Dipecat Sepihak, 13 Wartawan IFT Minta Keadilan

Dipecat Sepihak, 13 Wartawan IFT Minta Keadilan
Selasa, 3 April 2012 | 11:02 WIB
Kesemua tuntutan karyawan itu sebenarnya merupakan hak yang telah diatur dalam Perjanjian Kerja Sama (Kontrak Kerja) yang dilanggar sendiri oleh manajemen.

Manajemen PT Indonesia Finanindo Media, perusahaan media penerbit harian Indonesia Finance Today (IFT), pada Senin 2 April 2012 melakukan pemecatan sepihak terhadap 13 karyawannya yang merupakan pengurus dan anggota Serikat Karyawan IFT.

Dalam ketereangan tertulis Aliansi Jurnalis Independen (AJI Jakarta) hari ini disebutkan, pemecatan sepihak itu terkait erat dengan sikap Serikat Karyawan IFT yang menuntut manajemen mengembalikan pemotongan gaji sepihak 5 persen-27,5 persen yang dimulai bulan Februari 2012.

Selain itu, pemecatan ini juga terkait tuntutan kompensasi tunai atas tunggakan Jamsostek selama lebih dari setahun, dan tunggakan tunjangan kesehatan tahun 2011.

"Kesemua tuntutan karyawan itu sebenarnya merupakan hak yang telah diatur dalam Perjanjian Kerja Sama (Kontrak Kerja) yang dilanggar sendiri oleh manajemen," tulis keterangan AJI Jakarta, Umar Idris.

Tindakan Manajemen PT Indonesia Finanindo Media itu kata AJI, nyata-nyata melanggar UU No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Begitu pula dengan langkah PHK terhadap pengurus dan anggota Serikat Karyawan IFT, kuat diduga merupakan tindakan yang termasuk kategori union busting (tindakan anti serikat pekerja).

"Padahal Union Busting termasuk tindakan yang dapat dikenai sanksi pidana jika merujuk UU No 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja," kata Umar.