Disergap Kelompok Santoso, Anggota TNI Tewas
Logo BeritaSatu

Disergap Kelompok Santoso, Anggota TNI Tewas

Selasa, 20 Desember 2016 | 21:49 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / WBP

Jakarta— Duka menimpa Satgas Tinombala yang mengejar kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Kendati sudah menewaskan sebagian besar anggota termasuk pimpinannya Santoso, namun kelompok ini masih tetap berbahaya.

”Hari ini, Selasa (20/12), di Pegunungan Maetangi Dusun Maros Desa Kilo Kecamatan Poso Pesisir, Poso telah terjadi kontak tembak antara tim Nanggala 8 dengan kelompok MIT,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Rikwanto di rumah dinas Kapolri, Jakarta, Selasa malam (20/12).

Dia mengataan, kronologis kejadian bermula ketika Tim Nanggala 8 menemukan jejak yang diduga buron teroris. Setibanya di daerah sungai sesuai titik koordinat, tiba-tiba tim Nanggala 8 ditembak kelompok MIT yang diperkirakan berjumlah empat orang.

Akibatnya kata dia, dua anggota tim Nanggala 8 terkena tembakan yaitu Prada Imam Hanafi luka tembak di punggung dan saat ini dalam kondisi kritis. "Sementara Pratu Yusuf Bahrudin tertembak di dada dan meninggal," kata dia.

Rikwanto mengatakan, sekitar pukul 19.00 Wita Selasa malam ini telah dilakukan evakuasi terhadap Imam Hanafi. ”Korban langsung dievakuasi ke RSUD Poso, sedangkan untuk Pratu Yusuf masih menunggu proses evakuasi. Pelakunya sisa-sisa kelompok Santoso. Ada 10-15 orang,” tambahnya.

Tim Nanggala 8 dan Tim Nanggala 4 kini masih melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini 4 Alasan MAKI Praperadilankan KPK Terkait Kasus Ratu Atut

Gugatan Praperadilan MAKI didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (20/12).

NASIONAL | 20 Desember 2016

Pimpinan Laskar Umat Islam Surakarta Tersangka, Polisi Sita Barang Bukti

Para tersangka ini saat ini dibawa ke Mapolda Jateng.

NASIONAL | 20 Desember 2016

Kapolri-Ketua MUI Sepakat Ormas Tak Boleh Sweeping Atribut Natal

Polisi akan tegas bila ada ormas sweeping.

NASIONAL | 20 Desember 2016

Fu Jian Indonesia dan Perpit Bantu Korban Gempa Aceh Rp 2 Miliar

Penyaluran bantuan bagi korban gempa Aceh melalui PMI terus mengalir.

NASIONAL | 20 Desember 2016

Pengacara Buni Yani Yakin Kliennya Menang Praperadilan

"Insya Allah. Ini apalagi disertai doa dari masyarakat, ya kami optimistis. Tapi nanti pada akhirnya hakim yang memutuskan," kata Aldwin.

NASIONAL | 20 Desember 2016

Kemdagri Tegaskan Masyarakat Tak Perlu Khawatir dengan PP Ormas

Aturan tersebut justru dinilai memperketat pendirian ormas asing di Indonesia, karena memuat beberapa ketentuan-ketentuan yang lebih selektif.

NASIONAL | 20 Desember 2016

Kapolri: Ormas Bukan Penegak Hukum

Upaya paksa hanya boleh dilakukan oleh penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, dan KPK.

NASIONAL | 20 Desember 2016

Pemerintah Diminta Evaluasi Kebijakan Bebas Visa

Pemberian bebas visa dinilai lebih besar mudharat (kerusakan) daripada manfaatnya.

NASIONAL | 20 Desember 2016

Jokowi Ingatkan BPN Permudah Sertifikasi Tanah

Jokowi tidak ingin mendengar lagi ada praktik pungli.

NASIONAL | 20 Desember 2016

Alasan Hanura Pilih Oesman Sapta sebagai Ketua Umum

Sosok Oesman Sapta sebagai salah satu tokoh nasional tidak diragukan lagi kepemimpinannya.

NASIONAL | 20 Desember 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS