Menteri Desa: Masalah Kemiskinan, Tantangan Terbesar di Asia Pasifik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menteri Desa: Masalah Kemiskinan, Tantangan Terbesar di Asia Pasifik

Jumat, 11 Maret 2016 | 21:19 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta - Lebih dari setengah penduduk miskin dunia berada di wilayah Asia dan Pasifik. Ini menjadi tantangan terbesar, karena berakibat pada kerawanan pangan dan gizi, terutama pada masa perubahan iklim.

Menteri Desa, Marwan Jafar, mengatakan, ketahanan pangan dan gizi di Asia dan Pasifik harus menjadi prioritas utama dalam rencana kerja regional. Hal tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 1 dan 2, yakni mengurangi kemiskinan dan mengentaskan kelaparan.

"Mengacu kepada prioritas SDGs, saya juga ingin menekankan bahwa daerah pedesaan harus menjadi sasaran utama, dengan cara membina ekonomi lokal, kapabilitas masyarakat pedesaan, dan membangun klaster ekonomi saling terkait antar desa-kota,” ujar Menteri Marwan, Jumat (10/3).

Dalam sambutannya pada Konferensi FAO (Food and Agriculture Organization) regional Asia dan Pasifik ke 33 di Malaysia, Menteri Marwan memaparkan, Indonesia sebagai Negara ke 4 dengan penduduk terbesar ke empat di dunia, juga menempatkan ketahanan pangan dan gizi sebagai isu prioritas. Sebab, isu tersebut memiliki keterkaitan yang kuat dengan pengembangan kualitas sumber daya manusia, yang sangat krusial bagi pembangunan nasional.

"Semua didasarkan pada landasan hukum, dan dinyatakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional,” ujarnya.

Menurutnya, untuk dapat memenuhi kebutuhan pangan tersebut, diperlukan adannya upaya peningkatan produksi petani. Selain itu, juga perlu adanya alternative kebijakan yang terintegrasi dengan strategi pembangunan pedesaan.

"Ada lima urutan pembangunan pedesaan, antara lain; diversifikasi dari pelayanan yang baik; menciptakan dan memperkuat pasar; inisiasi industri olahan; penguatan peran organisasi desa dan membangun infrastruktur,” paparnya.

Terkait hal tersebut, Menteri Marwan juga menyoroti pentingnya membangun kerjasama global dalam bidang penelitian dan pengembangan produktifitas pertanian, mengurangi kerugian pascapanen, dan merumuskan pilihan kebijakan yang tepat untuk mengatasi ketahanan pangan dan gizi yang berkelanjutan.

"Indonesia mengusulkan keterlibatan dan pemberdayaan para petani kelas menengah ke bawah, petani wanita dan petani muda, dalam produksi pertanian berkelanjutan. Hal tersebut dilakukan, dengan jalan memperkuat kapasitas mereka untuk mengambil peran penting dalam rantai distribusi kebutuhan pangan,” ujarnya.

Menteri Marwan juga mengatakan, Kemitraan global tersebut harus solid, dengan didasarkan pada prinsip-prinsip transparansi, inklusifitas dan ekuitas.

"Indonesia meyakini bahwa penerapan agenda untuk mengentaskan kelaparan serta mencapai ketahanan pangan dan gizi membutuhkan komitmen serta kemitraan global,” ujarnya.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Misbakhun: Sri Sultan Izinkan Akom Gelar Ikrar

Sri Sultan bahkan memberi banyak nasihat kepada Akom dan Timnya soal bagaimana membangun bangsa dan Golkar ke depan.

NASIONAL | 11 Maret 2016

Tantowi Yahya Sebut Ikrar Akom Merupakan Tekad Kader Golkar

Pesan yang mau disampaikan Ade Komaruddin adalah tekad kader Golkar.

NASIONAL | 11 Maret 2016

Perusahaan Penerbangan SAS Layani Pedalaman Papua

Bandara Frans Kaisiepo Biak akan hidup kembali.

NASIONAL | 11 Maret 2016

Akhir Bulan Ini Forum Rektor Gelar Pertemuan Akbar Bahas GBHN

Aliansi Kebangsaan gelar pertemuan akbar akhir bulan ini bahas pentingnya GBHN

NASIONAL | 11 Maret 2016

Gubernur Jabar Sepakat Pengurangan PNS secara Proporsional

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah pegawai negeri sipil di seluruh wilayah Jawa Barat mencapai 445.489 orang

NASIONAL | 11 Maret 2016

69 Anggota DPR Tak Pernah Lapor LHKPN

Meski tidak ada sanksi, LHKPN merupakan bentuk transparansi para penyelenggara negara yang dapat dipantau oleh publik.

NASIONAL | 11 Maret 2016

Akom Tidak Jadi Deklarasi Caketum Golkar

Awalnya Akom akan melakukan deklarasi caketum Golkar, namun karena Munas belum diputuskan, maka pihak Akom merasa tak cocok jika deklarasi dilaksanakan

NASIONAL | 11 Maret 2016

JK Setuju BNN Dijadikan Setingkat Kementerian

Menurut JK, peningkatan perlu karena narkotika sudah sangat merambat belakangan ini, sehingga membahayakan di semua level umur ataupun gender.

NASIONAL | 11 Maret 2016

Akom Dijadwalkan Deklarasi Caketum Golkar di Yogyakarta Malam Ini

Akom akan ikut bertarung memperebutkan kursi Golkar 1 dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar.

NASIONAL | 11 Maret 2016

Jadi Setingkat Menteri, Buwas: Jangan Dikaitkan Kepangkatan

"Bagi saya, apapun bentuknya, BNN intinya kita masih tetap bekerja dengan baik," kata Buwas

NASIONAL | 11 Maret 2016


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS