Akhir Bulan Ini Forum Rektor Gelar Pertemuan Akbar Bahas GBHN
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akhir Bulan Ini Forum Rektor Gelar Pertemuan Akbar Bahas GBHN

Jumat, 11 Maret 2016 | 19:45 WIB
Oleh : Alexander Madji / AMA

Jakarta - Aliansi Kebangsaan bersama Forum Rektor akan menggelar pertemuan akbar di Jakarta akhir bulan ini untuk menyatukan gagasan dari bagai pihak untuk menghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Pertemuan ini akan dihadiri juga oleh tokoh-tokoh partai politik dan pemangku kepentingan lainnya, termasuk para sultan dari berbagai daerah guna menyamakan dan menyatukan pandangan tentang pentingnya dihidupkan kembali GBHN.

Demikian diungkapkan Ketua Alainsi Kebangsaan Pontjo Sutowo dan Ketua Forum Rektor Rochmat Wahab di Jakarta, Jumat (11/3). Hadir pula pada kesempatan itu Ketua Forum Rektor Indonesia 2013, La Ode M Kamaluddin, serta cendikiawan Yudi Latif.

Pontjo Sutowo menegaskan, pertemuan itu bertujuan untuk menyatukan padangan dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk tokoh-tokoh partai politik untuk menghidupkan lagi GBHN. Haluan negara, kata dia sangat penting selain menjadi arah dan pedomaan pembangunan bangsa untuk jangka panjang juga menyatukan Indonesia yang majemuk.

Pontjo berharap, bila seluruh masyarakat sepakat perlu dihidupkannya lagi GBHN maka pekerjaan berikutnya adalah mengembalikannya ke Undang-Undang Dasar. Caranya adalah dengan melakukan amandemen terbatas terhadap UUD 1945. "Tapi jangan dulu berpikir sejauh itu, yang terpenting saat ini adalah ada kesadaran bersama tentang pentingnya GBHN ini," ucapnya.

Sementara Yudi Latif menilai, GBHN ini sangat penting agar program pembangunan di republik ini tidak amburadul dan tumpang tindih. "Bagaimana mungkin, waktu kampanye dicanangkan tol laut, tapi yang muncul kemudian kereta cepat Jakarta Bandung. Ini terjadi karena tidak ada perencanaan," kata Yudi Latif.

Sementara Rochmat Wahab menilai, perlu "rebranding" terhadap GBHN ini, termasuk mengubah nama. Hanya saja, mereka belum memikirkan tentang nama yang pas pengganti GBHN. Mereka akan menampung nama yang tepat pada pertemuan akbar nanti. Namun baik Aliansi Kebangsaan maupun Forum Rektor sama-sama menyadari bahwa tetap menggunakan GBHN akan melahirkan resistensi dari kelompok anti Orde Baru. Tapi sejumlah nama sudah disiapkan seperti Kebijakan Komprehensif, Visi Indonesia, dan Haluan Negara.

Lebih lanjut Wahab menjelaskan, sejak reformasi program pembangunan Indonesia tidak dilakukan untuk jangka panjang. "Bappenas tidak bisa melakukan perencanaan untuk jangka panjang. Mereka hanya bisa melakukan perencanaan untuk satu tahun," ujarnya.

Akibatnya, selama hampir 18 tahun pascareformasi, rakyat Indonesia belum merasakan dampak pembangunan yang luar biasa. Ini terjadi karena pemerintah tidak punya arah. Misi dan visi presiden tidak bisa dijadikan pedomaan atau haluan negara jangka panjang karena hanya berlaku selama mereka berkuasa. "Begitu presiden baru terpilih maka pedomaan itu diganti oleh visi dan misi presiden terpilih," imbuhnya. [A-21]

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Polisi Periksa 18 Saksi Terkait Kasus Napoleon Aniaya Muhammad Kace

Penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti untuk membuat terang kasus penganiayaan itu.

NASIONAL | 23 September 2021

Effendi Simbolon Nilai Labelisasi Teroris yang Dilakukan Mahfud MD Keliru

Anggota Komisi I DPR dari PDIP, Effendi Simbolon menilai labelisasi teroris gerakan referendum Papua yang dilakukan Menko Polhukam Mahfud MD hal yang keliru.

NASIONAL | 23 September 2021

Kemendikbudristek-DPR Bersepakat Tunda Pengumuman Hasil Seleksi P3K Guru

Kemendikbudristek dan Komisi X bersepakat menunda pengumuman hasil seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) Guru tahap I

NASIONAL | 23 September 2021

Gubernur Kaltim Sambut Baik Pembangunan Tangki Timbun dan Terminal BBM

Pembangunan tangki timbun dan terminal BBM di wilayah Tanjung Sembilang dalam memperkuat ketahanan energi nasional di Kaltim.

NASIONAL | 23 September 2021

Kepada Jokowi, Pelajar di Cilacap Minta Keluarganya Juga Divaksin

Selain meninjau, Presiden Jokowi turut menyapa para peserta vaksinasi di sejumlah lokasi di seluruh Indonesia melalui konferensi video.

NASIONAL | 23 September 2021

Napoleon Aniaya Muhammad Kace, Propam Telusuri Dugaan Kelalaian Penjaga Tahanan

Propam Polri sedang menelusuri dugaan kelalaian petugas penjaga tahanan terkait kasus dugaan penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kace.

NASIONAL | 23 September 2021

Pemerintah Siapkan Peta Jalan Jadi Pusat Peradaban Maritim Dunia

Pada 2025, periode rencana jangka panjang pembangunan nasional yang pertama akan berakhir.

NASIONAL | 23 September 2021

Guru Honorer Minta Afirmasi Tambahan untuk Seleksi P3K, Begini Respons Nadiem

Nadiem mengatakan, sejak formasi PK3 Guru dibuka, pihaknya telah memberikan afirmasi untuk semua kategori berupa tambahan nilai.

NASIONAL | 23 September 2021

Nadiem Sebut 36 Pemda Tak Ajukan Formasi Guru P3K

Setelah formasi dibuka ada 36 pemerintah daerah (pemda) tingkat kabupaten/kota masih belum mengajukan formasi guru P3K tahun ini.

NASIONAL | 23 September 2021

Dukung Penambahan Hutan Mangrove, Kehati dan Asahimas Jalin Kolaborasi 5 Tahun

Yayasan Kehati bersama PT Asahimas Chemical (ASC) menjalin kolaborasi selama lima tahun untuk penambahan hutan mangrove di Provinsi Banten.

NASIONAL | 23 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Tukul Arwana


# Hari Libur Nasional 2022


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman



TERKINI
Effendi Simbolon Nilai Labelisasi Teroris yang Dilakukan Mahfud MD Keliru

Effendi Simbolon Nilai Labelisasi Teroris yang Dilakukan Mahfud MD Keliru

NASIONAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings