Permintaan Prajurit Perempuan Indonesia Meningkat
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 524.475 (-7.99)   |   COMPOSITE 6109.17 (-129.78)   |   DBX 1194.89 (-11.73)   |   I-GRADE 181.466 (-4.58)   |   IDX30 517.087 (-11.81)   |   IDX80 138.626 (-3.62)   |   IDXBUMN20 407.246 (-17.39)   |   IDXESGL 143.602 (-3.12)   |   IDXG30 142.274 (-3.48)   |   IDXHIDIV20 456.023 (-11.92)   |   IDXQ30 148.355 (-3.37)   |   IDXSMC-COM 276.257 (-7.75)   |   IDXSMC-LIQ 347.018 (-13.99)   |   IDXV30 137.723 (-3.73)   |   INFOBANK15 1047.79 (-12.16)   |   Investor33 444.391 (-8.03)   |   ISSI 179.418 (-4.68)   |   JII 631.935 (-18.62)   |   JII70 220.815 (-6.52)   |   KOMPAS100 1231.17 (-28.43)   |   LQ45 963.139 (-22.62)   |   MBX 1681.26 (-38.74)   |   MNC36 327.223 (-6.39)   |   PEFINDO25 325.051 (-6.97)   |   SMInfra18 313.073 (-11.44)   |   SRI-KEHATI 379.382 (-6.25)   |  

Permintaan Prajurit Perempuan Indonesia Meningkat

Kamis, 22 Maret 2012 | 01:55 WIB
Oleh : B1

PBB saat ini memiliki 120.000 personel yang bertugas di bawah 15 operasi perdamaian.

Permintaan akan perempuan pasukan penjaga perdamaian dari Indonesia untuk misi-misi perdamaian Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di seluruh dunia terus meningkat.

Demikian disampaikan oleh Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dalam acara Jakarta International Defense Dialogue, yang diadakan di Jakarta, Rabu (21/3).

"Pasukan perempuan itu akan dikerahkan untuk misi sosial atau kesehatan," kata Purnomo.

PBB saat ini memiliki 120.000 personel yang bertugas di bawah 15 operasi perdamaian. Brigadir Jenderal Imam Edy mulyono, Komandan Pusat Penjaga Perdamaian Indonesia (the Indonesian Peacekeeping Center) di Sentul, Jawa Barat, mengtakan pada hari Selasa (20/3) bahwa PBB telah meminta Indonesia untuk merekrut lebih banyak prajurit perempuan supaya jumlahnya bisa mencapai 20 persen dari jumlah kontingen pasukan perdamaian dari Indonesia. Pasukan yang direkrut adalah prajurit, perwira non komisi, dan perwira.

Dia mengatakan bahwa Indonesia telah mengirimkan prajurit-prajurit perempuan berpangkat sersan untuk misi United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) di Libanon untuk bertugas sebagai staff. Saat ini, Indonesia menempatkan sekitar 1974 prajurit perdamaian di tujuh misi PBB dimana UNIFIL adalah yang terbesar dengan 1.456 prajurit.

"Sejauh ini, jumlah prajurit perempuan dalam misi perdamaian Indonesia hanya 5 persen dari tim penjaga perdamaian kami," kata Imam. Dia juga megatakan bahwa sejak 2005, Indonesia sudah mengirimkan prajurit perempuan sebagai pengamat militer di misi PBB di Kongo.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki Moon, dalam kuliahnya mengenai tantangan yang dihadapi pasukan perdamaian Indonesia, hari Selasa (20/3), mengatakan bahwa pasukan perempuan akan sangat cocok menangani perempuan korban penyiksaan di wilayah konflik.

"Mereka (pasukan perempuan) sangat berguna menangani laporan tentang pelecehan dan penyiksaan seksual pada perempuan karena mereka tidak nyaman menceritakan penderitaan mereka kepada laki-laki," ujarnya.

Ban mengatakan saat dia mulai menjabat sebagai Sekjen, tidak ada perempuan berpangkat komandan dalam pasukan perdamaian PBB, namun saat ini sudah ada tujuh perempuan yang memegang posisi sebagai komandan dalam misi-misi perdamaian PBB.

Ban menambahkan sejak dia menjabat sebagai sekjen di tahun 2007, jumlah perempuan yang memimpin misi perdamaian terus meningkat.

"Saya merekrut lebih banyak perempuan dari segala pangkat. Saya inging meningkatkan jumlah polisi wanita PBB sebesar 20 persen. Saat ini, perempuan merepresentasikan sekitar 30 persen dari jumlah staf sipil PBB dalam misi-misi perdamaian, sedangkan jumlah polwan PBB saat ini hanya 9 persen dari keseluruhan polisi PBB dan hanya 4 persen dari angkatan militer PBB," kata Ban.

"Kami harus meningkatkan jumlah itu. Bukan atas kepentingan kuota atau sebagai panutan dalam kesetaraan gender, melainkan karena seringkali, perempuan adalah yang terbaik untuk menyelesaikan suatu pekerjaan," ujar Ban.

Di kesempatan yang sama, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan Indonesia akan menjadi 10 besar negara penyumbang pasukan perdamaian dengan jumlah personel sebanyak 4.000 orang.

BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wiranto: Hanura Tolak Kenaikan BBM

Jika pemerintah tak meneruskan kebijakan ini maka masyarakat juga akan berhenti protes.

NASIONAL | 22 Maret 2012

Biaya Pemilu 2014 Dianggarkan Rp 8 T

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp541 triliun untuk membiyai program tahun 2013.

NASIONAL | 22 Maret 2012

Organda Bantu Hemat Pemakaian BBM

Organda mencatat, saat ini angkutan umum darat mengambil porsi 91 persen atas kegiatan logistik dan distribusi di Indonesia.

NASIONAL | 22 Maret 2012

37 Mahasiswa di Medan Akhirnya Dibebaskan

Tidak terbukti melakukan tindak pidana dalam bentrokan yang menyebabkan sejumlah anggota kepolisian terluka.

NASIONAL | 22 Maret 2012

Kepala BIN: Tidak Ada Ancaman Langsung kepada SBY

Intelijen negara belum melihat ada ancaman serius terhadap Presiden dan keluarganya.

NASIONAL | 22 Maret 2012

KY Tanyakan Rekam Jejak Jaksa Fachmi ke Jamwas

Seleksi calon hakim agung kali ini meloloskan jaksa senior yang kerap dituding bermasalah.

NASIONAL | 21 Maret 2012

Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Disita

Petugas menemukan rokok tanpa dilekati pita cukai jenis sigaret kretek mesin (SKM).

NASIONAL | 21 Maret 2012

Demonstrasi Marak, Demokrat Tetap Dukung Penaikan Harga BBM

Fraksi Partai Demokrat akan tetap maju mendukung rencana kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2012.

NASIONAL | 21 Maret 2012

Menkeu Optimis Rencana Kenaikan BBM Sesuai Jadwal

"Kalau tidak nanti masyarakat yang menikmati subsidi adalah masyarakat kaya dan bisa terjadi banyak penimbunan atau penyalahgunaan."

NASIONAL | 21 Maret 2012

Data Kekayaan Dhana Sementara Rp18 Miliar

Kejaksaan Agung akhirnya mengungkap nilai kekayaan tersangka kasus dugaan korupsi pajak Dhana Widyatmika.

NASIONAL | 21 Maret 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS