Data Kurang Akurat, Penanggulangan Kemiskinan Sulit Dicapai
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Data Kurang Akurat, Penanggulangan Kemiskinan Sulit Dicapai

Kamis, 5 Oktober 2017 | 05:48 WIB
Oleh : Radesman Saragih / JAS

Jambi - Target penurunan angka kemiskinan di Provinsi Jambi hingga 50 persen sulit dicapai jika hanya mengandalkan bantuan pemerintah. Pencapaian target penurunan angka kemiskinan itu bertambah sulit jika program pengentasan kemiskinan hanya dilaksanakan secara sektoral dan data kemiskinan kurang akurat.

“Supaya target penurunan angka kemiskinan di Jambi bisa dicapai hingga 50 persen selama 2014-2019, program penanggulangan kemiskinan di Jambi harus melibatkan berbagai pihak. Baik pemerintah provinsi, kabupaten, kota, swasta dan warga masyarakat sendiri. Kemudian data kemiskinan juga harus akurat untuk memudahkan pemberdayaan penduduk miskin,” kata Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Jambi, Fachrori Umar.

Hal disampaikan Fachrori, pada kegiatan Sosialisasi dan Rapat Teknis Persiapan Pelaksanaan Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin Provinsi Jambi 2017, aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Provinsi Jambi, Rabu (4/10).

Menurut Fachrori Umar yang juga Wakil Gubernur Jambi, Pemerintah Pusat melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019 telah menargetkan penurunan angka kemiskinan di Provinsi Jambi dari 8,4 persen pada tahun 2014 menjadi 4,2 persen tahun 2019.

“Untuk mencapai target penurunan angka kemiskinan tersebut tersebut bukan pekerjaan mudah. Perlu adanya sinergi penanggulangan kemiskinan dari semua pihak, baik pemerintah, swasta, dan masyarakat,” tambahnya.

Rapat penanggulangan kemiskinan se-Provinsi Jambi tersebut dihadiri 120 orang peserta, terdiri dari wakil bupati dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait se-Provinsi Jambi. Turut hadir pada kesempatan tersebut Asisten Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kebijakan, Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), G Irwan Suryanto.

Akurasi Data

Fachrori mengatakan, langkah pertama yang perlu dilakukan untuk menanggulangi kemiskinan di Jambi, yaitu akurasi data mengenai penduduk miskin. Akurasi data tersebut penting agar program-program bantuan sosial untuk penanggulangan kemiskinan tidak salah sasaran.

Selain itu, lanjutnya, penanggulangan kemiskinan di Jambi juga perlu disertai dengan ukuran yang pasti tentang kategori penduduk atau keluarga miskin. Hal itu penting agar penduduk miskin yang menerima bantuan benar-benar bisa memanfaatkan bantuan untuk peningkatan ekonomi, bukan untuk kebutuhan konsumsi.

“Penduduk miskin di Jambi yang perlu diprioritaskan mendapat bantuan, yaitu penduduk miskin memiliki kemampuan untuk bertani tetapi tidak mempunyai lahan. Mereka perlu disediakan lahan usaha pertanian agar bisa mengembangkan bantuan untuk peningkatan ekonomi keluarga,” katanya.

Dijelaskan, saat ini banyak warga masyarakat miskin di Jambi terjerat kemiskinan karena ketiadaan lahan pertanian. Lahan pertanian yang mereka peroleh dari warisan orangtua semakin berkurang karena jumlah anggota keluarga bertambah.

“Kemudian lahan pertanian masyarakat miskin di Jambi juga banyak berkurang akibat ekspansi perusahaan perkebunan dan industri. Sebagian besar lahan dan hutan adat di Jambi juga sudah dikuasai pengusaha, sehingga masyarakat semakin sulit mendapat lahan pertaian,”ujarnya.

Sementara itu, Asisten Ketua Pokja Kebijakan Sekretariat TNP2K, G Irwan Suryanto pada kesempatan tersebut mengatakan, pemerintah pusat, provinsi, kota, dan kabupaten harus harus memiliki komitmen kuat untuk pengentasan kemiskinan.

“Komitmen itu penting agar pengentasan kemiskinan di daerah bisa dilakukan secara bersama-sama. Melalui komitmen tersebut juga, pengentasan kemiskinan tidak sekadar rencana, tetapi benar-benar ada aksi di lapangan,” tuturnya.

Dikatakan, salah satu komitmen penting yang dilakukan dalam pengentasan atau penanggulangan kemiskinan, yaitu adanya ketentuan yang pasti mengenai kriteria keluarga miskin dan akurasi data mengenai jumlah penduduk miskin.

Selama ini, lanjut G Irwan Suryanto, kemiskinan sering hanya dikategorikan pada kondisi kesehatan dan pendidikan. Hal itu memang benar tetapi jangan lupa bahwa ada dua program yang berkaitan untuk mengurangi kemiskinan.

Program tersebut, yaitu mengurangi beban atau pengeluaran kelompok miskin dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Maka, harus ada sinergi berbagai pihak untuk program pengentasan kemiskinan.

“Kalau pengentasan kemiskinan hanya memberikan bantuan bersifat sedekah, tanpa disertai upaya peningkatan pendapatan, hal tersebut membuat penduduk miskin tetap menjadi peminta-minta,” ujarnya.

Sementara itu data yang dihimpun SP dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi saat ini sekitar 289.810 jiwa. Penduduk miskin tersebut mencapai 8,4 persen dari 3,5 juta jiwa penduduk Jambi saat ini.

Sedangkan dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin di Jambi tahun 2010 sekitar 260.500 jiwa, maka jumlah penduduk miskin Jambi selama tujuh tahun terakhir meningkat 29.310 jiwa meningkat 11,25 persen.

Penduduk miskin di Provinsi Jambi paling banyak di Kota Jambi, yakni sekitar 51.610 jiwa. Sedangkan penduduk miskin paling rendah terdapat di Kabupaten Muarojambi, sekitar 17.520 jiwa.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kebakaran Pabrik Keripik Tempe di Malang Tewaskan 5 Pekerja

Dari tujuh pekerja, hanya dua orang yang selamat, yakni Taufik dan Yudi karena ketika terjadi kebakaran mereka berada di luar ruang penggorengan dan pengemasan.

NASIONAL | 5 Oktober 2017

KPU: Provinsi Papua Belum Sepakat soal Anggaran Pilkada 2018

KPU Provinsi Papua meminta dana sebesar Rp 1,069 triliun. Namun, pihak Pemprov tak bisa menyanggupi karena hanya memiliki Rp 850 miliar.

NASIONAL | 5 Oktober 2017

Presiden Serahkan 6.000 Sertifikat Tanah Gratis di Banten

Presiden Jokowi meminta agar masyarakat penerima sertifikat gratis dapat memanfaatkan sertifikat tersebut dengan baik dan bukan untuk keperluan konsumtif.

NASIONAL | 5 Oktober 2017

Sudah 2 Hari Dibuka, Belum Ada Parpol Daftar Pemilu 2019

KPU menganjurkan parpol mendaftar lebih awal sehingga ada waktu untuk melengkapi syarat yang kurang.

NASIONAL | 5 Oktober 2017

Ipeka Gandeng Christian Heritage School

Melalui kerja sama dengan Christian Heritage School, Ipeka siap melahirkan calon pemimpin berkualitas global.

NASIONAL | 4 Oktober 2017

Eks Bupati Konawe Utara Diduga Terima Suap Izin Tambang

Akibat perbuatanya, keuangan negara ditaksir menderita kerugian sekurangnya Rp 2,7 triliun.

NASIONAL | 4 Oktober 2017

Klarifikasi LHKPN Gubernur Papua Berakhir Ricuh

Seorang wartawati disikut pengawal Lucas hingga terjatuh.

NASIONAL | 4 Oktober 2017

PLN Terangi 798 Desa di Maluku

Hingga akhir 2017 ditargetkan 844 desa di Maluku dan 889 desa Maluku Utara telah dilistriki oleh PLN.

NASIONAL | 4 Oktober 2017

Kemristekdikti Dorong Peningkatan Mutu Riset Perguruan Tinggi

Indonesia Gandeng Swedia Tingkatkan Mutu Riset Perguruan Tinggi.

NASIONAL | 4 Oktober 2017

Pemilik CPO yang Cemari Teluk Bayur Akan Dipidana

Kementerian LHK menyatakan PT Wira Inno Masa dapat dipidana akibat tumpahnya minyak CPO mereka.

NASIONAL | 4 Oktober 2017


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS