Desember 2015 lalu di Yogyakarta dan kasusnya dilaporkan di Polda DIY.

Belakangan orang tua dr Rica sengaja datang ke Bareskrim untuk menemui Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim saat itu, Brigjen Pol Carlo Brix Tewu, guna meminta bantuan Bareskrim mencari Rica.

Dokter Rica berada Yogyakarta untuk menemui suaminya, dr Akbar Aditya Wicaksono, yang tengah mengambil spesialis bedah tulang di Universitas Gadjah Mada. Sehari-hari dia tinggal di Lampung.

Rica dan putranya, Zafran Alif Wicaksono, sebelum menghilang menginap di salah satu rumah kakaknya di Maguwohardjo, Sleman, Yogyakarta.

Pada Rabu (30/12) pagi sekitar pukul 10.00 WIB pagi, dia dijemput oleh sepasang suami istri yang masih sepupunya dan hilang hingga kemudian diketemukan di Kalteng itu.

Ternyata dia mengikuti sebuah organisasi terlarang bernama Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang mewajibkan pengikutnya untuk pergi berhijrah.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Paket RUU Pemilu Sudah Masuk Prolegnas 2016

Paket RUU Pemilu sudah dimasukkan dalam Prolegnas 2016.

NASIONAL | 12 Januari 2016

Kementerian PPPA Siap Terbitkan Perppu Kebiri

Pekan depan, Kementerian PPPA akan menggelar pertemuan dengan Menteri Hukum dan HAM, dan Jaksa Agung untuk membicarakan draf finalisasi Perppu Kebiri.

NASIONAL | 12 Januari 2016

Fadli Zon: Fahri Tak Bisa Didesak Mundur

Wakil Ketua DPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah didesak untuk mundur dari jabatannya.

NASIONAL | 12 Januari 2016

KPK Banding Putusan SDA

KPK berencana mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang menjatuhkan vonis 6 tahun penjara terhadap Suryadharma Ali.

NASIONAL | 12 Januari 2016

Rombak Kabinet, Jokowi Tak ‎Bisa Hindari Politik Akomodatif

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menggunakan dua faktor pendekatan strategi dalam dalam melakukan perombakan kabinet jilid II.

NASIONAL | 12 Januari 2016

Demokrat Dukung Regulasi Pemilu 2019 Disiapkan Sejak Dini

Regulasi pelaksanaan Pemilu 2019 harus disiapkan sejak dini. Dengan begitu, kualitas demokrasi Indonesia menjadi semakin matang.

NASIONAL | 12 Januari 2016

LIPI Dorong Desain Pilkada Serentak Nasional dan Daerah

LIPI mendorong desain pilkada serentak yang dipisahkan antara pilkada serentak nasional dan pilkada serentak daerah atau lokal dalam revisi paket UU Pemilu.

NASIONAL | 12 Januari 2016

Jaksa Senior di Kejati NTT Dijemput Paksa

DRL merupakan oknum jaksa pada Kejati NTT, yang menjadi otak dari penjualan aset negara seperti gedung Sagaret

NASIONAL | 12 Januari 2016

Survei: Presiden Joko Widodo‎ Perlu Rombak Kabinet

Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia merilis hasil survei terkait apakah Presiden Joko Widodo perlu merombak kabinet.

NASIONAL | 12 Januari 2016

Sering Dianggap Kementerian Korup, Sudirman Said Ingatkan Jajarannya Jaga Integritas

Sudirman menerangkan kekuasaan yang dimiliki oleh birokrasi hanya efektif dapat dijalankan jika dibangun di atas fondasi integritas dan kompetensi.

NASIONAL | 12 Januari 2016


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS