Sindikat Peredaran Narkoba Internasional di Medan Dijerat Hukuman Mati
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Sindikat Peredaran Narkoba Internasional di Medan Dijerat Hukuman Mati

Senin, 21 Maret 2016 | 19:14 WIB
Oleh : Henry Sitinjak / CAH

Medan - Badan Narkotika Nasional (BNN) menjerat enam sindikat peredaran narkoba Internasional di Medan dengan hukuman berlapis terkait peredaran narkoba. Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Republik Indonesia Brigjend Arman Depari mengatakan, ancaman yang akan dikenakan kepada keenam tersangka tersebut mulai dari lima tahun penjara, seumur hidup hingga hukuman mati.

BNN sebelumnya kembali menangkap enam tersangka yang diduga terlibat dalam sindikat peredaran narkoba Internasional di Medan. Para tersangka ditangkap bersama barang bukti sebanyak 11 kilogram sabu-sabu dan 4 ribu pil ekstasi, di Indo Grosir, Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas, kota Medan, ibukota provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (21/3).

Keenamnya yakni berinisial AG, AD, DI, AM, RA dan AB.

Keenam tersangka ini akan dijerat dengan pasal berlapis yakni 112 junto 113 junto 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling sedikit lima tahun, seumur hidup dan hukuman mati.

"Nanti akan diklasifikasi berdasarkan peran masing-masing,” kata Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Republik Indonesia Brigjend Arman Depari kepada wartawan di Kantor BNNP Sumut, Jalan Medan Estate, Pancing, Medan, Senin (21/3) sore.

Menurut Arman, kegiatan para sindikat ini sudah berlangsung sejak tahun 2012 lalu, namun baru belakangan ini terdeteksi oleh petugas. Sedangkan dari hasil pemeriksaan sementara, ke 11 kg sabu dan 4 ribu pil ekstasi, berasal dari Malaysia yang dipasok masuk ke Indonesia.

"Dalam sebulan mereka bisa menyeludupkan 15 sampai 20 kg sabu," ujarnya.

Selain barang bukti, polisi juga menyita 6 mobil mewah, 3 sertifikan rumah mewah dan 1 kilang padi serta 1 tempat peternakan di Aceh yang diduga menjadi modus pencucian uang hasil penjualan narkoba para tersangka.

Sebulan sebelumnya, tepatnya pada Senin (22/2) lalu, BNN juga menangkap empat anggota sindikat narkoba internasional di pool bus makmur Jalan SM Raja Medan. Dalam penangkapan tersebut, BNN menyita barang bukti sebanyak 25 kilogram sabu-sabu.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

SBY ke Jokowi: Jangan Mau Kita Berdua Diadu Domba

"Sejumlah pihak tak senang dengan "SBY Tour de Java", bahkan katanya safari itu dihancurkan Presiden."

NASIONAL | 21 Maret 2016

BNN Dorong Tes Rambut untuk Semua Calon Kepala Daerah

BNN menilai tes rambut efektif untuk mengungkapkan jejak penggunaan narkoba oleh pelaku.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Jokowi Kembali Ingatkan K/L Tidak Lagi Kedepankan Egosektoral

“Semua harus betul-betul bekerja secara sinergis di lapangan, jangan sampai ada lagi egosektoral sehingga terjadi gesekan dan benturan".

NASIONAL | 21 Maret 2016

Bangun Infrastruktur, Kempupera Gandeng 15 Perguruan Tinggi

“Kerja sama yang telah dilakukan dengan perguruan tinggi mitra meliputi penyelenggaraan pendidikan kedinasan, bidang penelitian dan pengabdian masyarakat."

NASIONAL | 21 Maret 2016

Etnis Uighur Manfaatkan Jaringan Teroris Indonesia untuk Berlatih Militer

Kelompok Uighur sebetulnya adalah kelompok separatis yang ingin merdeka di Tiongkok

NASIONAL | 21 Maret 2016

Wapres Serahkan Kasus Pencurian Ikan ke Menteri Kelautan dan Perikanan

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menyerahkan sepenuhnya perihal kasus pencurian ikan oleh kapal penangkap ikan Tiongkok kepada Menteri Susi

NASIONAL | 21 Maret 2016

Disebut Bakal Direkrut Gerindra di Pilkada DKI 2017, Buwas: Saya Bekerja di BNN

Buwas mengatakan, tetap berkonsentrasi penuh menjalankan tugasnya di BNN.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Temui Wapres, Bishop Lapor Pembentukan Konjen di Makassar

Bishop ke Indonesia bukan hanya ke Jakarta tetapi juga untuk meresmikan kantor Konjen Australia di Makassar, Selasa (22/3) besok.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Jokowi Doakan Arwah Para Korban Kecelakaan Heli di Poso

Saat kejadian, heli sedang melakukan operasi pengejaran kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso alias Abu Wardah.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Agar Tak Bermasalah Lagi, KPK Kaji Kelanjutan Proyek Hambalang

"KPK hari ini akan membahas soal pemanfaatan aset negara tersebut agar tidak terjadi kerugian dua kali," Komisioner KPK, Laode M Syarif.

NASIONAL | 21 Maret 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS