Jadikan Surabaya Kota Ramah Anak, Kerja Keras Pemkot Diapresiasi
INDEX

BISNIS-27 532.645 (8.39)   |   COMPOSITE 6373.41 (16.42)   |   DBX 1200.38 (7.1)   |   I-GRADE 185.572 (0.47)   |   IDX30 530.591 (5.91)   |   IDX80 143.3 (0.91)   |   IDXBUMN20 436.746 (-1.39)   |   IDXESGL 146.832 (2.43)   |   IDXG30 145.313 (0.68)   |   IDXHIDIV20 465.476 (6.27)   |   IDXQ30 150.721 (1.92)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-4.71)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (-7.37)   |   IDXV30 150.9 (-1.9)   |   INFOBANK15 1063.78 (12.11)   |   Investor33 452.728 (7.92)   |   ISSI 189.451 (-0.24)   |   JII 667.742 (1.11)   |   JII70 234.615 (-0.52)   |   KOMPAS100 1279.35 (7.74)   |   LQ45 988.752 (9.51)   |   MBX 1764.22 (3.66)   |   MNC36 335.71 (4.95)   |   PEFINDO25 340.233 (-1.68)   |   SMInfra18 325.434 (3.65)   |   SRI-KEHATI 386.573 (6.93)   |  

Jadikan Surabaya Kota Ramah Anak, Kerja Keras Pemkot Diapresiasi

Sabtu, 3 Juni 2017 | 19:02 WIB
Oleh : FER

Surabaya - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan elemen masyarakat dalam menjadikan Surabaya sebagai kota ramah dan nyaman bagi anak-anak.

"Kami ingin melihat inovasi yang dilakukan Pemkot Surabaya untuk ditularkan ke kota-kota lain," kata Tim Juri Nasional Kota Layak Anak (KLA) KPP-PA, Ernanti Wahyuni, di Balai Kota Surabaya, Sabtu (3/6).

Ernanti mengatakan, kedatangan tim juri yang beranggotakan enam orang ke Surabaya untuk melakukan verifikasi kota layak anak. Menurutnya, Surabaya sudah mengirimkan laporan kepada tim juri melalui aplikasi. Laporan melalui aplikasi tersebut telah diverifikasi dokumennya.

"Selanjutnya kami akan melakukan verifikasi lapangan selama 2-3 hari ke depan," kata Ernanti.

Menurut dia, untuk parameter kota layak anak di tahun 2017 ini, perempuan yang juga menjadi tim ahli Kementerian P3A untuk pengembangan kota layak ini menyebut ada sedikit perubahan.

Bila pada tahun sebelumnya ada 31 indikator, kali ini dikerucutkan menjadi 24 indikator. "Jadi ada hal-hal yang sedikit berbeda dari tahun lalu," ujarnya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini lantas menyampaikan paparan perihal upaya pendekatan dan program apa saja yang telah dilakukan Pemkot Surabaya untuk mewujudkan Surabaya kota layak anak.

Upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya tersebut bukan hanya kewenangan dari Dinas Pengendalian Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P5A) Surabaya, tetapi juga melibatkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Kami juga bersinergi dengan kepolisian, dewan pendidikan, Badan Narkotika Nasional dan LSM tentang bagaimana menangani anak-anak," katanya.

Wali kota mencontohkan Dinas P5A Surabaya mempunyai Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) di gedung Siola. Di Puspaga, warga Surabaya bisa melakukan konsultasi seputar masalah keluarga hingga konsultasi bagi pasangan yang akan menikah.

Selain itu, lanjut dia, Dinas Sosial juga memiliki program "Corporate Social Responsibility" (CSR) yang bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mengajak anak-anak putus sekolah agar kembali bersekolah.

Serta Dinas Kesehatan ikut melibatkan anak-anak (siswa) sebagai pengawas jentik yang terbukti ikut menurunkan angka penyakit demam berdarah di Surabaya.

Pemkot juga mendorong anak-anak muda untuk aktif di karang taruna. Kini ada 770 personel karang taruna di 154 kelurahan.

"Di kampung-kampung juga ada area publik yang bisa digunakan anak-anak untuk beraktivitas seperti menari, latihan musik, karawitan dan bela diri," katanya.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Terorisme Marak karena Napi Pengaruhi Calon Teroris

Masih maraknya aksi terorisme di Indonesia disebabkan napi teroris yang dipenjara masih dapat memberi pengaruh pada para calon teroris baru di luar penjara.

NASIONAL | 3 Juni 2017

Jumlah Penumpang Pesawat ke NTT Meningkat

Jumlah penumpang angkutan udara yang datang ke NTT pada bulan April 2017 sebanyak 137.490 orang atau meningkat dibandingkan bulan Maret 2017.

NASIONAL | 3 Juni 2017

Kemsos Tunggu Remaja Korban Persekusi Dirujuk ke Rumah Aman

Rumah aman Kemsos didukung oleh banyak tim layanan psikososial dan dipastikan tim asessment siap, tim yang akan lakukan psikososial terapi juga sudah siap.

NASIONAL | 3 Juni 2017

Meski Diancam dan Dipersekusi, Afi Tidak Takut

"Saya tidak takut dan akan tetap menulis karena itu merupakan passion saya," kata Afi

NASIONAL | 3 Juni 2017

Kejagung Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Tjipta

Tjipta sendiri diketahui mengajukan praperadilan untuk kedua kalinya dalam kasus tersebut.

NASIONAL | 3 Juni 2017

Hadapi Pilkada Serentak 2018, Bawaslu Bali Bentuk Tim Seleksi Panwas

Bawaslu Provinsi Bali bersiap membentuk tim seleksi panitia pengawas yang akan bertugas di kabupaten/kota pada pilkada Serenta 2018.

NASIONAL | 3 Juni 2017

Baznas Padang Bantah Persulit Penyaluran Zakat

Proses untuk menyeleksi proposal butuh waktu sampai ada yang melaporkan Baznas Padang ke Ombudsman karena dinilai melakukan maladministrasi.

NASIONAL | 3 Juni 2017

Polres Cirebon Bentuk Tim Khusus Antibegal

Dengan adanya tim khusus tersebut, diharapkan para pemudik lebih aman lagi dan tidak takut kalau melintas di wilayah Cirebon.

NASIONAL | 3 Juni 2017

BPOM Bandung Imbau Masyarakat Teliti Saat Beli Takjil

Sejauh ini di Kota Bandung belum ditemukan makanan olahan yang mengandung bahan berbahaya

NASIONAL | 3 Juni 2017

Satgas Pangan Kalbar Akan Tindak Tegas Pelaku Penimbunan

Satgas Pangan Polda bekerja sama dengan instansi terkait dalam melakukan pengawasan, agar tidak ada kasus penimbunan berbagai kebutuhan pokok di Kalbar.

NASIONAL | 3 Juni 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS