KPK Sebut Waktu Masih Longgar untuk Kasus Angie
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Sebut Waktu Masih Longgar untuk Kasus Angie

Jumat, 13 April 2012 | 14:04 WIB
Oleh : B1

"Harusnya memang demikian (ada target pemberkasan). Tetapi, targetnya masih longgar."

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Zulkarnain, mengakui ada kelemahan dalam lembaganya soal penanganan perkara suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games dengan tersangka Angelina Sondakh, atau akrab dipanggil Angie.

Kelemahan tersebut bukan hanya soal administrasi tetapi juga perihal target penyelesaian pemberkasan perkara yang tidak mempunyai batas waktu.

"Harusnya memang demikian (ada target pemberkasan). Tetapi, targetnya masih longgar," jawab Zulkarnain ketika ditanya perihal target penyelesaian pemberkasan perkara Angie, hari ini.

Karena itu, kata Zulkarnain, ke depannya perihal administrasi dan target tersebut akan diperbaiki agar mengacu pada ketentuan yang berlaku, yaitu Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Sesuai KUHAP sudah secara tersirat diatur mengenai target-target penyelesaian perkara.

Contoh, di tingkat penyidikan secara jelas diatur penahanan berlaku selama 20 hari dan bisa diperpanjang selama 40 hari, sehingga, seharusnya sebelum 60 hari penyidikan atau pemberkasan sudah selesai.

Namun dalam kasus tertentu waktu penahanan bisa diperpanjang lebih dari 60 hari.

Lebih lanjut Zulkarnain menegaskan KPK pasti akan menyidik kasus Angie, meskipun belum memastikan waktu pemeriksaan.

"Iya (tersangka). Masa mundur," kata Zulkarnain.

Seperti diketahui, Angie hingga saat ini tidak juga diperiksa oleh KPK, padahal telah resmi ditetapkan sebagai tersangka sejak 3 Februari 2012 lalu.

Demikian juga, penyidikan kasusnya tidak jelas berjalannya, sehingga menimbulkan kabar miring bahwa penetapan Angie sebagai tersangka adalah keputusan sepihak yang diambil oleh Abraham Samad.

Dengan kata lain, tidak ada surat perintah dimulainya penyidikan (Sprindik) yang menyertai penetapan tersangka tersebut.

Hal itu ditengarai membuat penyidik menolak untuk menangani kasus Angie tersebut, sebab mereka menganggap belum disertai dengan bukti yang cukup kuat.

Kabar miring tersebut telah dibantah Zulkarnain.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap mantan Puteri Indonesia itu belum dilakukan karena terkendala masalah administrasi dan juga bukti-bukti yang masih perlu dikumpulkan.

"Hanya masalah administrasi perkara saja. Termasuk perihal bukti," kata Zulkarnain.

Latar Belakang
Nama Angie sebelumnya kerap disebut oleh saksi dalam sidang dengan terdakwa Nazaruddin.

Tiga saksi dalam sidang dengan terdakwa Nazaruddin, Yulianis, Oktarina Furi, danLuthfi membenarkan bahwa ada aliran dana ke Anggota Badan Anggaran (Banggar) dari Fraksi Demokrat, Angelina Sondakh dan dari Fraksi PDI-P, Wayan Koster sebesar Rp 2 miliar dan Rp 3 miliar.

Bahkan, mantan supir Yulianis, Luthfi mengakui bahwa dia sempat melihat Angelina Sondakh memasuki ruangan Wayan Koster, tepat setelah dia mengantarkan uang Rp3 miliar yang disimpan dalam kardus rokok ke ruangan Wayan Koster tersebut atas perintah Yulianis.

Terdakwa Nazaruddin juga mengaku tahu perihal kasus suap wisma atlet karena mendengar pernyataan Angelina Sondakh di depan Tim Pencari Fakta (TPF) yang dibentuk Partai Demokrat.

Pada tanggal 12 Mei 2011 itu, Nazaruddin mengungkapkan bahwa Angelina mengaku ada penerimaan uang Rp9 miliar dari Menpora Andi Mallarangeng dan Sesmenpora, Wafid Muharam. Kemudian, uang tersebut, berdasarkan pengakuan Angelina diserahkan ke Mirwan Amir sebesar Rp8 miliar.

Selanjutnya, uang tersebut diserahkan kepada Anas sebesar Rp2 miliar, pengurus fraksi Rp1 miliar dan sisanya Rp5 miliar digunakan Mirwan untuk dirinya dan kepentingan lainnya.

BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bekas Dirut PLN Gugat Pasal 6a UU KPK ke MK

Pasal tersebut berpotensi menghilangkan kepastian hukum, karena memungkinkan bagi seseorang yang mengaku dan atau merasa memegang posisi pimpinan KPK bisa dengan mudah menyalahgunakan kewenangannya.

NASIONAL | 13 April 2012

Demokrat: UU Pemilu Baru Akomodatif terhadap Semua Parpol

"Tidak ada yang diuntungkan berlebihan dan tidak ada yang dirugikan."

NASIONAL | 13 April 2012

Golkar Kecewa Hasil Paripurna RUU Pemilu

"Fraksi Partai Golkar (FPG) berkomitmen untuk terus membangun sistem politik yang lebih baik, yang sudah menjadi amanat konstitusi dengan sistem presidensial. Sistem ini akan lebih efektif jika jumlah partai sederhana."

NASIONAL | 13 April 2012

Hanura Takkan Masuk Koalisi

"Itu bukan koalisi dalam sekretariat gabungan, tapi membangun kesepakatan untuk program pemerintah yang pro rakyat."

NASIONAL | 13 April 2012

Wapres ke Aceh, Granat Aktif Ditemukan di Aceh Timur

Ditemukan satu granat jenis manggis yang masih aktif.

NASIONAL | 13 April 2012

Ibu Negara Terima Putri Astrid dari Belgia, Pagi Ini

Anak kedua Raja Belgia Albert II dan Ratu Paola ini dikenal aktif bergerak di bidang sosial.

NASIONAL | 13 April 2012

Hingga Jumat Dinihari, Gempa Masih Berlangsung di Aceh

Terjadi pukul 04.42:23 WIB, berkekuatan 5,1 SR.

NASIONAL | 13 April 2012

Kena Status Cegah, Rusli Zainal Siap Bantu KPK

PB PON yang diketuai langsung oleh Rusli telah melakukan kerjasama dengan BPKP guna memastikan bahwa anggaran PON teraudit dengan baik

NASIONAL | 13 April 2012

PAN Merasa Puas Dengan Hasil Paripurna UU Pemilu Baru

Dalam paripurna disepakati penggunaan Metode Kuota Murni sebagai tata cara konversi penghitungan suara

NASIONAL | 13 April 2012

Insiden 'Istri Simpanan'

Belum saatnya anak usia SD mengenal istilah istri simpanan atau cerita semacam sinetron.

NASIONAL | 13 April 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS