PPP dan PDIP Deklarasi “Koalisi Semangka,” Rano Karno Tak Hadir
Logo BeritaSatu

PPP dan PDIP Deklarasi “Koalisi Semangka,” Rano Karno Tak Hadir

Sabtu, 3 September 2016 | 07:24 WIB
Oleh : Laurens Dami / CAH

Serang - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi mendeklarasikan koalisi untuk mengusung pasangan calon pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2017 mendatang. Nama “Koalisi Semangka” disepakati kedua parpol itu untuk kerja sama memenangkan Pilgub Banten.

Namun, pelaksanaan deklarasi koalisi tersebut tidak dihadiri bakal calon incumbent Gubernur Banten Rano Karno. Dikabarkan Rano sedang berada di Makassar dalam rangka tugasnya sebagai Gubernur Banten yang tidak bisa diwakilkan.

Hingga saat ini, bakal calon wakil gubernur yang akan mendampingi Rano pada Pilgub Banten mendatang belum ditetapkan. Pelaksanaan koalisi PPP dan PDIP hanya sebatas koalisi partai, dan belum membahas terkait bakal calon wakil gubernur yang akan mendampingi Rano.

“PDIP dan PPP sama-sama memiliki sisi historis yang sama, pada saat Orde Baru. Kalau dilihat kita persis semangka, kulitnya hijau dalamnya merah,” kata Ketua DPP PDIP, Ribka Tjiptaning saat memberikan sambutan pada acara deklarasi PPP-PDIP di Krakatau Room, Hotel Le Dian, Serang, Jumat (2/9).

Ribka menjelaskan, Provinsi Banten merupakan penyangga DKI Jakarta, namun menurut data Bappenas, Provinsi Banten menjadi daerah terkorup, terpragmatis dan termiskin.

“Kalau pun Pilkada di mana-mana merupakan langkah taktis, tetapi bagi saya kita harus strategis, kita tidak usah takut, maka tidak ada yang mustahil,” kata Ribka.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PPP Mardiono, menyepakati bila koalisi yang digagas oleh dua partai ini, diberi nama Koalisi Semangka. Alasannya karena PPP yang memiliki kursi lebih sedikit mengibaratkan sebagai bagian kulit semangka dan pas dibuka dalamnya berwarna merah yang identik dengan PDIP.

“Koalisi ini adalah Koalisi Semangka. Saya setuju, karena PPP dan PDIP memiliki persamaan perjuangan panjang,” kata Mardiono.

Mardiono menjelaskan, koalisi PPP dengan PDIP melalui proses yang panjang. Menurut Mardiono, koalisi ini masih terbuka buat partai lain, baik yang belum merekomendasikan dukungan maupun yang sudah memberikan rekomedasi dukungan.
Rekomendasikan Bakal Calon Wakil.

Sementara itu, seusai acara deklarasi dilaksanakan, sebanyak delapan DPC PDIP, kabupaten/kota Se-Provinsi Banten merekomendasikan Tubagus Haerul Jaman (Wali Kota Serang), untuk mendampingi Rano Karno maju di Pilgub Banten 2017 mendatang.





Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polres Merangin Jambi Periksa 31 Orang Pembakar Polsek Tabir

Sebanyak lima pembakar ditetapkan sebagai tersangka, seorang di antaranya oknum anggota polisi.

NASIONAL | 3 September 2016

Tersangka Korupsi DPO Kejati Bengkulu Berhasil Ditangkap

ZWW, satu dari 10 DPO Kejati Bengkulu ditangkap di rumahnya setelah menghilang lebih dari 2 tahun.

NASIONAL | 3 September 2016

Haji Sehat Hingga Ke Tanah Air

Haji Sehat Hingga Ke Tanah Air

NASIONAL | 2 September 2016

Komisi I DPR Siap Bahas Pencalonan Budi Gunawan

Presiden telah memiliki pertimbangan saat menempatkan Komjen Budi Gunawan sebagai calon kepala BIN.

NASIONAL | 2 September 2016

PKS Desak Pembentukan Gugus Tugas Perlindungan Anak

Beragam kejahatan yang terus mengintai anak bangsa ini perlu ditangani secara terpadu dan simultan oleh semua pihak.

NASIONAL | 2 September 2016

Jika Muncul Tiga Calon, Pilgub DKI Berlangsung Dua Putaran

Beberapa calon lawan Ahok yang dianggap potensial, mengalami fluktuasi elektoral secara beragam.

NASIONAL | 2 September 2016

Pencalonan Budi Gunawan Direspons Positif

Budi Gunawan dinilai sosok polisi yang reformis dan memiliki segudang prestasi.

NASIONAL | 2 September 2016

Wapres Pastikan Gaji ASN Daerah Dibayarkan

DAU dipastikan menurun sejalan dengan pemangkasan anggaran negara.

NASIONAL | 2 September 2016

Tangkal Radikalisme di Kalangan Akademisi, BNPT Gandeng ICMI

ICMI akan membantu BNPT dalam mengatasi radikalisme dan teterorisme yang saat ini sudah mengarah kepada kalangan akademisi.

NASIONAL | 2 September 2016

Alasan Kenaikan Gaji DPRD Dinilai Tidak Logis

Anggota legislatif selama ini selalu beranggapan bahwa korupsi terjadi karena gaji dan tunjangan mereka kecil.

NASIONAL | 2 September 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS