Uang Suap Petinggi PT Brantas Abipraya Ditujukan kepada Kajati DKI
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Uang Suap Petinggi PT Brantas Abipraya Ditujukan kepada Kajati DKI

Jumat, 1 April 2016 | 14:10 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tiga orang yang ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya, Sudi Wantoko; Senior Manajer PT Brantas Abipraya Dandung Pamularno; dan seorang bernama Marudut sebagai tersangka.

Ketiganya disangka sebagai pihak pemberi suap kepada seseorang untuk mengamankan perkara terkait PT Brantas Abipraya yang sedang ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Dari tangan para tersangka, tim Satgas KPK menyita uang sebesar USD 148.835 yang diduga uang suap.

Diduga uang ini ditujukan untuk Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI, Sudung Situmorang dan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Tomo Sitepu. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Komisioner KPK, Laode M Syarif tak membantah adanya indikasi aliran uang suap mengarah pada Sudung dan Tomo. Dikatakan, pihaknya sedang mendalami dugaan tersebut.

"Itu salah satu yang diteliti tapi mengarah ke sana," kata Syarif di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4).

Indikasi keterlibatan Tomo dan Sudung dalam kasus ini menguat lantaran keduanya langsung diperiksa penyidik setelah OTT. Syarif menyatakan, keduanya diperiksa karena dinilai penyidik mengetahui peristiwa tindak penyuapan dua petinggi PT Abipraya tersebut.

"Iya (diperiksa) karena mereka memang tahu," ungkapnya.

Hal senada dikatakan Ketua KPK Agus Rahardjo yang tak membantah pemeriksaan terhadap Sudung dan Tomo dilakukan karena keduanya memiliki kaitan dengan kasus tersebut. Pemeriksaan terhadap dua pejabat Kejati DKI ini pun dilakukan penyidik berdasar hasil pemeriksaan terhadap ketiga tersangka.

"Dua orang diperiksa itu memang ada kaitannya," katanya.

Meski demikian, Agus enggan mengungkap lebih jauh kaitan Sudung dan Tomo dalam kasus ini. Termasuk mengenai dugaan Sudung dan Tomo merupakan pihak Kejati DKI yang hendak menerima uang suap itu.

"Kan ada data awal. Itu strategi pemeriksaaan. Jangan dibuka semua," katanya.

Tak hanya memeriksa Sudung dan Tomo, untuk mengusut kasus ini, tim penyidik KPK langsung menggeledah sejumlah lokasi. Pada Jumat (1/4) pagi ini, KPK menggeledah Kajati DKI dan Kantor PT Brantas Abipraya.

Diberitakan, tim Satgas KPK menangkap Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Sudi Wantoko, Senior Manager PT Brantas Abipraya, Dandung Pamularno dan seorang lainnya, bernama Marudut dalam OTT pada Kamis (31/3) pagi. Ketiganya ditangkap setelah bertransaksi suap di sebuah hotel di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Dari tangan ketiganya, tim Satgas KPK menyita uang sebesar USD 148.835. Uang ini diduga akan diberikan ketiganya kepada oknum di Kejati DKI untuk mengamankan perkara korupsi terkait PT Brantas Abipraya yang sedang ditangani Kejati DKI.

Setelah diperiksa intensif selama 1x24 jam, KPK menetapkan Sudi, Dandung, dan Marudut sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara yang ditangani Kejaksaan Tinggi DKI. Atas tindak pidana yang dilakukannya, ketiga tersangka dijerat KPK dengan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU nomor 20 tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Fadli Zon: Gerindra Dukung Tindakan KPK

Terkait kabar penangkapan Mohamad Sanusi oleh KPK.

NASIONAL | 1 April 2016

Bawa Senpi Rakitan, Seorang Pria diamankan di Bandara Sentani

Barang bukti yang diamankan 1 senpi rakitan, 1 handphone Samsung, 2 handphone Nokia, 1 handphone Advan , 2 handphone Evercross dan 20-an peluru

NASIONAL | 1 April 2016

Menteri Susi Bantah Gantikan Rizal Ramli

Susi menyatakan masalah reshuffle kabinet bukan urusan menteri tetapi hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

NASIONAL | 1 April 2016

3 Orang Jadi Tersangka, OTT KPK Terkait Aspidsus dan Kajati DKI

Pemberian tersebut diduga untuk menghentikan penyelidikan atau penyidikan tindak pidana korupsi pada PT BA.

NASIONAL | 1 April 2016

KPK Masih Periksa Para Pihak yang Terjaring Hasil 2 OTT

KPK masih memeriksa secara intensif para pihak yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis (31/3).

NASIONAL | 1 April 2016

Terkait OTT, Kapuspenkum Kejagung Sambangi KPK

Kapuspenkum Kejagung Amir Yanto mendatangi Gedung KPK, Jakarta, terkait OTT Tim Satgas KPK.

NASIONAL | 1 April 2016

Jika Benar Tertangkap Tangan KPK, M Sanusi Terancam Dipecat Gerindra

Jika benar M. Sanusi yang tertangkap OTT, DPP Gerindra akan sesegera mungkin mengambil tindakan tegas.

NASIONAL | 1 April 2016

Longsor, Ruas Jalan Air Kopras-Tambang Sawah Terganggu

Akibat longsor itu, arus lalu lintas kendaraan di daerah ini mengalami kemacetan karena badan jalan tertimbunan tanah sepanjang 10 meter setinggi satu meter.

NASIONAL | 1 April 2016

Bulog Bengkulu Diminta Tidak Datangkan Beras dari Luar

Bulog diminta tidak lagi mendatangkan beras dari luar untuk keperluan penyaluran raskin dan masyarakat, tapi cukup membeli hasil panen petani setempat.

NASIONAL | 1 April 2016

Tersangka Kasus Pembakaran Rutan Malabero Bertambah 10 Orang

Tersangka kasus pembakaran Rutan Malabero, Bengkulu bertambah sebanyak 10 orang, sehingga jumlah tersangka dalam kasus ini mencapai 27 orang.

NASIONAL | 1 April 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS