Bom Solo, Ini Penjelasan Kapolda Jawa Tengah

Bom Solo, Ini Penjelasan Kapolda Jawa Tengah
Polisi menyisir jalan untuk mencari serpihan bom saat proses identifikasi terhadap pelaku bom bunuh diri di Mapolresta solo, Jawa Tengah, Selasa 5 Juli 2016. ( Foto: Antara )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Selasa, 5 Juli 2016 | 08:57 WIB

Solo – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan ledakan bom terjadi ketika ada seorang yang diduga pelaku memaksa hendak masuk Mapolresta Surakarta dengan menggunakan sepeda motor sekitar pukul 07.30 WIB.

“Saat itu ada anggota kami dari provost mencegah motor tersebut masuk. Namun seorang yang diduga pelaku tiba-tiba memaksa dan menerobos sampai dikejar anggota kami. Tepat di depan SPKT terjadi ledakan,” ujar Condro Kirono ketika diwawancarai salah satu stasiun televisi swasta, Selasa (5/7) pagi WIB.

Dilanjutkan Condro, ledakan tersebut memakan satu korban meninggal dunia yang diduga pelaku dan juga anggota yang merupakan provost.

“Kondisi seorang yang diduga pelaku tewas hancur. Sedangkan anggota kami yang luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Kapolri Badrodin Haiti dikatakan Conro saat ini sedang menuju Solo.

“TKP sudah ditutup untuk menunggu dari gegana Brimob Polri maupun densus 88. Kapolri sedang ke Solo dan Wakoplda berada di solo. Kondisi kondusif.,” tambahnya.

Condro berharap masyaraat tidak melihat lokasi kejadian karena saat ini sedang dilakukan srerilisasi. "Saat ini kondisi di Solo aman. Kepada masyarakat di Jawa Tengah khususnya di Solo, sasarannya adalah aparat keamanan. Pelaku berhasil kamu ketahui sebelum sampai tujuannya ke Mapolresta. Masyarakat diminta tenang tenpa menghiraukan kewaspadaan."

Sumber: BeritaSatu.com