3,5 Tahun Putusan Reklamasi Teluk Benoa Terkatung-katung
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

3,5 Tahun Putusan Reklamasi Teluk Benoa Terkatung-katung

Jumat, 25 Maret 2016 | 09:36 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta- Persoalan reklamasi Teluk Benoa Bali harus diputuskan segera setelah 3,5 tahun nasibnya terkatung-katung. Pemerintah perlu membuka komunikasi bagi kelompok yang mendukung (pro) dan menentang (kontra).

"Sudah 3,5 tahun belum diputuskan, padahal sudah dilakukan dua kali studi Amdal (Analisa dampak lingkungan), perlu segera diputuskan pemerintah," kata Antropolog Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, dalam diskusi 'Menyikapi Kontroversi Reklamasi: Antara Opini Publik dan Kemajuan Bangsa' di Jakarta, Kamis (24/3).

Kartini yang juga tim Amdal Teluk Benoa mengatakan, studi Amdal reklamasi Teluk Benoa sudah lengkap karena mencerminkan tiga pilar masyarakat Bali, yakni hubungan manusia dengan Tuhan, manusia-manusia serta manusia-lingkungan. "Teluk Benoa tidak hanya menjaga mangrove, tapi masyarakat sekitar diberdayakan," kata wanita yang pernah menjadi dubes Argentina ini.

Kartini mengatakan, persoalan pro dan kontra reklamasi Teluk Benoa karena kurangnya sosialisasi. Dia menduga pemerintah Kabupaten Badung tidak memanfaatkan social skills. "Harusnya kan bisa diajak kumpul, dialog. Dalam dialog akan ada penyempurnaan-penyempurnaan, dapat masukan," kata Kartini.

Dia mengatakan, pemerintah harus menjelaskan ke masyarakat soal dampak positif dan negatif reklamasi Teluk Benoa. Jika disetujui, harus ada pengawasan dalam pembangunannya. "Pihak yang kontra harus diajak dialog," kata dia.

Ekonom Indef Enny Sri Hartati mengatakan, pemerintah harus mengkaji kembali proyek reklamasi Teluk Benoa. Tidak hanya aspek lingkungan, namun juga ekonomi, sejarah dan budaya. "Jangan sampai ada resistensi dengan masyarakat," kata dia.

Kalau ada resistensi, masyarakat harus diedukasi dan disosialisasi. Pemerintah harus memiliki dokumen yang benar benar dan ayak soal konsep reklamasi sehingga tidak menimbulkan salah intepretasi. "Bagaimana caranya fungsi utama Teluk Benoa menjadi optimal," kata dia.

Reklamasi berbasis revitaliasi Teluk Benoa, Bali ini diketahui ada yang pro dan kontra. Kelompok yang kontra meminta supaya Presiden Jokowi membatalkan Perpes yang sempat dikeluarkan mantan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. KLHK semestinya memahami wilayah Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi. KLHK seharusnya menghentikan Amdal. Sementara kubu yang pro mengklaim reklamasi akan menciptakan lapangan kerja dan menambah destinas baru di Pulau Dewata.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anggota Komisi III Dorong Kejaksaan Agung Tuntaskan Kasus Mobile 8

Sebelumnya, Panja Komisi III DPR untuk kasus Mobile8 memutuskan bahwa kasus Mobile8‎ bukan kasus pidana, namun kasus administrasi perpajakan

NASIONAL | 25 Maret 2016

Mantan Bupati Lebak Kritik Rano Karno sebagai Gubernur Minim Konsep

Indikatornya yakni sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBD yang begitu besar dan predikat disclaimer dari BPK

NASIONAL | 25 Maret 2016

Golkar NTB Inginkan Ketua Umum yang Bersih

Ketum terpilih yang punya masalah hukum dinilai akan memperburuk kondisi Golkar yang saat ini sudah jatuh.

NASIONAL | 25 Maret 2016

Penyelidikan Dugaan Korupsi Petral Jalan Terus

Pertamina berjanji akan mendukung KPK dalam menyelidiki dugaan korupsi di tubuh Petral.

NASIONAL | 25 Maret 2016

Sembunyikan Dana Sitaan, Bupati Seruyan Jadi Tersangka‎

Terkait kasus perdata PT Swa Karya dalam pembangunan Pelabuhan Laut Teluk Sigintung, Seruyan.

NASIONAL | 25 Maret 2016

Mulyadi Jayabaya Siap Tinggalkan PDIP

PDIP hanya punya 15 kursi di DPRD Banten, sementara syarat mengajukan calon minimal 17 kursi.

NASIONAL | 25 Maret 2016

Aturan Baru Purwakarta, Kurang 17 Tahun Dilarang Menginap di Hotel

Surat edaran bupati didasarkan pada SMS seorang warga.

NASIONAL | 25 Maret 2016

Bupati Markus Kunjungi Korban Gempa

Bupati Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu bersama Ibu Ratu Wulla dan Putri NTT Gloria Angelica Radja Gah mengunjungi keluarga korban gempa.

NASIONAL | 25 Maret 2016

Gubernur Maluku Dukung Penuh Keputusan Presiden Terkait Blok Masela

Pemprov Maluku siap membantu Kementerian ESDM, SKK Migas dan pihak lainnya yang menjadi pelaksana proyek tersebut.

NASIONAL | 24 Maret 2016

Dituding Politisasi, Kemdes Sebut Pendamping Desa Miliki Kode Etik

Kemdes menantang pihak bersangkutan, untuk menyerahkan nama-nama yang terlibat beserta buktinya.

NASIONAL | 24 Maret 2016


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS