Logo BeritaSatu

Gubernur Bengkulu Jamin PLTU Teluk Sepang Tak Berdampak Negatif

Kamis, 27 Oktober 2016 | 13:05 WIB
Oleh : Usmin / WBP

Bengkulu- Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti menjamin bahwa pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Teluk Sepang, Kota Bengkulu berkapasitas 200 megawatt (MW) tidak menimbulkan dampak negatif pada masyarakat sekitar. Sebab, PLTU yang dibangun investor asal Tiongkok ini menggunakan bahan bakar batu bara dengan teknologi canggih dan ramah lingkungan.

"Alat yang digunakan serba canggih dan aman, sehingga masyarakat Bengkulu tak perlu khawatir," kata Ridwan di Bengkulu, Kamis (27/10).

Hal ini ditegaskan Gubernur Ridwan Mukti karena ada penolakan sejumlah pihak di Bengkulu, termasuk Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) karena limbah pembangkit listrik ini mengancam kesehatan masyarakat.

Ia mengatakan, masyarakat di sekitar PLTU Teluk Sepang, Kota Bengkulu, tidak perlu cemas. Dengan teknologi ramah lingkungan, debu batu bara dan limbahnya tidak mengganggu kesehatan masyarakat.

Ridwan meminta pihak perusahaan lebih gencar menyosialisasikan kepada masyarakat Bengkulu, khususnya warga sekitar lokasi mengenai dampak lingkungan proyek tersebut sehingga masyarakat akan memahami.

Pemprov Bengkulu, kata dia, mendukung pembangunan PLTU tersebut, karena akan memasok listrik di daerah sekitar, sehingga kekurangan listrik dapat diatasi. Pasokan juga untuk mengantisipasi kebutuhan daya listrik investor di Bengkulu ke depan. "Sekarang saja industri belum ada, aliran listrik sering mati di Bengkulu," ujarnya.

Sementara Komisaris PT Tenaga Listrik Bengkulu, Petrus Halim mengaku semua mekanisme izin pembangunan PLTU Teluk Sepang sudah dimiliki, termasuk analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal). "PLTU dibangun dengan menggunakan teknologi canggih, sehingga tidak akan limbah yang berdampak ke masyarakat. Hasil tenaga uap hanya berupa air panas yang tidak berakibat penyakit bagi masyarakat," ujarnya.

Halim menambahkan, pembangunan PLTU di atas lahan seluas 50 hektare yang berada dalam kawasan komplek PT Pelindo ini, ditargetkan selesai dan berproduksi pada 2019 mendatang. "Kita targetkan tiga tahun ke depan pembangunannya selesai. Listrik yang dihasilkan akan disalurkan ke sejumlah kabupaten di Bengkulu," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Data Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia sampai 28 Juni 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia sampai 28 Juni 2022

NEWS | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings