Jakarta Rawan Pemilih Ganda
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jakarta Rawan Pemilih Ganda

Rabu, 26 Oktober 2016 | 15:00 WIB
Oleh : Deti Mega Purnamasari / DAS

Jakarta- Persoalan kependudukan dan daftar pemilih sangat krusial serta berpotensi menjadi sumber konflik atau sengketa Pemilu. Pada Pilpres 2014, persoalan daftar pemilih menyebabkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta diadukan oleh salah satu tim pasangan calon presiden dan wapres ke Mahkamah Konstitusi dan DKPP. Sedangkan pada Pilgub 2012 muncul klaim adanya 1,4 juta pemilih fiktif. Klaim lainnya menyebutkan terdapat 250.000 pemilih ganda.

Ketua KPUD Jakarta, Sumarno membenarkan potensi persoalan yang muncul dari daftar pemilih tetap (DPT). Jakarta termasuk daerah rawan pemilih ganda karena mobilitas warganya sangat tinggi dibanding warga daerah lain. Warga yang berpindah antarkecamatan dan kotamadya mendapatkan KTP baru namun KTP lama belum dihapus. Demikian juga warga Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Bodetabek) yang masih memegang KTP Jakarta. Karena itu KPUD Jakarta sudah menyisir pemilih ganda antara lain dengan mengerahkan 26.500 petugas.

KPU DKI Jakarta baru akan menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2017 pada tanggal 6 Desember 2016 mendatang. Menurut Sumarno, rekapitulasi terhadap daftar pemilih di tingkat kelurahan sudah dilakukan sejak Senin (24/10), selanjutnya tanggal 26 Oktober 2016 rekapitulasi pemilih di tingkat kecamatan akan dilakukan sebagai persiapan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Rekapitulasi DPS pada 1 November 2016 di tingkat kota yang kemudian direkap kembali di tingkat provinsi pada 2 November 2016. “Setelah itu baru kami umumkan ke publik 10 sampai 19 November 2016 dan setelah itu kami akan mendapat masukan dari masyarakat, lalu ada perbaikan seperti ada yang belum terdaftar kami perbaiki. Nanti setelah itu baru dilakukan penyusunan DPT dan penetapannya tanggal 6 Desember itu,” ujar Sumarno.

Guna mendapatkan data pemilih yang sahih dan pasti, KPU akan melakukan sinkronisasi data dalam rangka mengecek validitas data, seperti data pemilih ganda yang selalu muncul di setiap DPT.

Hal yang mungkin terjadi adalah data ganda antar-TPS dalam satu kelurahan, ganda antarkelurahan dalam satu kecamatan, maupun ganda antarkecamatan dalam satu kota. KPU melakukan pengecekan silang sehingga apabila ditemukan data-data ganda maka KPU akan langsung mencoretnya.

“Kemungkinan ganda sangat terbuka karena di Jakarta itu banyak yang tempat tinggalnya lebih di satu tempat atau mungkin mereka pernah mengontrak di beberapa tempat. Di tempat lama didata, tempat baru didata, sehingga kemudian ganda. Kemungkinan-kemungkinan itu bisa terjadi,” katanya.

Sumarno menjelaskan, pengecekan silang data pemilih itu dilakukan dengan menggunakan software yang dinamakan sistem Sidalih atau sistem informasi data pemilih. Dengan sistem tersebut, data pemilih yang ganda tidak bisa masuk sehingga dengan mudah pihaknya bisa melakukan pengecekan silang.

Dalam menghimpun data pemilih ini, KPU menemukan bahwa data ganda paling mendominasi. Misalnya orang yang sudah meninggal tetapi datanya masih ada dan terbaca oleh sistem di KPU. Tidak hanya itu, ada pula kasus seperti orang yang tidak ditemukan fisiknya tetapi data mulai dari nama hingga keluarga masih ada.

Sumarno mengakui, pihaknya mengalami kesulitan dalam mendata warga yang tinggal di apartemen sebagai warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih. “Pengalaman pada pilpres lalu terjadi di apartemen Kalibata City dan Gading Nias di mana banyak warga yang protes karena tidak terdaftar dan akhirnya terhambat melakukan hak pilihnya. Akhirnya mereka diarahkan untuk mencoblos di TPS terdekat dari apartemen mereka. Pengalaman tersebut tentunya akan kami antisipasi,” katanya.

Ia mengungkapkan, untuk mendata warga yang tinggal di ratusan apartemen di Jakarta, jauh-jauh hari pihaknya sudah melakukan sosialisasi melalui poster hingga iklan di televisi agar warga yang tinggal di apartemen bisa proaktif mendaftar sebagai calon pemilih.

“Sebelumnya, petugas kami juga dikerahkan datang ke apartemen-apartemen untuk mendata warga yang ber-KTP DKI. Namun, masih ada apartemen yang tidak bisa kami masuki karena pengelolanya melarang petugas kami. Alasan mereka, itu ranah pribadi,” katanya.

Dia mengatakan, kebanyakan apartemen seperti itu adalah apartemen eksklusif yang berada di Jakarta Barat.

Agar kejadian tidak terulang Sumarno kembali minta tindakan proaktif dari warga yang tinggal di apartemen yang ingin menggunakan hak pilihnya. “Kami harap saling mendukung karena ini adalah pesta demokrasi untuk kita semua, warga Jakarta,” ujarnya.

Hal lain yang kerap ditemukan adalah warga yang tinggal di apartemen namun alamat KTP bukan di apartemen itu. “Pada saat melakukan hak pilih mereka mungkin saja sudah terdaftar di daerah sesuai alamat KTPnya,” katanya.





Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polda Jambi Ringkus Tujuh Anggota Sindikat Penipuan Calon PNS

Direktorat Reskrim Polda Jambi berhasil membongkar sindikat percaloan dan penipuan CPNS tersebut setelah melakukan penyelidikan cukup lama

NASIONAL | 26 Oktober 2016

Curah Hujan Rendah, Pemprov NTT Siap Hadapi Kekurangan Pangan

Gubernur Frans Lebu Raya mengatakan,fenomena hujan rendah sejak akhir 2015-2016 telah menyusahkan masyarakat NTT dan menyebabkan gagal tanam.

NASIONAL | 26 Oktober 2016

Calon Bupati Takalar Tersangka Korupsi Tak Pengaruhi Proses Pilkada

Ketua KPU Takalar Jusalim Sammak mengatakan, penetapan salah satu calon sebagai tersangka kasus pidana tidak mempengaruhi proses pilkada di daerah ini.

NASIONAL | 26 Oktober 2016

Jokowi Perintahkan PPATK Awasi Transaksi Mencurigakan

Jokowi optimistis Kiagus Ahmad Badaruddin dapat memimpin PPATK sesuai amanat undang-undang dan harapan pemerintah.

NASIONAL | 26 Oktober 2016

Sumarsono Jadi Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta

Pelaksana tugas gubernur diberi kewenangan menandatangani Perda tentang APBD.

NASIONAL | 26 Oktober 2016

Pakar: "Ilusi Tim Sukses" Menghambat Perekonomian Indonesia

Mayoritas masih meyakini bahwa bekerja dan memproduksi sesuai teori ekonomi, bukanlah kunci mencapai kesejahteraan. Tetapi justru kedekatan dengan elite.

NASIONAL | 26 Oktober 2016

Akibat Perubahan Cuaca, Masyarakat NTT Sulit Keluar dari Kemiskinan

Pemda berupaya membangun waduk di sejumlah daerah di wilayah itu guna menampung air hujan

NASIONAL | 26 Oktober 2016

Presiden Lantik Badaruddin-Dian untuk Pimpin PPATK

Kiagus sebelumnya menjabat inspektur jenderal (irjen) di Kementerian Keuangan.

NASIONAL | 26 Oktober 2016

Badaruddin Dipilih Sebagai Kepala PPATK atas Rekomendasi Sri Mulyani

Posisi wakil kepala PPATK ditempati Dian Ediana Rae.

NASIONAL | 26 Oktober 2016

Berantas Pungli, Unit Pelayanan Publik di Lingkup Pemprov Bengkulu Diawasi Ketat

Beberapa SKPD di lingkup Pemprov Bengkulu, yang rawan terjadi prakti pungli, di antaranya Dukcapil dalam hal pembuatan KTP, akte kelahiran dan kartu keluarga,

NASIONAL | 26 Oktober 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS