Minta Dukungan Pusat, Belu Targetkan Pasok 50.000 Sapi ke Jakarta
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Minta Dukungan Pusat, Belu Targetkan Pasok 50.000 Sapi ke Jakarta

Jumat, 7 April 2017 | 13:37 WIB
Oleh : JAS

Jakarta - Bupati Belu, Willybrodus Lay, mengatakan bahwa Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mendukung rencana kabupatennya menjadi daerah pemasok kebutuhan ternak nasional. Sebagaimana, rencana yang dibuatnya bersama Kementerian Pertanian (Kemtan) serta Kementerian Pedesaan, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemdes PDDT).

"Saya sampaikan NTT (Nusa Tenggara Timur) ingin menjadi suplai ternak untuk kebutuhan nasional. Kebetulan di NTT, di Kabupaten Belu sebelumnya penghasil ternak dan saat ini kita ingin kembalikan NTT sebagai penghasil ternak untuk menyuplai kebutuhan nasional. Ini yang disampaikan ke Pak Wapres. Dan Pak Wapres sangat mendukung kegiatan ini," kata pria yang akrab disapa Willy tersebut di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (7/4).

Dengan adanya dukungan pemerintah pusat tersebut, ia mengaku optimistis target NTT memasok ternak sapi sebanyak 100.000 ekor per tahun ke Jakarta, akan terwujud.

"Data per tahun di NTT suplai ke Jakarta di atas 100.000. Saat ini satu tahunnya kurang lebih 50.000 dan ini kita ingin tingkatkan produksi menjadi di atas 100.000 per tahun di NTT. Di tempat saya sebelumnya 60 ribu. Saat ini, di Belu kurang lebih 5.000 sampai 6.000 ekor, jadi sangat kecil. Kita ingin tingkatkan kalau bisa menjadi satu tahun 50.000 ekor," ungkapnya.

Menurutnya, Belu membutuhkan dukungan dari pusat, seperti pembangunan infrastruktur pendukung. Di antaranya, membenahi padang penggembalaan yang tak terurus dan sarana pendukung masukknya investasi.

Meskipun, ia mengaku butuh waktu dua sampai tiga tahun untuk mengembalikan padang penggembalaan sesuai fungsinya, sehingga menghasilkan 50.000 ekor sapi siap panen setiap tahunnya.

"Sementara dilakukan inseminasi buatan sampai kemarin kita datang sudah ada 17.000 ekor yang sudah diinseminasi buatan. Ini akan terus-menerus sehingga mutu sapi yang tadi saya bicara, agak kecil bisa kita perbaiki mutu sapi itu menjadi lebih baik," ujarnya.

Namun, Willy mengungkapkan bahwa untuk sementara pengerjaan program peternakan sapi ini akan diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sekaligus sebagai upaya menghidupkan kembali kinerja Bumdes. Walaupun, tidak menutup kemungkinan menggandeng investor swasta dan asing ke depannya.

"Menteri Desa waktu berkunjung ke Kabupaten Belu, ingin Bumdes ini hidup dan setelah kita berdiskusi dengan masyarakat, peternakan-peternakan itu kita akan dorong ke Bumdes sehingga Bumdes ini bisa merupakan badan usaha yang mana dia harus bisa menopang masyarakat setempat," ungkapnya.

Apalagi, lanjutnya, dengan adanya suntikan dana ke desa dari program dana desa yang mencapai ratusan juta per tahunnya. Oleh karena itu, akan dimanfaatkan untuk memutar roda perekonomian di Belu.

Hanya saja, Willy menekankan bahwa daerah akan fokus pada pembenahan infrastruktur terlebih dahulu, sehingga siap dengan kemungkinan masukknya investor di sektor peternakan.

Kembangkan Perkebunan
Lebih lanjut, Willy mengatakan Wapres JK juga menginstruksikan agar sektor perkebunan di NTT juga ditingkatkan. Seperti, perkebunan mangga, jambu mete, dan jagung.

"Pak Wapres pesan kita bisa kembangkan selain peternakan juga mungkin (perkebunan) jambu mente dan mangga untuk di NTT yang kering ini bisa dua jenis, termasuk jagung juga. Pak presiden melalui pak Mentan (Menteri Pertanian) sudah membantu kita alat pertanian cukup banyak, terimakasih untuk itu," ujarnya.

Hanya saja, sama seperti peternakan, perlu sejumlah perbaikan infrastruktur penunjang untuk meningkatkan hasil perkebunan di NTT. Di antaranya, membangun sejumlah bendungan yang baru bisa digunakan maksimal dua sampai tiga tahun ke depan.

"Produksi jagung, gubernur kita targetkan kita harus produksi tahun depan 1 juta ton. Jadi kita akan berusaha untuk mencapai target 1 juta ton," katanya.

Berdasarkan data Kemtan, sejak tahun 2013, sudah dikembangkan pusat contoh pembenihan ternak sapi di Belu. Meskipun, untuk saat ini, populasinya baru mencapai 68 ekor.





Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

VIDEO: KPK Periksa 4 Tersangka Suap PT PAL

Ini pemeriksaan perdana usai ditangkap dan ditahan.

NASIONAL | 7 April 2017

Kerusakan Infrastruktur Akibat Banjir Rugikan Jambi Rp 113 Miliar

Kerusakan infrastruktur jalan yang diterjang banjir tersebut hingga belum diperbaiki. Karena itu ruas jalan tersebut masih sulit dilalui kendaraan.

NASIONAL | 7 April 2017

KPK Dalami Keterlibatan Anggota DPR dalam Kasus Suap Kemnakertrans

Diduga terdapat sejumlah pihak termasuk anggota DPR saat itu yang turut menikmati aliran dana suap tersebut.

NASIONAL | 7 April 2017

Kasus Suap Kemnakertrans, KPK Bakal Usut Keterlibatan Muhaimin

Jubir KPK, Febri Diansyah menyatakan, fakta-fakta persidangan, termasuk aliran uang ke Cak Imin menjadi salah satu yang didalami penyidik.

NASIONAL | 7 April 2017

Peringati Hari Air Sedunia, Warga Ruteng Gelar Misa Syukur

Air disediakan oleh Allah untuk kebutuhan semua makhluk. Tidak ada air untuk orang kafir ataupun untuk orang beriman.

NASIONAL | 7 April 2017

Polda Jambi Amankan 2,4 Kg Sabu-sabu dari Malaysia

Narkoba tersebut dibawa dari Malaysia ke Jambi melalui jalur Batam, Kepulauan Riau.

NASIONAL | 7 April 2017

Mesang Kembalikan Uang Suap Pembahasan Anggaran Kemnakertrans

Charles J Mesang diduga menerima Rp 9,750 miliar dan uang yang dikembalikan ke KPK baru USD 80.000 atau sekitar Rp 1 miliar

NASIONAL | 7 April 2017

Jalan Lintas Utara di Flores Rusak Berat

Kondisi rusak parah sepanjang 20 kilometer di Kabupaten Ende bagian utara.

NASIONAL | 7 April 2017

Perwira Polisi Kritis Diserang Mafia Narkoba

Saat menangkap bandar narkoba, pelaku berteriak "rampok" dan dua petugas pun dikeroyok.

NASIONAL | 7 April 2017

Dugaan Pungli, Kepala Distamben Sumut Ditangkap

Petugas menyita uang diduga hasil pungli sebesar Rp 39.900.000 sebagai barang bukti.

NASIONAL | 6 April 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS