Masalah Distribusi dan Inefisiensi Jadi Kendala UMKM
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.203 (12.46)   |   COMPOSITE 6241.8 (96.72)   |   DBX 1333.51 (-4.33)   |   I-GRADE 179.858 (4.62)   |   IDX30 503.524 (12.19)   |   IDX80 135.789 (3.05)   |   IDXBUMN20 398.467 (11.15)   |   IDXESGL 139.553 (2.87)   |   IDXG30 143.497 (2.32)   |   IDXHIDIV20 443.737 (10.85)   |   IDXQ30 144.387 (3.38)   |   IDXSMC-COM 295.459 (3.14)   |   IDXSMC-LIQ 360.139 (5.51)   |   IDXV30 133.969 (2.79)   |   INFOBANK15 1035.98 (42.34)   |   Investor33 433.033 (11.5)   |   ISSI 183.362 (0.39)   |   JII 631.454 (-0.28)   |   JII70 222.641 (0.54)   |   KOMPAS100 1216.23 (23.8)   |   LQ45 944.747 (22.97)   |   MBX 1692.89 (31.73)   |   MNC36 320.866 (7.93)   |   PEFINDO25 330.28 (-1.79)   |   SMInfra18 307.272 (6.07)   |   SRI-KEHATI 367.359 (11)   |  

Masalah Distribusi dan Inefisiensi Jadi Kendala UMKM

Minggu, 26 Februari 2017 | 13:30 WIB
Oleh : FER

Pontianak - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat (Kalbar), Dwi Suslamanto, mengatakan bahwa kendala utama usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalbar adalah soal distribusi dan inefisiensi.

"Nah, setelah ditelusuri dan diketahui masalah tersebut serta dikaitkan dengan teknologi, solusinya adalah pada penggunaan internet," kata Dwi di Pontianak, Minggu.

Pengunaan internet sekarang, menurut dia, bukan merupakan barang mahal. Akan tetapi, mengapa tidak dimaksimalkan dengan kendala yang ada agar distribusi dan inefisiensi itu bisa di atasi. "Hal itu tentu dengan cara perdagangan secara elektronik atau dikenal e-commerce," ujarnya.

Dwi menambahkan, pengunaan internet peluangnya besar. Menurut dia, dari data yang ada di seluruh Kalimantan, hanya 8 persen dari 230 juta jita penduduk Indonesia.

"Sekitar 8 persen dari seluruh Kalimantan itu persentase yang kecil. Belum lagi, di Kalbar itu akan perlu dikaji lagi berapa pastinya karena dalam survei masih per pulau," katanya.

Pada sisi lain, kata Dwi, penggunaan e-commerce dari jumlah UMKM 2014 sampai dengan 2015 di Kalbar tumbuh sebesar 251 persen. Akan tetapi, yang memanfaatkan e-commerce untuk mengatasi distribusi dan inefisiensi tersebut hanya 0,07 persen.

Saat ini, permasalah UMKN melalui tunai itu juga tidak efisien. Dengan program nontunai oleh BNI di Kalbar terhadap UMKM yang ada, dia menilai itu bagus sekali.

"Penggunaan transaksi dengan nontunai transaksi lebih cepat dan mudah dan setiap waktu. Orang jual dan setuju di e-commrece uang langsung masuk rekening penjual," katanya.

Meskipun, lanjut dia, saat ini faktanya di e-commerce sendiri didominasi transaksi pembayaran melaui ATM. Padahal, saat ini menurutnya melalui smartphone sudah bisa.

"Sudah melalui e-commerce tetapi bayarnya melalui ATM, bahkan bayar ketemu di tempat, itu juga tidak efisiensi. Kenapa tidak langsung melalui smartphone? Itu perlu edukasi lagi ke depan," katanya.

Ia memaparkan saat ini pembayaran transaksi nontunai melalui smarphone hanya 2 persen saja. Sisanya, didominasi pembayaran melalui ATM.

Dwi menjelaskan bahwa persoalan UMKM juga harus secara sinergis dan berdasarkan kapasitas instansi atau lembag-lembaga yang peduli dan wajib untuk itu.

Misalnya, pelatihan BI melalui program Inkubator BI, soal pembinaan melalui dinas terkait, dan pembiyaan melalui perbankan pelaksana KUR.

"Memajukan UMKM tidak bisa sendiri-sendiri. Namun, harus semua pihak. Jika UMKM juga sudah menerapkan e-commerce sesuai dengan target pada tahun 2017, pendapatan per kapita bisa meningkat," katanya.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Logistik dam Tim Pendukung Raja Salman Telah Tiba di Bali

Tim advance atau tim pendukung khusus Kerajaan Arab Saudi juga telah tiba di Bali.

NASIONAL | 26 Februari 2017

Kaum Perempuan Indonesia Diminta Dukung Siti Aisyah dan Keluarga

Siti Aisyah dan keluarganya membutuhkan pendampingan dan dukungan untuk menghadapi kasus ini.

NASIONAL | 26 Februari 2017

Warga Perbatasan RI-PNG Serahkan Senjata Api Rakitan

Dengan penyerahan tersebut, maka ada 6 senjata api yag diterima TNI.

NASIONAL | 26 Februari 2017

KPPG Siapkan Pendampingan untuk Siti Aisyah

Siti ditahan otoritas Malaysia dengan tuduhan mengusapkan racun jenis VX kepada Kim Jong Nam

NASIONAL | 26 Februari 2017

KBRI Beri Pendampingan Hukum kepada Siti Aisyah

Tim Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur didampingi pengacara telah melakukan kunjungan kekonsuleran kepada Siti Aisyah di kantor polisi Cyberjaya.

NASIONAL | 26 Februari 2017

Seminar Lintas Agama Digelar di Ruteng

Seminar bertema multikulturalisme diharapkan dapat membantu proses pembangunan kerukunan sesama umat beragama, khususnya di kalangan generasi muda.

NASIONAL | 25 Februari 2017

Riau Kekurangan 415.000 Ton Beras Tiap Tahun

Riau mendapat pasokan beras dari wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Smetara Selatan.

NASIONAL | 26 Februari 2017

Longsor Landa Tiga Kecamatan di Magelang

Diantaranya sebuah tebing setinggi enam hingga delapan meter dengan lebar tujuh meter longsor.

NASIONAL | 26 Februari 2017

Jokowi Disambut Upacara Kenegaraan di Admiralty House Australia

Presiden Jokowi dan PM Turnbull kemudian melakukan pertemuan bilateral dengan didampingi sejumlah menteri dari kedua belah pihak.

NASIONAL | 26 Februari 2017

Menag: Jadikan Rumah Ibadah Perekat Persaudaraan

Menteri Agama berharap semua pihak bisa menahan diri untuk tidak menyampaikan ujaran atau memasang spanduk atau pun selebaran.

NASIONAL | 25 Februari 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS