Mulyadi Jayabaya Siap Tinggalkan PDIP
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mulyadi Jayabaya Siap Tinggalkan PDIP

Jumat, 25 Maret 2016 | 04:29 WIB
Oleh : Laurens Dami / HA

Lebak - Mantan Bupati Lebak dua periode H Mulyadi Jayabaya, menegaskan, dirinya siap hengkang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) jika tidak direkomendasikan menjadi bakal calon gubernur (Cagub) untuk maju pada pemilihan gubernur (Pilgub) Banten 2017 mendatang.

Pernyataan ini disampaikan Jayabaya menyusul adanya ancaman bagi kader PDIP jika mendaftar melalui partai lain akan diberi sanksi pemecatan. Kendati telah mendapat ancaman akan mendapat sanksi jika mendaftarkan diri ke partai lain, Mulyadi Jayabaya tetap mandaftarkan diri untuk ikut penjaringan di partai lain, salah satunya adalah Partai Nasdem.

Bagi Jayabaya, tidak realistis kalau ingin maju sebagai Cagub pada Pilgub 2017 hanya mengandalkan PDIP semata karena jumlah kursi PDIP di DPRD Banten hanya 15 kursi, sementara persyaratan untuk maju sebagai Cagub harus diusung oleh parpol atau gabungan parpol dengan jumlah minimal 17 kursi.

“Saya telah menunjukkan itikad baik dan menjaga etika dengan mendaftar terlebih dahulu ke PDIP. Namun, kalau DPP PDIP tidak merekomendasikan untuk menjadi Cagub, maka saya siap dipecat dari PDIP. Saya pasti merapat ke partai lain untuk maju sebagai Cagub. Tidak ada pilihan lain selain saya akan memilih untuk bergabung dengan partai yang mengusung saya,” tegas Jayabaya, Kamis (24/3).

Hal tersebut dia sampaikan ketika menerima pengurus DPW Partai Nasdem Banten dalam rangka menjemput formulir pendaftaran dirinya untuk mengikuti penjaringan Cagub melalui Partai Nasdem, di kediamannya, Warunggunung, Rangkasbitung, Lebak.

Jayabaya berpendapat, parpol seharusnya menjadi pelopor dan teladan dalam memberikan pendidikan demokrasi yang baik. Menurutnya, parpol yang mengancam memecat kadernya karena mendaftarkan diri untuk maju sebagai Cagub di partai lain, bukanlah partai yang demokratis.

“Ini bukan zaman Orde Baru. Ini sudah zaman reformasi. Saya salut dengan cara Partai Nasdem dalam melayani peserta yang mau mandaftarkan diri untuk menjadi bakal Cagub. Mungkin ini pertama kali dalam sejarah demokrasi di Indonesia. Pengurus Partai Nasdem yang menjemput sendiri formulir pendaftaran ke bakal calon bukan bakal calon yang datang ke kantor Partai Nasdem untuk menyerahkan formulir,” ujar Jayabaya.

Menurut Jayabaya yang sering disapa JB, apa yang dilakukan Partai Nasdem sejalan dengan semboyan atau mottonya sebagai partai yang mengusung restorasi perubahan, restorasi nasional.

“Tadinya saya berpikir bahwa, saya sendiri bersama tim akan datang ke Kantor DPW Partai Nasdem Banten di Serang guna menyerahkan formulir pendaftaran untuk mengikuti penjaringan Cagub. Namun, pengurus DPW Nasdem Banten mengatakan, mereka sendiri yang akan datang ke kediaman saya untuk mengambil formulir. Bagi saya ini luar biasa. Mungkin ini pertama kali dalam sejarah di Indonesia,” ujar Jayabaya.

Tanggapan Nasdem
Sementara itu, Ketua DPW Partai Nasdem Banten, Wawan Iriawan mengatakan, apa yang dilakukan Partai Nasdem mungkin tidak lazim. Menurutnya, tidak ada ketentuan baku yang mengatur bahwa seorang bakal calon harus datang ke kantor parpol untuk mendaftarkan diri. Itu hanya kebiasaan saja, ujar dia.

“Apa yang kami lakukan ini dengan cara menjemput formulir ke rumah H Mulyadi Jayabaya, menunjukkan bahwa Partai Nasdem ingin melayani dengan baik bukan dilayani. Kami juga ingin sampaikan bahwa Partai Nasdem tidak mengenal mahar. Bahkan meterai pun Partai Nasdem akan siapkan bagi para peserta yang ingin ikut penjaringan di Partai Nasdem,” ujar Wawan.

Menurut Wawan, sosok H Mulyadi Jayabaya merupakan figur yang bisa diandalkan untuk membawa perubahan dan kemajuan Banten ke depan. Karena itu, Partai Nasdem menyambut baik ketika Pak Mulyadi Jayabaya mendaftarkan diri di Partai Nasdem.

“Mekanisme di Partai Nasdem tentu akan berjalan sebagaimana mestinya. Pada tingkat DPW Partai Nasdem Banten nantinya akan dilakukan rapat pleno. Hasil rapat pleno tersebut nanti akan mengusulkan nama-nama bakal calon ke DPP Partai Nasdem. Jadi yang menentukan siapa yang akan diusung, ada di DPP Partai Nasdem. Kami di tingkat DPW hanya melakukan penjaringan saja. Salah satu poin yang menjadi pertimbangan adalah hasil survei,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wawan Iriawan didampingi Wakil Sekjen DPP Partai Nasdem Dedi Ramanta, sejumlah pengurus DPW Partai Nasdem Banten dan pengurus Partai Nasdem Lebak.

Untuk diketahui, sejumlah bakal cagub dan cawagub yang telah mendaftar di PDIP yakni Gubernur Banten Rano Karno, mantan Bupati Lebak selaku Ketua Kadin Banten H Mulyadi Jayabaya, mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman, putra Ratu Atut Chosiyah yakni Andika Hazrumy, adik tiri Atut selaku Wali Kota Serang, Haerul Jaman, mantan Kapolda Banten M Zulkarnaen dan mantan Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Maluku Utara Eden Gunawan.

Hanya ada dua kader internal PDIP yang ikut mendaftar yakni Rano Karno dan Mulyadi Jayabaya. Kedua bakal cagub ini akan merebut rekomendasi dari DPP PDIP untuk maju pada Pilgub Banten 2017 mendatang.

Sementara yang telah mendaftarkan ke Partai Nasdem yakni putra Atut, Andika Hazrumy; kader Partai Demokrat yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI, Wahidin Halim; Jayaba; dan mantan Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Maluku Utara Eden Gunawan.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

NasDem Apresiasi Kehadiran Anies Penuhi Panggilan KPK

KPK diyakini akan transparan, dan profesional dalam menangani setiap kasus, termasuk kasus pengadaan lahan di Munjul, Jakarta Timur.

NASIONAL | 21 September 2021

Satgas Akan Tagih Utang BLBI Secara Bertahap hingga 2023

Satgas BLBI akan terus melakukan penagihan utang baik dalam bentuk tanah, uang, maupun pengakuan secara bertahap hingga tahun 2023.

NASIONAL | 21 September 2021


Mahfud MD: Satgas BLBI Telah Identifikasi Aset Tanah 15,2 Juta Ha

Satgas BLBI sudah mengidentifikasi tanah 15,2 juta ha, di antaranya 5,2 juta hektare di lima kota sudah berhasil dikuasai.

NASIONAL | 21 September 2021

Pakar Hukum JE Sahetapy Meninggal

Pakar hukum pidana Prof JE Sahetapy, Selasa (21/9/2021), meninggal dunia di Surabaya.

NASIONAL | 21 September 2021

Menag: Santri Aset Luar Biasa yang Dimiliki Indonesia

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, santri adalah aset luar biasa yang dimiliki Indonesia.

NASIONAL | 21 September 2021

Anggota DPRD Surabaya Sambut Positif Kebijakan PPKM Izinkan Anak Masuk Mal

Anak di bawah 12 tahun boleh masuk mal sebagaimana aturan PPKM level 2-4 dari 21 September hingga 4 Oktober 2021.

NASIONAL | 21 September 2021

IPW: Surat Terbuka Junior Tumilaar di Luar Pakem TNI

Tindakan Brigjen Junior Tumilaar yang membuat surat terbuka adalah suatu tindakan yang sangat di luar pakem TNI.

NASIONAL | 21 September 2021

Prof JE Sahetapy Berpulang, Dunia Hukum Indonesia Kehilangan Sosok Hebat

Almarhum merupakan salah satu pakar hukum yang sangat konsisten terkait ancaman hukuman mati terhadap pembunuhan berencana.

NASIONAL | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Rolling Hills Karawang Mulai Serah Terima Unit Rumah Perdana

Rolling Hills Karawang Mulai Serah Terima Unit Rumah Perdana

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings