KPK Dikabarkan Terbitkan Sprindik Baru Kasus E-KTP
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 473 (4)   |   COMPOSITE 5928 (47)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1400 (9)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 165 (0)   |   IDX30 468 (4)   |   IDX80 126 (1)   |   IDXBASIC 1227 (14)   |   IDXBUMN20 356 (2)   |   IDXCYCLIC 731 (3)   |   IDXENERGY 739 (8)   |   IDXESGL 128 (1)   |   IDXFINANCE 1321 (7)   |   IDXG30 132 (2)   |   IDXHEALTH 1286 (3)   |   IDXHIDIV20 414 (2)   |   IDXINDUST 951 (5)   |   IDXINFRA 866 (3)   |   IDXMESBUMN 101 (0)   |   IDXNONCYC 729 (12)   |   IDXPROPERT 870 (4)   |   IDXQ30 134 (0)   |   IDXSMC-COM 279 (2)   |   IDXSMC-LIQ 330 (4)   |   IDXTECHNO 3335 (-5)   |   IDXTRANS 1037 (14)   |   IDXV30 125 (1)   |   INFOBANK15 950 (3)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 403 (3)   |   ISSI 174 (1)   |   JII 570 (7)   |   JII70 202 (2)   |   KOMPAS100 1121 (10)   |   LQ45 880 (8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1578 (13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 299 (2)   |   PEFINDO25 291 (6)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 291 (3)   |   SRI-KEHATI 338 (2)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Dikabarkan Terbitkan Sprindik Baru Kasus E-KTP

Jumat, 23 September 2016 | 07:42 WIB
Oleh : Fana Suparman / PCN

Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru terkait pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Berdasar informasi, dalam Sprindik tersebut, KPK menetapkan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemdagri), Irman sebagai tersangka. Dalam beberapa waktu terakhir, Irman yang juga atasan dari mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemdagri, Sugiharto saat proyek e-KTP berlangsung diketahui telah beberapa kali diperiksa penyidik KPK. "Iya betul (mantan) Dirjennya," kata seorang sumber, Kamis (22/9).

Sumber yang sama menyebutkan Sprindik tersebut telah ditandatangani oleh Pimpinan KPK. "Sepertinya itu kemarin (Sprindiknya ditandatangani)," katanya.

Saat dikonfirmasi, Ketua KPK tak membantah informasi ini. Agus hanya menyebut adanya kemungkinan untuk menerbitkan Sprindik dan menetapkan tersangka baru terkait kasus e-KTP. "Kalau penyidikan kan enggak perlu diumumkan. Mungkin ada (Sprindik baru)," kata Agus.

Agus pun tak mengelak saat disinggung adanya kemungkinan tersangka baru tersebut merupakan Irman. Apalagi, Irman telah tiga kali diperiksa terkait kasus ini. Agus meminta masyarakat untuk mengikuti perkembangan di KPK terkait kasus ini. "Ya nanti itu kamu ikuti berita selanjutnya lah," katanya.

Setelah tak lagi menjabat Dirjen Dukcapil, Irman saat ini diketahui menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik Mendagri, Tjahjo Kumolo.

Diberitakan, selama lebih dari dua tahun menangani kasus proyek pengadaan e-KTP ini, KPK baru menetapkan Sugiharto sebagai tersangka. Sejumlah saksi telah diperiksa. Sugiharto juga telah berkali- kali diperiksa sebagai tersangka, tapi belum ditahan hingga kini. KPK menyebut penahanan ini belum dilakukan lantaran ada permintaan dari pihak Sugiharto yang mengaku sedang sakit.

Dalam mengusut kasus ini, salah satu saksi yang berkali- kali diperiksa penyidik KPK adalah Direktur Keuangan PT Quadra Solution, Willy Nusantara. PT Quadra Solution merupakan satu dari lima perusahaan yang menjadi konsorsium yang memenangi tender pengadaan e-KTP. Selain PT Quadra Solution, empat perusahaan lainnya adalah PT Len Industri, Perum Percetakan Negara (Peruri), PT Sucofindo (Persero), dan PT Sandipala Arthapura.

Sebelumnya, KPK menilai proyek tersebut tidak memiliki kesesuaian dalam teknologi yang dijanjikan dalam kontrak tender dengan yang ada di lapangan. Akibatnya, keuangan negara dirugikan hingga Rp 2 triliun. Salah satu ketidaksesuaian itu menyangkut alat pemindai. Salah satunya mengenai iris technology (pemindai mata) yang dalam pelaksanaannya hanya menggunakan finger print (sidik jari).

KPK menyangka Sugiharto telah melanggar Pasal 2 Ayat (1) subsider Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendagri-Kepala BIN Bahas Pilkada Serentak 2017

Mendagri Tjahjo Kumolo menerima kunjungan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Pol) Budi Gunawan.

NASIONAL | 23 September 2016

Maluku Siap Jadi Kekuatan Maritim Nasional

Maluku akan dikenal dunia dan semakin maju sebagai lumbung ikan nasional. Maluku siap menjadi kekuatan maritim nasional.

NASIONAL | 22 September 2016

Relawan Kempora Bantu Korban Banjir Garut

Donasi berupa uang tunai sebesar Rp 10.983.000 tersebut diserahkan oleh Abdul Rafur.

NASIONAL | 22 September 2016

Sri Mulyani dengan Senang Hati Serahkan Gedung ke KPK

"Gedung ini bersejarah dan memiliki nilai luar biasa dari sejarah Indonesia dalam hal pemberantasan korupsi."

NASIONAL | 22 September 2016

KPK Dalami Pembagian Jatah Gula Impor di Bulog

KPK sudah mempelajari bagaimana mekanisme di dalamnya. Nanti pada waktunya penyidik-penyidik KPK akan melakukan gelar perkara.

NASIONAL | 22 September 2016

Aset Provinsi Sumbar Bertambah Rp 1,8 Triliun

Berdasarkan inventarisasi tim ke kabupaten kota terhadap kondisi neraca per 31 Desember 2014 diperkirakan aset itu sebesar Rp1,8 triliun.

NASIONAL | 22 September 2016

Menkumham : Majelis Kehormatan Harus Dampingi Notaris Nakal

majelis kehormatan notaris yang terbentuk hingga tingkat wilayah itu harus mendampingi notaris bermasalah atau nakal

NASIONAL | 22 September 2016

Gubernur Banten Rotasi 103 Pejabat Banten

Pelantikan tersebut merupakan rotasi dan pengisian pejabat eselon III dan IV di masing-masing-SKPD di Provinsi Banten.

NASIONAL | 22 September 2016

Walikota Makassar Ingatkan Bahaya Smart City

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengingatkan seluruh pemimpin kota di dunia mengenai bahaya Smart City

NASIONAL | 22 September 2016

KRI Bima Suci Jadi Pengganti KRI Dewaruci

KRI Bima Suci tengah dipersiapkan menjadi kapal latih pengganti KRI Dewaruci yang kini sudah berusia 63 tahun

NASIONAL | 22 September 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS