Ini Klarifikasi JK Soal Pernyataan di Ambon
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Ini Klarifikasi JK Soal Pernyataan di Ambon

Senin, 15 Mei 2017 | 14:49 WIB
Oleh : HA

Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) tidak menganggap serius serangan di media sosial yang belakangan dialamatkan kepada dirinya. Salah satunya terkait ucapannya di Ambon beberapa waktu lalu yang menyebutkan keturunan Tionghoa menguasai bisnis dibandingkan umat Islam.

"Pertama saya tidak baca (serangan di media sosial), saya tidak pernah baca. Jadi, saya tidak pernah merasa diserang," kata JK, Senin (15/5).

Khusus mengenai tudingan rasis karena ucapannya di Ambon, JK menjelasakan faktanya bahwa dia sangat dekat dengan pengusaha keturunan Tionghoa di Makassar. Bahkan, sahabat dekatnya, Sofjan Wanandi juga merupakan keturunan Tionghoa.

"Lihat saja apa yang terjadi sebelumnya. Itu isu selalu saja. Itu isu yang suka terjadi. Tidak tahu juga kenapa, saya tidak peduli juga karena kalau di Makassar itu semua Tiongkok itu teman saya. Orang yang paling dekat dengan saya orang keturunan. Sofjan (Wanandi) pagi-sore, siang-malam sama-sama saya," jelasnya.

Sebelumnya, saat menutup Tanwir Muhammadiyah di Ambon, pada 24 Februari 2017, JK memang mengingatkan bahwa kesenjangan ekonomi di Indonesia sudah cukup membahayakan karena adanya perbedaan agama antara yang kaya dan miskin.

Kemudian, JK menyebutkan bahwa sebagian besar orang yang kaya adalah warga keturunan yang beragama Konghuchu maupun Kristen. Sedangkan, orang yang miskin sebagian besar penganut Islam dan ada juga yang Kristen. Untuk itu, ia memotivasi agar persoalan kesenjangan teratasi.

"Ketidakadilan juga disebabkan karena kesenjangan. Banyak hal yang telah dilakukan, seperti memberikan kesehatan, klinik murah, dan lain-lain. Tapi itu tidak cukup untuk menutupi ketidakadilan. Harus ada langkah bersama dalam penegakan keadilan," kata JK.

Sebagaimana diketahui, JK memang kerap mengatakan bahwa dari 10 pengusaha hanya satu yang muslim. Hal itu dikatakannya untuk meningkatkan keadilan. Dalam artian, memotivasi umat Islam untuk menjadi pengusaha.





Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

RUU Jabatan Hakim, Momentum Akhiri Monopoli MA

MA memonopoli manajemen hakim dari pengangkatan, pembinaan, pengawasan, pelindungan, sampai pemberhentian.

NASIONAL | 15 Mei 2017

Ini Harapan JK di Hari Ultah ke-75

Selain itu, diusia senjanya, JK mengaku hanya berkeinginan meningkatkan amal dan ibadah melalui pekerjaannya saat ini sebagai Wapres RI.

NASIONAL | 15 Mei 2017

Ronny F Sompie Terpilih Jadi Ketua Kerukunan Keluarga Kawanua

Dr Ronny F Sompie terpilih sebagai Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) periode 2017-2022.

NASIONAL | 15 Mei 2017

Kepala BIN: Ubah Paradigma Pengamanan Informasi

Koordinasi dan konsolidasi di antara instansi-instansi yang bergerak di bidang intelijen dan pengamanan informasi mutlak segera dilakukan.

NASIONAL | 15 Mei 2017

Golkar: Rekonsiliasi Bisa Berjalan jika Politisasi SARA Dihentikan

Rekonsiliasi juga bisa berjalan jika dilakukan penegakan hukum kepada pihak-pihak yang selalu menggunakan isu SARA bagi kepentingan politik.

NASIONAL | 15 Mei 2017

BPBD Lebak Perpanjang Status Siaga Bencana

Potensi bencana alam yang dapat menimpa masyarakat adalah banjir, longsor, angin kencang, kebakaran dan kekeringan.

NASIONAL | 15 Mei 2017

Kemendes PDTT Sosialisasikan BUMDes Melalui Expo BUMDes Nusantara Hingga Tour De BUMDes

Kami berharap menjadi motivasi agar masyarakat di nagari (desa adat) semangat membangun wilayah dengan mengelola dana desa sebaik-baiknya

NASIONAL | 15 Mei 2017

Rayakan HUT ke-75, Wapres Dapat Ucapan Selamat dari Anies-Sandi

Ibu Mufidah Jusuf Kalla memberikan suapan tumpeng pertama kepada JK yang sedang berbahagia.

NASIONAL | 15 Mei 2017

Aksi Massa di Sam Ratulangi, Menhub Evaluasi Pengamanan Bandara

Menhub meminta kepada para pengelola obyek-obyek vital seperti bandara dan pelabuhan, untuk menyiapkan rencana darurat jika terjadi situasi yang sangat ekstrem.

NASIONAL | 15 Mei 2017

Polda Bengkulu Tunggu Instruksi Mabes Polri Terkait Pembubaran HTI

Namun Polda Bengkulu tetap tegas jika ada oknum masyarakat anti Pancasila akan ditangani sesuai aturan yang berlaku.

NASIONAL | 15 Mei 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS