Minggu, 7 Mei 2023

Bom Samarinda, BNPT Diminta Perbaiki Program Deradikalisasi

Markus Junianto Sihaloho / WBP
Minggu, 13 November 2016 | 18:20 WIB

Jakarta - Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari menyesalkan sekaligus mengutuk bom Samarinda yang menyebabkan sejumlah anak menjadi korban. Kejadian itu membuka mata bahwa radikalisme agama yang merupakan tren global menjadi ancaman serius di Indonesia.

"Kejadian ini juga membuka mata bahwa BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) perlu memperbaiki program deradikalisasinya. Karena pelaku adalah eks napi teroris yang merupakan jaringan kelompok radikal yang terlibat pada kasus bom buku tahun 2011," kata Eva Sundari, Minggu (13/11).

Eva mengatakan, program deradikalisasi perlu dievalusi mendalam dan menyeluruh, sehingga ke depan pencegahan terorisme lebih efektif. Dari studi terakhir diketahui, ada interrelasi antara perilaku intoleransi - radikalisme - terorisme. Adanya intoleransi yang menguat dapat memicu perilaku self radicalism yang dapat berkembang menjadi tindakan terorisme.

"Salah satu strategi BNPT untuk memperbaiki program deradikalisasi adalah dengan membangun early warning system terhadap gejala intoleransi pada kelompok primordial tertentu," jelasnya.

Advertisement

BNPT dapat menyosialisasikan secara luas sehingga masyarakat aktif menjadi bagian dalam mekanisme pencegahan terorisme.

Eva mengatakan, insiden bom Samarinda memunculkan dugaan kekurangefektifan program pembinaan dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Selain itu, program pemantauan mantan napi teroris pascadibebaskan juga masih lemah. "Seharusnya pelaku penyerangan di Gereja Oikumene, Samarinda diawasi lebih ketat karena ia diketahui membawa bendera ISIS di Parepare pada tahun 2014 dan sempat ditahan oleh kepolisian," ulasnya.



Sumber: BeritaSatu.com

Saksikan live streaming program-program BTV di sini


Bagikan

BERITA TERKINI

Rumor Diminati Barcelona, Laporte Tegaskan Setia Bersama Man City

SPORT 3 menit yang lalu
1042673

Status Darurat Covid-19 Sudah Dicabut, Ini PR Selanjutnya

NASIONAL 8 menit yang lalu
1042694

Soal NasDem Tetap di Koalisi Jokowi atau Cabut, Ini Respons Cak Imin

BERSATU KAWAL PEMILU 38 menit yang lalu
1042727

Layani 271 Unit Kendaraan Listrik di KTT ASEAN, PLN Siapkan 108 SPKLU

OTOTEKNO 1 jam yang lalu
1042718

Jelang Pilpres 2024, JK Sarankan Jokowi Tak Terlibat Terlalu Jauh dalam Politik

BERSATU KAWAL PEMILU 3 jam yang lalu
1042726

Soal Jadi Cawapres, Erick: Saya Tegak Lurus dengan Jokowi

BERSATU KAWAL PEMILU 4 jam yang lalu
1042725

BNPT Apresiasi Pemkot Surakarta atas Dukungan kepada Mitra Deradikalisasi

NUSANTARA 5 jam yang lalu
1042723

Gelar IFSC Climbing World Cup, Indonesia Turunkan 22 Atlet

SPORT 5 jam yang lalu
1042722

Ning dan Santri di Surabaya Doakan Ganjar Pranowo Jadi Pemimpin yang Merakyat

BERSATU KAWAL PEMILU 5 jam yang lalu
1042721

Pengendara Motor Tewas Terpental Ditabrak Mobil dan Truk di Sambas

NUSANTARA 5 jam yang lalu
1042719
Loading..
TAG TERPOPULER

ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
B-FILES

Perlu Terobosan Hukum Bongkar Transaksi Rp 189 T di Kemenkeu

Opini Text