Idham Azis Jadi Kadiv Propam, Krishna Murti Ikut Diganti

Idham Azis Jadi Kadiv Propam, Krishna Murti Ikut Diganti
Krishna Murti. ( Foto: ANTARA )
Farouk Arnaz / HA Sabtu, 24 September 2016 | 01:29 WIB

Jakarta - Gerbong Polri bergerak lagi dalam rangkaian kosongnya kursi kepala divisi profesi dan pengamanan (Kadiv Propam) yang ditinggal Irjen Mochamad Iriawan yang baru dilantik sebagai kepala kepolisian daerah (Kapolda) Metro Jaya Jumat (23/9).

Dalam Surat Telegram/2325/IX/2016 yang salinannya diterima Beritasatu.com pada Jumat malam , posisi Kadiv Propam diisi oleh Brigjen Idham Azis yang saat ini duduk sebagai inspektur wilayah (Irwil) II Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum).

Posisi yang ditinggal Idham selanjutnya diisi Kapolda Riau Brigjen Supriyanto. Posisi Supriyanto selanjutnya diisi oleh Kapolda Maluku Utara Brigjen Zulkarnain.

Posisi yang ditinggal Zulkarnain diisi oleh Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Kasetukpa) Brigjen Tugas Dwi Apriyanto. Selanjutnya posisi Kasektupa diisi Kombes Sri Handayani yang saat ini berdinas di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdikpol).

Riau memang belakangan ini menarik perhatian nasional. Mulai dari kasus kebakaran hutan, penghentian kasus atau SP 3 terhadap kasus-kasus kebakaran hutan, beredarnya foto kongkow polisi dengan bos perusahaan kayu, dan ancaman kepada wartawan media lokal.

Entah terkait atau tidak tapi Wakapolda Riau Kombes Suharsono juga ikut digeser ke Itwasum Polri. Dia diganti oleh Kombes Ermi Widyatno yang sebelumnya di Lemdikpol.

Selain kasus-kasus di atas, Riau juga sempat menarik perhatian saat pecah kerusuhan di Meranti yang melibatkan anggota polisi dengan bumbu cinta segitiga.

Krishna Murti
Di dalam surat ini Wakapolda Lampung Kombes Krishna Murti juga ikut diganti. Perwira Polri yang ngetop di media sosial ini memang tengah tersandung masalah dengan dua orang wanita.

Dia digeser ke Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter) dan diganti Kombes Bonifasius Tampoi yang sebelumnya berdinas di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri. Krishna belum merespon saat ditanya ikwhal mutasi dirinya ini pada Jumat (23/9) malam. Namun sebelumnya dia telah membantah terlibat dalam kasus dengan dua wanita itu.

Tak hanya itu posisi Dir Narkoba Bali Kombes Frangky H. Parapat juga digeser ke analis madya di Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim). Posisinya akan diserahkan kepada Kombes Muhammad Arief Ramdhani yang sebelumnya duduk sebagai analisis madya di Bareskrim.

Seperti diberitakan Franky diduga terlibat kasus pemerasan kepada tersangka kasus narkoba agar perkaranya tidak dilanjutkan. Dia juga diduga terlibat memotong dana milik satuan kerja.





Sumber: BeritaSatu.com