Polemik Senjata Brimob, Kapolri: Ada yang Ingin Adu Domba
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Polemik Senjata Brimob, Kapolri: Ada yang Ingin Adu Domba

Minggu, 1 Oktober 2017 | 10:35 WIB
Oleh : Anselmus Bata / AB

Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan polemik impor senjata untuk Korps Brimob sebenarnya tak perlu terjadi, karena pengadaan senjata selama sudah sering dilakukan dan pengawasannya pun ketat. Polemik ini muncul karena ada pihak-pihak tertentu yang ingin mengadu domba institusi negara, seperti TNI, Polri, BIN, dan Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Hal tersebut disampaikan Jenderal Tito Karnavian melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (1/10).

Menurutnya, impor senjata yang dilakukan Polri mencuat dengan isu regulasi dan peruntukannya. Isu ini muncul terkait datangnya Arsenal Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) Kal 40 x 46mm sebanyak 280 pucuk, Amunition Castior 40 mm, 40 x 46 mm round RLV-HEFJ with high explosive fragmentation jump grenade sebanyak 5.932 butir (71 box) di Gudang UNEX Area Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Jumat 29 September 2017 pukul 23.30 WIB. Amunisi yang diimpor PT Mustika Duta Mas akan didistribusikan ke Korps Brimob Polri dengan menggunakan pesawat carter model Antonov AN-12 TB dari maskapai Ukraine Air Alliance UKL-4024.

Permasalahan ini menjadi viral karena hingga saat ini rekomendasi kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI terkait izin masuk impor barang tersebut belum diterbitkan. Sementara, Polri telah mengajukan rekomendasi berdasarkan surat komandan Korps Brimob Polri kepada kepala Bais TNI Nomor B/2122/IX/2017 tanggal 19 September 2017.

"Pengadaan senjata yang sudah dirilis resmi pengadaannya di web Polri ini seharusnya tidak menjadi masalah, apalagi menjadi polemik di masyarakat umum. Pengadaan senjata selama ini sudah sering dilakukan dan tentu saja pengawasannya sangat ketat," kata Tito.

Polemik terkait senjata ini, lanjut kapolri, mudah dibaca oleh publik karena ada pihak-pihak tertentu yang ingin mengadu domba institusi negara, seperti TNI, Polri, BIN, dan Kementerian Pertahanan (Kemhan). Hal tersebut tidak sehat, karena jika terus terjadi akan membuka celah kerawanan bagi masuknya ancaman dari pihak lain. Selain itu, kegaduhan tersebut berdampak pada terbukanya rahasia-rahasia negara, termasuk senjata yang dimiliki Indonesia. Hal ini sangat merugikan Indonesia.

"Polemik seperti ini harus diakhiri. Tidak perlu lagi ada kegaduhan antarinstansi yang muncul di ruang publik. Perlu pemilahan mana yang bisa menjadi konsumsi publik atau mana yang cukup menjadi penanganan khusus pemerintah. Masyarakat harus yakin bahwa pemerintah tetap kompak. TNI, Polri, BIN, dan Kemhan tetap kompak di bawah Presiden. Hindari polemik yang tidak perlu dan kontra produktif," tegas Jenderal Tito.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sohibul Bicara Posisi PKS di Pilgub Jabar, Jateng, dan Jatim

Jatim masih sangat cair, bisa saja nanti akan muncul calon baru.

NASIONAL | 1 Oktober 2017

Pengungsi Gunung Agung Ikut Upacara Kesaktian Pancasila

Bencana yang terjadi merupakan cobaan bagi masyarakat Klungkung.

NASIONAL | 1 Oktober 2017

Jalan Raya Bandung-Cianjur Kembali Normal

Sebelumnya truk tangki bermuatan BBM sempat terguling di Jalan Raya Bandung-Cianjur karena rem blong.

NASIONAL | 1 Oktober 2017

STKIP Santo Paulus Ruteng Layak Jadi Universitas

Peningkatan status menjadi universitas merupakan salah satu agenda prioritas dalam rencana kerja 2016-2021.

NASIONAL | 1 Oktober 2017

Presiden Jadi Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Presiden Joko Widodo menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kompleks Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Jakarta, Minggu (1/10).

NASIONAL | 1 Oktober 2017

Wujudkan Dana Kampanye Bersih, PSI Gelar "Patungan Rakyat Akbar"

Ini wujud gotong royong, budaya yang di PSI ingin galakkan.

NASIONAL | 1 Oktober 2017

BPBD: Jalur Garut Selatan Kembali Dibuka

Jalur Garut bagian selatan di Kecamatan Cisompet yang sejak Sabtu (30/9) tertutup tanah tebing longsor, Minggu (1/10) sudah kembali dibuka.

NASIONAL | 1 Oktober 2017

Gempa 5,3 SR Guncang Pulau Morotai

Gempa bumi berkekuatan 5,3 skala Richter di timur laut Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Minggu, pukul 06.15 WIB.

NASIONAL | 1 Oktober 2017

Djarot Terkesan dengan Pembangunan di Banyuwangi

Dinas Pariwisata Pemprov DKI akan memfasilitasi kesenian Banyuwangi.

NASIONAL | 30 September 2017

Guntur Masuk Politik karena Gus Dur dan Ahok

"Dulu orang lihat barongsai sudah disebut komunis dan PKI. Di jaman Gus Dur diperbolehkan."

NASIONAL | 30 September 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS