3 Orang Jadi Tersangka, OTT KPK Terkait Aspidsus dan Kajati DKI
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

3 Orang Jadi Tersangka, OTT KPK Terkait Aspidsus dan Kajati DKI

Jumat, 1 April 2016 | 11:26 WIB
Oleh : Fana Suparman / PCN

Jakarta- Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (31/3) pagi. Tiga orang tersebut, yakni, Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Sudi Wantoko, Senior Manager PT Brantas Abipraya, Dandung Pamularno dan seorang lainnya, bernama Marudut ditangkap usai bertransaksi suap di toilet pria di sebuah hotel di kawasan Cawang, Jakarta Timur.

Selain menangkap ketiga orang tersebut, Tim Satgas KPK juga menyita uang sebesar US$ 148.835. Uang tersebut diduga diberikan kedua petinggi PT Brantas Abipraya kepada Marudut untuk diserahkan kepada oknum di Kejati DKI. Uang tersebut dimaksudkan mengamankan perkara PT Brantas Abipraya yang ditangani Kejati DKI.

"Pemberian tersebut diduga untuk menghentikan penyelidikan atau penyidikan tindak pidana korupsi pada PT BA (Brantas Abipraya) di Kejati DKI Jakarta," kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4).

Setelah diperiksa intensif selama 1X24 jam, KPK menetapkan Sudi, Dandung, dan Marudut sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara yang ditangani Kejaksaan Tinggi DKI.

Atas tindak pidana yang dilakukannya, ketiga tersangka dijerat KPK dengan Pasal 5 Ayat (1) huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

"Setelah pemeriksaan 1x24 jam, dan melakukan gelar pekara, KPK meningkatkan status ke penyidikan. Surat penyidikan sudah kami tandatangani," ungkapnya.

Tim penyidik KPK langsung bergerak cepat mengusut kasus ini. Usai memeriksa para tersangka, tim penyidik memeriksa Kepala Kejati DKI, Sudung Situmorang dan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI, Tomo Sitepu. Pemeriksaan kedua orang ini berdasar informasi yang diperoleh penyidik dari pemeriksaan terhadap ketiga tersangka. "Ya itu dua orang (Sudung dan Tomo) itu yang kita periksa memang ada kaitannya," katanya.

Meski demikian, Agus enggan mengungkap lebih jauh kaitan Sudung dan Tomo dalam kasus ini. Termasuk mengenai dugaan Sudung dan Tomo merupakan pihak Kejati DKI yang hendak menerima uang suap itu. "Kan ada data awal. Itu strategi pemeriksaaan. Jangan dibuka semua," katanya.

Tak hanya memeriksa Sudung dan Tomo, dalam mengusut kasus ini, tim penyidik KPK langsung menggeledah sejumlah lokasi. Pada Jumat (1/4) pagi ini, KPK menggeledah Kajati DKI dan Kantor PT Brantas Abipraya.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Masih Periksa Para Pihak yang Terjaring Hasil 2 OTT

KPK masih memeriksa secara intensif para pihak yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis (31/3).

NASIONAL | 1 April 2016

Terkait OTT, Kapuspenkum Kejagung Sambangi KPK

Kapuspenkum Kejagung Amir Yanto mendatangi Gedung KPK, Jakarta, terkait OTT Tim Satgas KPK.

NASIONAL | 1 April 2016

Jika Benar Tertangkap Tangan KPK, M Sanusi Terancam Dipecat Gerindra

Jika benar M. Sanusi yang tertangkap OTT, DPP Gerindra akan sesegera mungkin mengambil tindakan tegas.

NASIONAL | 1 April 2016

Longsor, Ruas Jalan Air Kopras-Tambang Sawah Terganggu

Akibat longsor itu, arus lalu lintas kendaraan di daerah ini mengalami kemacetan karena badan jalan tertimbunan tanah sepanjang 10 meter setinggi satu meter.

NASIONAL | 1 April 2016

Bulog Bengkulu Diminta Tidak Datangkan Beras dari Luar

Bulog diminta tidak lagi mendatangkan beras dari luar untuk keperluan penyaluran raskin dan masyarakat, tapi cukup membeli hasil panen petani setempat.

NASIONAL | 1 April 2016

Tersangka Kasus Pembakaran Rutan Malabero Bertambah 10 Orang

Tersangka kasus pembakaran Rutan Malabero, Bengkulu bertambah sebanyak 10 orang, sehingga jumlah tersangka dalam kasus ini mencapai 27 orang.

NASIONAL | 1 April 2016

ICW: Biaya Politik Tinggi karena Mahar

Biaya politik tinggi terjadi karena besarnya mahar politik dalam proses kandidasi kepala daerah.

NASIONAL | 1 April 2016

OTT Kedua, Anggota DPRD DKI Ditangkap KPK

Tim Satgas KPK dikabarkan mengamankan seorang anggota DPRD DKI Jakarta dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (31/3) malam.

NASIONAL | 1 April 2016

Tunggakan Raskin di Lebak Mencapai Rp 2,6 Miliar

Kabupaten Lebak memang selalu menunggak raskin hingga Rp 1 miliar namun selalu lunas pada akhir tahun.

NASIONAL | 1 April 2016

Pemkot Semarang Gelar Paskah Ekumenis 8 April

Pemkot Semarang untuk kali ketiga menggelar Perayaan Paskah secara Ekumenis, yakni perayaan Paskah yang diikuti umat Kristen Katolik maupun Kristen Protestan.

NASIONAL | 1 April 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS