PDI-P Pilih Penerapan Electoral Threshold dan Sistem Proporsional Tertutup

PDI-P Pilih Penerapan Electoral Threshold dan Sistem Proporsional Tertutup
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto (kanan), dalam diskusi di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, 4 Januari 2016. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Markus Junianto Sihaloho / YUD Selasa, 12 Januari 2016 | 17:45 WIB

Jakarta - Dalam rangka persiapan menghadapi Pemilu 2019, Rakernas I PDI Perjuangan melakukan pembahasan khusus terkait hal itu. Hasilnya adalah satu poin rekomendasi dengan lima butir persoalan yang dijadikan sikap politik partai itu.

Yang pertama, PDIP menilai pemilu 2019 dilaksanakan dalam rangka penguatan sistem presidensial, yang akan lebih efektif melalui konsolidasi parpol yang dilaksanakan dengan penyederhanaan partai politik di DPR RI melalui pemilu demokratis.

"Karena itu, PDI Perjuangan mendukung penerapan electoral threshold secara berjenjang untuk tingkat nasional, tingkat provinsi, dan tingkat kabupaten/kota," kata Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto, saat membacakan rekomendasi rakernas, di Kemayoran, Jakarta, Selasa (12/1).

Kedua, karena peserta pemilu legislatif adalah partai politik, maka sistem pemilu yang diperjuangkan PDI-P adalah sistem proporsional tertutup.

Ketiga, guna memperkuat tanggung jawab partai dalam mempersiapkan caleg, serta untuk membentuk kader yang punya kesadaran ideologi, organisasi, dan di berbagai isu lain, maka seluruh caleg disyaratkan mengikuti pendidikan kader partai.

"Pendidikan kader juga dimasudkan untuk mempersiapkan kader yang berkarakter, memiliki budi pekerti luhur, dan telah menjalankan revolusi mental sehingga mampu bertindak disiplin dan memegang teguh azas, jatidiri, dan watak partai," kata Hasto.

"Selanjutnya, agar memastikan pelaksanaan pilkada serentak 2017, 2018, dan pemilu serentak 2019 berjalan demokratis dan melalui persaingan sehat, PDI-P menekankan bahwa seluruh UU berkaitan pemilu harus sudah diselesaikan sekurang-kurangnya dua tahun sebelum pemilu dilaksanakan.

Sumber: BeritaSatu.com